- PN Tak Berwenang Adili Sengketa Internal, PDIP Majalengka Tancap Gas Hadapi Pileg 2029
- Asthara Skyfront City Rampungkan Dua Show Unit Terbaru Allurea Type E.
- Tokoh Masyarakat Lahei Minta Keselamatan Warga Jadi Prioritas dalam Persoalan Jalan Hauling
- Dandim 0510/Tigaraksa Dukung Ketahanan Pangan, Panen Padi Sawah dan Pemberian Bantuan Sarana Pertanian
- Kemenag Kabupaten Tangerang Berikan Pembinaan Guru PAI, Untuk Menbangun Ekosistem Pendidikan Kuat.
- Wamen Ossy Tinjau Langsung Kebakaran Kantah Karawang, Prioritaskan Keselamatan dan Pemulihan Layanan.
- Kementerian ATR/BPN Gelar Rapat Lanjutan Bersama BRAN untuk Perjelas Pembagian Tugas dan Fungsi terkait Reforma Agraria.
- Koramil 04/Cikupa Ngaji Bareng Dan Bagikan Sembako Dengan MUI Kec Cikupa.
- Tingkatkan Keamanan Melalui Patroli Malam, Babinsa Ajak Warga Peduli Lingkungan.
- Mendag Budi Santoso Serahkan UKM Pangan Award 2026, Buka Peluang Masuk Ritel Modern
Rahmat Santoso Tanggapi Isu Pemekaran Blitar Selatan Hanya Kampanye Ditahun Politik

Keterangan Gambar : Wakil Bupati Blitar Rahmat Santoso beranggapan, bahwa munculnya suara tentang upaya pemerkaran wilayah Blitar bagian Selatan
MEGAPOLITANPOS.COM, Blitar - Wakil Bupati Blitar Rahmat Santoso beranggapan, bahwa munculnya suara tentang upaya pemerkaran wilayah Blitar bagian Selatan ditanggapi dengan enteng, seperti disampaikan Rahmat Santoso usai menghadiri acara Musyawarah Cabang ( Muscab ) ke VI Ikatan Mahasiswa Muhamadiyah pada Sabtu siang (25/02/23) bertempat di aula rumah makan Joglo desa Jatinom Kecamatan Kanigoro.

Rahmat santoso menyebutkan upaya pemisahan Blitar Selatan menjelang tahun politik 2024 oleh kelompok, Rahmat beranggapan kalau itu hanya ajang kampanye pihak-pihak tertentu, yang seharusnya tidak perlu ada upaya pemisahan Blitar Selatan.
Baca Lainnya :
- PN Tak Berwenang Adili Sengketa Internal, PDIP Majalengka Tancap Gas Hadapi Pileg 2029
- Realisasi Pengadaan Majalengka Baru 25 Persen, Ribuan Paket Belum Terealisasi
- Diduga Hubungan Arus Pendek Listrik Pemilik Toko Bangunan di Gandusari Rugi Ratusan Juta Toko Ludes Terbakar.
- Pengeroyokan Brutal di Majalengka, 4 Orang Diamankan, 3 Diburu
- Harga Cabai Bikin Dapur Tertekan, Bupati Majalengka Ajak Warga Menanam
"Ini harus diingat kalau isu yang dihembuskan banyak jalan rusak, itu bukan setahun dua tahun ini, apalagi kerusakan infrastruktur sudah direspon pemerintah pusat kalau 2023 ini akan diperbaiki,” ujar Wabup Rahmat.
Rahmat Santoso yang juga sebagai ketua DPP IPHI ini juga menyampaikan, semenjak dirinya menjabat sebagai Wakil Bupati semua keluhan masyarakat mendapat perhatian, termasuk keluhan masalah pembangunan seperti perbaikan jalan.
"Semua perlu proses anggaran, melalui mekanisme yang harus dilalui, semua bisa dicek apakah anggaran perbaikan infrastruktur di Blitar Selatan ada atau hoax, untuk itu kan kemarin rombongan Komisi V DPR RI bersama staf Kementrian hadir di Blitar dalam rangka itu to," ungkap Rahmat.
Ketika ditanya awak media tentang munculnya tuntutan pemisahan Blitar Selatan ini ada muatan politik, Rahmat Santoso menyebut bahwa hal itu dijawab kalau hanya kampanye saja, mengingat tahun 2023 adalah masuk tahun politik.
“Saya rasa hal itu sah sah saja, mau bilang saya mencalonkan Presiden, mau mencalonkan Bupati kan boleh boleh saja, namanya kampanye kan siapa saja boleh dan sah-sah saja. Kan aturannya belum ada dan belum masa kampanye,” beber Rahmat.

Politis dari Partai PAN ini juga mencontohkan kalau dirinya mengkampanyekan diri menjadi AG 1 (Bupati Blitar), sementara tahapan Pilkada masih 2024 mendatang. “Kampanye belum dimulai, aturan belum dibuat jadi melanggarnya dimana? Semua sah-sah saja,” paparnya.
Bahkan pria yang baru ditunjuk menjadi Dewan Pakar Wilayah Jatim Himpunan Pengusaha Nahdliyin (HPN) ini juga mengungkapkan dukungannya untuk M Triyanto, yang akan maju menjadi calon Dewan Perwakilan Daerah (DPD) dari Blitar.
“Saya kenal baik dan mendukung Mas Triyanto, jadi seperti itu tanggapan saya soal adanya mau ada pemecahan Blitar Selatan,"pungkasnya
Bahkan Rahmat Santiso juga menyebutkan, alasan dukungan pada M Triyanto yang juga Koordinator LSM Komite Rakyat Pemberantasan Korupsi (KRPK) ini, karena isu pemekaran Blitar Selatan pertama kali memang dimunculkan oleh Triyanto. Saat berunjuk rasa menuntut perbaikan infrastruktur Blitar Selatan, di depan Kantor Bupati Blitar, Kanigoro Januari 2023 lalu. (za/mp)

.jpg)


.jpg)


.jpg)








