- Operasi Keselamatan Lodaya 2026 Digelar, Ratusan Personel Amankan Majalengka
- DPR Dorong Percepatan Teknologi Pengolahan Sampah Usai Tragedi Bantargebang
- Bicarakan Digitalisasi Layanan Pertanahan di Universitas Udayana, Wamen Ossy: Bukan Sekadar Ganti Dokumen Kertas ke Digital
- Kementerian ATR/BPN Tegaskan Tidak Ada Program Pemutihan Sertipikat Tanah
- Pemerintah Umumkan Kebijakan WFA, Menteri Nusron Pastikan Kantah Tetap Buka Layani Masyarakat
- Jelang Operasi Ketupat Semeru 2026, Kapolres Blitar Kota Cek Kesiapan Kendaraan Dinas
- Panic Buying BBM Jadi Alarm Nasional, Ateng Sutisna Soroti Lemahnya Logistik Energi
- Hujan di Jatiwangi dan Harapan Baru UMKM
- Menteri Ara Lepas 14 Truk Genteng UMKM dari Majalengka
- Harga Daging Rp140 Ribu/Kg, Mendag Pastikan Pasokan Sembako Aman Jelang Lebaran
Polisi Gelar Prarekonstruksi Temuan Tujuh Jasad Remaja di Kali Bekasi, Mulai Dari Korban Berkumpul Hingga Melompat ke Kali

MEGAPOLITANPOS.COM, Jakarta- Polisi terus menyelidiki kasus temuan tujuh jasad remaja yang ditemukan mengambang di Kali Bekasi, Kota Bekasi. Salah satunya menggelar prarekonstruksi terkait peristiwa tersebut.
"Kami baru prarekonstruksi, hari Senin kemarin. Kalau olah TKP pada saat penemuan jenazah kami langsung lakukan olah TKP," ujar Kasat Reskrim Polres Metro Bekasi Kota, Kompol Audy Joize Oroh kepada wartawan, Kamis (26/9/2024).
Baca Lainnya :
- DPR Dorong Percepatan Teknologi Pengolahan Sampah Usai Tragedi Bantargebang
- Milad Ke-4 AKSARA Jadi Ajang Silaturahmi Warga dan Tokoh Masyarakat di Bekasi
- Khabar Duka, Kecelakaan di Tol Pejagan–Pemalang, Kepala Biro Humas Kementerian UMKM Meninggal Dunia
- Laporan tidak Teregister, Empat Anggota Polsek Danau Paris Dilaporkan Ke Propam Polri
- Kasus Dugaan Penipuan Solar Industri Jalan di Tempat, Reformasi Polri Diuji di Meja Penyidik Polres Jaksel
Audy menjelaskan, proses prarekonstruksi dilakukan untuk mengetahui rangkaian peristiwa yang terjadi. Mulai dari korban berkumpul hingga nekat melompat ke Kali Bekasi.
"Prarekonstruksi untuk mengetahui kondisi tempat penemuan jenazah, kemungkinan tempat terjun atau lompat itu," ucapnya.
Diberitakan sebelumnya, Polres Metro Bekasi Kota mengungkap kronologi upaya pembubaran 60 remaja saat berkumpul diduga hendak tawuran di salah satu bedeng Jalan Cipendawa, Jatiasih. Dari lokasi tersebut, Polisi mengamankan 22 remaja.
Kasat Reskrim Polres Metro Bekasi Kota, Kompol Audy Joize Oroh mengatakan awalnya masyarakat melaporkan sudah ada berkumpul sekitar 30 kendaraan roda dua dengan 60 orang di tempat itu.
Kemudian, lanjut Audy, dari keterangan saksi juga diperoleh bahwa mereka melakukan aktivitas minum-minuman beralkohol dan terindikasi ada senjata tajam di lokasi tersebut.
Selanjutnya sekitar pukul 03.30 WIB, Tim Perintis Presisi datang ke lokasi. Melihat adanya kedatangan polisi, remaja yang berkumpul di tempat tersebut melarikan diri mengarah ke perumahan warga dan beberapa mengarah ke arah kali Bekasi.
" Jadi dari keterangan para saksi kami memperoleh keterangan bahwa ada beberapa saksi yang meloncat ke kali Bekasi dan ada beberapa yang memang tidak berani untuk meloncat," jelas Audy di Polres Metro Bekasi Kota, Senin (23/9/2024).(Reporter: Achmad Sholeh Alek).
















