- Mengenal Bhumi ATR/BPN, Cara Menelusuri Informasi Pertanahan Lewat Peta Digital.
- Patroli Bersama Pwrsonil Kodim dan Komduk Jaga Stabilitas Kamtibmas.
- Gelaran Soekarno Run 2026 Wariskan Semangat Juang Putra Sang Fajar.
- Soroti Nasib Warga Lahei, Waket II DPRD Barito Utara Siap Cek Langsung Jalan Hauling
- Koramil 03/Legok Gelar Karya Bakti Gerakan Nasional Indonesia Asri di Desa Palasari
- Satgas TMMD ke-130 Kodim 0510/Tigaraksa Laksanakan Pembongkaran RTLH Milik Ibu Sukesti.
- Perkuat Sinergitas Wilayah, Pangkogabwilhan II Terima Kunjungan Dankodaeral XIII dan Danlanal Balikpapan
- Tak Kenal Lelah, Satgas TMMD ke-130 Kodim 0510/Tigaraksa Cor Jalan hingga Malam Hari.
- MHX Jakarta 2026 Hadirkan 21 Rumah Sakit Malaysia, Tawarkan Konsultasi Kesehatan Gratis
- Hadiri Hari Kesaktian Pancasila, Adityawarman Tegaskan Pentingnya Persatuan
Politik Dinasti Mulai Menjadi Desas Desus di Masyarakat

Keterangan Gambar : Rembug Reboan PA 98 Jawa Barat
JAKARTA - Kebijakan politik dinasti yang diterapkan oleh Presiden Jokowi telah menimbulkan kontroversi dan dianggap sebagai pelanggaran terhadap semangat Reformasi 1998.
Hal ini membuat Indonesia kembali ke masa-masa sebelum terjadinya reformasi, “dan hal ini merupakan tindakan yang menciptakan praktik Korupsi, Kolusi, dan Nepotisme (KKN). Sesuatu yang dulu amat kita tentang,” kata Ketua Perhimpunan Aktivis 98 Jawa Barat Yopi Oktavianto, Kamis 2 November 2023 dalam acara diskusi Reboan di Bekasi.
Menurutnya sebaiknya setiap presiden Indonesia belajar dari sejarah bagaimana Soeharto akhirnya jatuh karena faktor KKN di pemerintahannya.
Baca Lainnya :
- Mengenal Bhumi ATR/BPN, Cara Menelusuri Informasi Pertanahan Lewat Peta Digital.
- Patroli Bersama Pwrsonil Kodim dan Komduk Jaga Stabilitas Kamtibmas.
- Gelaran Soekarno Run 2026 Wariskan Semangat Juang Putra Sang Fajar.
- Koramil 03/Legok Gelar Karya Bakti Gerakan Nasional Indonesia Asri di Desa Palasari
- Satgas TMMD ke-130 Kodim 0510/Tigaraksa Laksanakan Pembongkaran RTLH Milik Ibu Sukesti.
“Sulit untuk tidak mengatakan diangkatnya Gibran menjadi cawapres Prabowo Subianto dengan proses yang penuh pertanyaan dan serba kebetulan di Mahkamah Konstitusi (MK) bukan merupakan bentuk dinasti politik. Yang jelas, demokrasi dalam ancaman,” sambungnya.
Acara diskusi Reboan yang digelar bersama Sekretariat Bareng (Sebar) Perubahan ini dihadiri puluhan anak-anak muda di kabupaten Bekasi yang resah dengan situasi politik nasional.
Yopi mengatakan persoalan politik dinasti saat ini menjadi ancaman kehidupan masyarakat.
“Kesadaran masyarakat sudah terbangun. Kehidupan bernegara kita, konstitusi kita saat ini berada dalam ancaman,” katanya dalam orasinya.
Presidium Perhimpunan Aktivis 98 Fauzan Luthsa mengatakan, isu politik dinasti menjadi desas desus yang deras di masyarakat.
“Di akar rumput, desas desus keresahan akan politik dinasti saya perkirakan akan semakin eskalatif. Tidak ada yang rela reformasi yang telah kita nikmati sejak 25 tahun lalu, hilang begitu saja demi ambisi satu keluarga,” katanya.
Untuk menampung keresahan masyarakat, pihaknya mengaku telah membuka posko Sebar Perubahan dan turut mengadakan forum warga Musyawarah Reboan yang menggelar diskusi mingguan setiap Rabu malam. ***

.jpg)







.jpg)






