- Irjen Pol Wibowo Resmi Pimpin Korps Lalu Lintas Polri gantikan Irjen Agus Suryonugroho
- Hadiri Groundbreaking Lanjas, Hj Nety Herawati Harapkan Manfaat Besar bagi Warga
- Taufik Nugraha Hadiri Groundbreaking Penataan Kawasan Kumuh Lanjas, Dukung Peningkatan Kesejahteraan Masyarakat
- Jakarta Fair 2026 Tembus 4 Juta Pengunjung, JIEXPO Optimistis Capai Target 6 Juta
- Ketua MUI Periuk Yang Baru KH.Muhammad Yasin ,S.Pd Silaturahmi Ke Empat Tokoh Masyarakat
- Pakar Hukum Trisakti: Ancaman terhadap Polisi Saat Bertugas Tak Bisa Ditoleransi
- Pemerintah Perkuat Keamanan Penerbangan Perintis Usai Pembakaran Pesawat AMA di Yahukimo
- DPR Apresiasi BNN dan Polda Jatim Usai Gagalkan Peredaran 3,37 Ton Ganja di Gresik
- Ratusan Mahasiswa LSPR Tampilkan Ekosistem Project-Base Learning melalui COMMFEST 2026 di SMESCO
- PB. Formula: Hukum Cenderung Tajam Ke Bawah Tapi Tumpul Ke Atas
PRSI dan KADIN Indonesia Gelar Audiensi Bahas Sinergi Menuju Terbentuknya Industri Robotik Nasional

Keterangan Gambar : Audensi PRSI-KADIN
MEGAPOLITANPOS.COM: Jakarta, — Persatuan Robotika Seluruh Indonesia (PRSI) melakukan audiensi bersama Kamar Dagang dan Industri (KADIN) Indonesia dalam rangka memperkuat silaturahmi kelembagaan dan membahas langkah strategis untuk mendorong terciptanya industri robotik nasional sebagai bagian dari upaya mewujudkan kemandirian teknologi menuju Indonesia Emas 2045. Selasa, (28/10)
Pertemuan yang berlangsung di Menara Kadin tersebut dihadiri oleh Widiyanto Saputro selaku Wakil Ketua Umum Bidang Keanggotaan, Rizani Imaniar Sutjipto (Wakil Ketua Komite Tetap Komunikasi Keanggotaan Biasa dan Luar Biasa), Johannes Samsi (Wakil Ketua Komite Tetap Sarana, Perhubungan, dan Logistik), dan Geugeu Julaeha (Wakil Ketua Komite Tetap Pengembangan Sinergitas Anggota).

Baca Lainnya :
- PRSI Gelar Sosialisasi dan Pelatihan Robotik di SDN Pancoran 07 Pagi Jakarta Selatan
- PRSI dan PT Angri Pangan Indonesia Maju Teken MoU Dukung Program Robotika untuk Negeri
- Ketua Umum PRSI Bahas Program Workshop Robotika Bersama Anjungan Kalimantan Selatan TMII
- PRSI-IESPA-KOMDIGI Resmi Berkolaborasi, Perkuat Ekosistem Robotika dan Esports Nasional
- Melalui Program Robotika untuk Negeri, PRSI Jawa Barat Hadirkan Robotik di Lingkungan Pesantren
Sementara dari PRSI dihadiri oleh jajaran pengurus PRSI, antara lain Wahyu Hidayat selaku Ketua Umum, Dwiant Ramady (Kepala Departemen Riset dan Pengembangan), serta Almer Barra (Bidang Kesekretariatan). Dalam pertemuan tersebut, kedua pihak berdiskusi mengenai pentingnya membangun ekosistem robotika nasional yang kuat, terukur, dan berdaya saing global. Ketua Umum PRSI, Wahyu Hidayat, menyampaikan bahwa robotika bukan hanya sekadar teknologi masa depan, melainkan juga penggerak utama ekonomi masa kini.
“Robotik bukan hanya teknologi masa depan, namun ia adalah motor penggerak ekonomi masa kini. Oleh karena itu, kami dari PRSI berkomitmen untuk mendorong terciptanya industri robotik sebagai langkah yang tepat untuk mewujudkan kemandirian teknologi dan pertumbuhan ekonomi sebagaimana yang sudah ditargetkan 8% oleh pemerintah,” ujar Wahyu.
Sementara itu, Widiyanto Saputro, Wakil Ketua Umum KADIN Indonesia Bidang Keanggotaan, menyambut positif langkah strategis yang diambil oleh PRSI.
“Kami akan mendukung langkah strategis PRSI untuk mewujudkan industri robotik sebagai upaya kontribusi nyata dalam pertumbuhan ekonomi nasional. Kami juga siap berkolaborasi bersama PRSI dalam menyusun peta jalan atau roadmap industri robotik nasional, sehingga pengembangannya dapat berjalan dengan baik, terukur, sistematis dan berdaya saing global,” tutur Widiyanto.
Kolaborasi antara PRSI dan KADIN ini diharapkan dapat menjadi tonggak penting dalam memperkuat sinergi antara dunia industri, riset, dan kebijakan publik — sesuai dengan semangat triple helix — untuk membangun industri robotik yang mandiri dan berkelanjutan di Indonesia.
Dengan adanya dukungan lintas sektor ini, diharapkan industri robotika dapat menjadi motor penggerak ekonomi baru dan berperan strategis dalam mewujudkan Indonesia Emas 2045 yang berdaulat dalam teknologi dan berdaya saing global.

















