- Drakor di Tambang Batubara: Investor Korea Selatan Diduga Jadi Korban, Mafia Legal Formal,.
- Dua Moment Penting Rangkum Kebersamaan Kader DPC Partai Demokrat, Taget 6 Kursi Parlemen
- BEN Carnival 5 Kota Blitar Potret Kebhinekaan Adat Budaya 37 Provinsi Tampil Memukau
- Kualitas Udara Memburuk, Ketua Komisi I DPRD Barito Utara Imbau Warga Waspadai Dampak Karhutla
- Pabrik Uang Palsu Grade A Digerebek di Tangsel, Nilainya Capai Rp36 Miliar
- Menkop Dorong Transformasi Komunitas Ekraf Malang Jadi Koperasi
- Bank Jakarta dan ITB Perkuat Kolaborasi Pendidikan, Riset, dan Pengembangan Talenta
- Momen Istimewa Hari Juang Polri 2026, Para Mantan Kapolri dan Wakapolri Berkumpul di Mabes Polri
- Jalan Sangego Selatan Kota Tangerang Diperbaiki, Pemkot Mulai Terapkan Contraflow
- Menteri UMKM Ajak Mahasiswa Berwirausaha dan Ciptakan Lapangan Kerja
Rahmat Santoso Tanggapi Isu Pemekaran Blitar Selatan Hanya Kampanye Ditahun Politik

Keterangan Gambar : Wakil Bupati Blitar Rahmat Santoso beranggapan, bahwa munculnya suara tentang upaya pemerkaran wilayah Blitar bagian Selatan
MEGAPOLITANPOS.COM, Blitar - Wakil Bupati Blitar Rahmat Santoso beranggapan, bahwa munculnya suara tentang upaya pemerkaran wilayah Blitar bagian Selatan ditanggapi dengan enteng, seperti disampaikan Rahmat Santoso usai menghadiri acara Musyawarah Cabang ( Muscab ) ke VI Ikatan Mahasiswa Muhamadiyah pada Sabtu siang (25/02/23) bertempat di aula rumah makan Joglo desa Jatinom Kecamatan Kanigoro.

Rahmat santoso menyebutkan upaya pemisahan Blitar Selatan menjelang tahun politik 2024 oleh kelompok, Rahmat beranggapan kalau itu hanya ajang kampanye pihak-pihak tertentu, yang seharusnya tidak perlu ada upaya pemisahan Blitar Selatan.
Baca Lainnya :
- Dua Moment Penting Rangkum Kebersamaan Kader DPC Partai Demokrat, Taget 6 Kursi Parlemen
- BEN Carnival 5 Kota Blitar Potret Kebhinekaan Adat Budaya 37 Provinsi Tampil Memukau
- Anggota Damkar Positif Narkoba, Dinas Terkait Tes Urine Massal Untuk Pegawai
- Diduga Lalai Mematikan Kompor LPG Warung Pujasera Istana Gebang Nyaris Ludes Terbakar
- Ketua DPRD : Kehormatan Besar, Membaca Teks Proklamasi HUT RI ke 81
"Ini harus diingat kalau isu yang dihembuskan banyak jalan rusak, itu bukan setahun dua tahun ini, apalagi kerusakan infrastruktur sudah direspon pemerintah pusat kalau 2023 ini akan diperbaiki,” ujar Wabup Rahmat.
Rahmat Santoso yang juga sebagai ketua DPP IPHI ini juga menyampaikan, semenjak dirinya menjabat sebagai Wakil Bupati semua keluhan masyarakat mendapat perhatian, termasuk keluhan masalah pembangunan seperti perbaikan jalan.
"Semua perlu proses anggaran, melalui mekanisme yang harus dilalui, semua bisa dicek apakah anggaran perbaikan infrastruktur di Blitar Selatan ada atau hoax, untuk itu kan kemarin rombongan Komisi V DPR RI bersama staf Kementrian hadir di Blitar dalam rangka itu to," ungkap Rahmat.
Ketika ditanya awak media tentang munculnya tuntutan pemisahan Blitar Selatan ini ada muatan politik, Rahmat Santoso menyebut bahwa hal itu dijawab kalau hanya kampanye saja, mengingat tahun 2023 adalah masuk tahun politik.
“Saya rasa hal itu sah sah saja, mau bilang saya mencalonkan Presiden, mau mencalonkan Bupati kan boleh boleh saja, namanya kampanye kan siapa saja boleh dan sah-sah saja. Kan aturannya belum ada dan belum masa kampanye,” beber Rahmat.

Politis dari Partai PAN ini juga mencontohkan kalau dirinya mengkampanyekan diri menjadi AG 1 (Bupati Blitar), sementara tahapan Pilkada masih 2024 mendatang. “Kampanye belum dimulai, aturan belum dibuat jadi melanggarnya dimana? Semua sah-sah saja,” paparnya.
Bahkan pria yang baru ditunjuk menjadi Dewan Pakar Wilayah Jatim Himpunan Pengusaha Nahdliyin (HPN) ini juga mengungkapkan dukungannya untuk M Triyanto, yang akan maju menjadi calon Dewan Perwakilan Daerah (DPD) dari Blitar.
“Saya kenal baik dan mendukung Mas Triyanto, jadi seperti itu tanggapan saya soal adanya mau ada pemecahan Blitar Selatan,"pungkasnya
Bahkan Rahmat Santiso juga menyebutkan, alasan dukungan pada M Triyanto yang juga Koordinator LSM Komite Rakyat Pemberantasan Korupsi (KRPK) ini, karena isu pemekaran Blitar Selatan pertama kali memang dimunculkan oleh Triyanto. Saat berunjuk rasa menuntut perbaikan infrastruktur Blitar Selatan, di depan Kantor Bupati Blitar, Kanigoro Januari 2023 lalu. (za/mp)









.jpg)





