Breaking News
- Menkop Ferry Optimis Satu Data Indonesia Bakal Percepat Proses Pembangunan Gerai Kopdes Merah Putih
- Pemkab Majalengka dan OJK Dorong Relaksasi KUR, Perbankan Diharap Turut Berkontribusi
- Pemkab Barito Utara Dorong Konsolidasi Ormas TBBR Lewat Rapimda I
- Fuomo Dorong Kreator Indonesia Jadi Pelaku Bisnis, Siapkan Fitur AI Analytics Engine
- DPRD Sambut Positif Langkah Pemkot Tangerang Akhiri Kerja Sama PSEL Dengan PT Oligo
- Darurat Sampah Nasional : DPRD Minta Pemkot Kota Tangerang Mentransformasi Tata Kelola Sampah
- DPRD Apresiasi Respons Cepat Pemkot Tangerang Tangani Banjir
- Ketua DPRD Terima Tokoh Agama dan Masyarakat, Tabayun Soal Isu Revisi Perda 7 & 8
- AC Manual vs AC Digital di Mobil Modern: Prinsip Sama, Cara Rawatnya Tak Boleh Salah
- Raymond Indra dan Joaquin Ukir Runner-up di Istora, Disebut Penerus Kevin/Marcus
Refleksi Tahun 2021 Dan Resolusi Kinerja Pemkab Blitar Tahun 2022, Target 10 Terbaik Ekonomi Jawa Ti

MEGAPOLITANPOS.COM, Blitar - Kabupaten Blitar pada tahun 2022 mendatang hingga 2024 kedepan, bertekad menjadi Top Ten atau sepuluh besar ekonomi terbaik di Jawa Timur dan target itu sudah masuk dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Kabupaten Blitar Tahun 2021-2026. ‘’Kita sudah menghitung dan sangat memungkinkan untuk kita capai. Harapan tersebut harus disertai kerja keras dan kerja cepat yang diiringi cara-cara baru, nilai-nilai baru. Jangan sampai kita terjebak dalam rutinitas yang monoton. Kita harus meningkatkan produktivitas, berorientasi pada hasil bukan proses,’’tegas Bupati Blitar Hj Rini Syarifah dalam acara refleksi tahun 2021 dan resolusi kinerja pembangunan Kabupaten Blitar Tahun 2022, di Pendopo Ronggo Hadi Negoro (RHN) Kabupaten Blitar, Rabu (29/12/21).
Pada acara refreksi dan resolusi siang itu diikuti oleh anggota DPRD, semua pejabat OPD, ASN di lingkungan Pemerintah Kabupaten Blitar, aparat desa, tokoh agama, tokoh masyarakat, tokoh pemuda, stakeholder, pelaku bisnis utamanya pariwisata di Kabupaten Blitar yang diselenggarakan secara tatap muka dan tatap maya.
Untuk mendukung cita-cita itu, lebih lanjut Mak Rini panggilan akrab Bupati Blitar ini, menyebutkan besaran Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (ABPD) Kabupaten Blitar hingga Tahun 2024 diprediksi mencapai Rp 3 Trilyun. Sedangkan, Pendapatan Asli Daerah (PAD) Rp 440 Milyar, Produk Domestik Bruto (PDRB) Rp 30,35 Trilyun. ‘’Persentase Penduduk Miskin 8,94 persen, Indeks Pembangunan Manusia (IPM) sebesar 72,52 poin,’’imbuh Mak Rini yang juga Ketua DPC PKB Kabupaten Blitar ini.
Menurut Mak Rini yang juga menjabat sebagai Sekretaris Bidang Riset dan Teknologi, Asosiasi Bupati Seluruh Indonesia (APKASI) ini, melalui resolusi kinerja pembangunan Kabupaten Blitar Tahun 2022, diharapkan setiap Perangkat Daerah harus bersinergi, bahu-membahu dengan satu tujuan.
"Melalui resolusi kinerja, saya mengajak semua OPD, untuk memperkuat sinergitas antar Perangkat Daerah dalam mencapai target kinerja dengan hasil positif dengan menerapkan nilai-nilai manajemen leadership, service of excellence, dan collaboration,’’ tandas Hj Rini Syarifah yang juga Wakil Ketua DPW PKB Jawa Timur ini.
‘’Untuk itu saya mohon dukungan kepada seluruh masyarakat Kabupaten Blitar, jajaran DPRD Kabupaten Blitar, Forum Komunikasi Pimpinan Daerah, Pejabat dan seluruh aparatur Pemerintah Kabupaten Blitar, untuk bekerja sama dalam melaksanakan tugas-tugas pemerintahan, pembangunan, dan kemasyarakatan dalam mendukung visi dan misi kami. Kabupaten Blitar Yang Mandiri dan Sejahtera, Berlandaskan Akhlak Mulia, Baldatun, Thoyyibatun, Warobbun Ghofur. Maju Bersama, Sejahtera Bersama,’’ lanjut wanita yang bersuamikan H Zainal Arifin ini.
Sementara itu menurut Plh Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kabupaten Blitar, Jumali, SPd.,M.AP, kepada wartawan mengatakan, saat ini walaupun Pemkab Blitar sedang berkonsentrasi dalam menangani permasalahan kesehatan namun terhadap program, kegiatan, dan agenda pembangunan terus dilaksanakan. Dalam tahun 2021 ini telah diselesaikan Rehab Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) sebanyak 191 unit, perbaikan jalan sepanjang 184,1 km, pembangunan jalan hotmix sepanjang 28,8 kilometer.
Selain itu, lanjut, Jumali, di tahun yang sama, juga telah dibangun Gedung Rawat Inap Anak dan Bedah di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Ngudi Waluyo Wlingi, pemeliharaan Puskemas sebanyak 3 unit, pembangunan Gedung Lab Kesehatan Daerah dan Fasilitas Pelayanan Kesehatan Tradisional Griya Sehat.
‘’Khusus untuk RSUD Srengat berupa pengadaan peralatan alat kesehatan (Alkes) berupa CT Scan, Ruang Operasi Infeksius, Ruang Perawatan Bayi Infeksius beserta alkes, juga alkes Poli Mata. Ini dilakukan dalam rangka meningkatkan derajat kesehatan masyarakat. ,’’ jelas Jumali, yang juga mantan Wartawan dan Redaktur Jawa Pos News Network (JPNN) ini.
Ditambahkan, dalam bidang Pendidikan, telah diberikan Bantuan Keuangan siswa Miskin kepada 1.908 siswa SD dan 1.826 siswa SMP. Program ini, kata Jumali, untuk membantu siswa memenuhi kebutuhan dalam kegiatan pembelajaran.
‘’Dalam rangka pemberdayaan usaha kecil, dilakukan berbagai pelatihan sebanyak 25 kali yang melibatkan 1.354 orang. Petani dan peternak juga diikutkan dalam pelatihan, yakni sebanyak 4.228 orang petani dan 1.034 orang peternak,’’tukas Jumali yang saat ini menempuh Strata S-3 (Doktor) Fakultas Ilmu Administrasi Universitas Brawijaya (FIA-UB) Malang ini.
Dalam kegiatan Refleksi dan Resolusi yang baru pertama kali dilaksanakan Pemerintah Kabupaten Bitar ini, juga diacarakan pula pemberangkatan Travel Ayo Kunjung Blitar dengan tema Land of Kings. (za/mp/tim)


.jpg)









.jpg)




