- RSUD Majalengka Borong Penghargaan Nasional, Direktur Terbaik
- Majalengka Jadi Pusat Zakat Nasional, BDF V Guncang Daerah
- BAZNAS Majalengka Luncurkan Kampung Zakat, Salurkan Rp 25 Juta
- Kakek Mujiran Resmi Bebas, PTPN I Tegaskan Komitmen BUMN Humanis
- Keluhan Pasien Meningkat, DPRD dan Pemkab Barito Utara Evaluasi Layanan RSUD dan BPJS
- Polemik Jabatan Ketua KONI Kota Blitar, Ini Kata Hendi Priono
- Pemerintah Siapkan 34 Aglomerasi Waste to Electricity, Depok dan Bogor Jadi Prioritas Pengolahan Sampah Modern
- Loyalitas Nasabah Diganjar Hadiah Mewah, BNI Kembali Hadirkan Rejeki wondr 2026
- Kementan Pastikan Pupuk Subsidi Tepat Sasaran Melalui Digitalisasi Data Petani
- Ketua Dewan Pembina PP MES Ma,ruf Amin Lantik Pengurus Masyarakat Ekonomi Syariah Periode 2026-2031
Plh Danramil 10/Sepatan Hadiri Upacara Hari Santri Nasional

MEGAPOLITANPOS.COM Tigaraksa - Membuktikan TNI terlahir juga dari kalangan santri, Plh Danramil 10/Sepatan, Kodim 0510/Trs Kapten Inf Triyadi menghadiri upacara Hari Santri Nasional yang di gelar di Lapangan Apel Kantor Kecamatan Sepatan Kabupaten Tangerang, Rabu (23/10/2024).
Dalam upacara bertindak sebagai Inspektur Upacara Hari Santri Nasional H. Abudin Camat Sepatan yang membacakan amanat Menteri Agama Republik Indonesia.
Dalam Amanatnya menyampaikan, hari santri di peringati di setiap tanggal 22 Oktober yang merupakan momentum bagi semua untuk mengenang dan meneladani para santri yang telah bersama - sama memperjuangkan dan mempertahankan kemerdekaan Indonesia.
Baca Lainnya :
- RSUD Majalengka Borong Penghargaan Nasional, Direktur Terbaik
- Majalengka Jadi Pusat Zakat Nasional, BDF V Guncang Daerah
- BAZNAS Majalengka Luncurkan Kampung Zakat, Salurkan Rp 25 Juta
- Kakek Mujiran Resmi Bebas, PTPN I Tegaskan Komitmen BUMN Humanis
- Keluhan Pasien Meningkat, DPRD dan Pemkab Barito Utara Evaluasi Layanan RSUD dan BPJS
"Sejarah telah mencatat bahwa kaum santri adalah salah satu kelompok yang paling aktif menggelorakan perlawanan terhadap para penjajah," katanya.

Salah satu bukti perlawanan santri terhadap para penjajah lanjutnya, adalah peristiwa resolusi jihad pada tanggal 22 Oktober tahun 1945. "Yang dimaklumatkan oleh Hadaratus Syekh Kiai Haji Hasyim Asy'ari," tegasnya.
Sementara, Plh Danramil 10/Sepatan Kapten Inf Triyadi menambahkan, Momentum Hari Santri Nasional ini tidak bisa di pisahkan dengan TNI dimana para santri tersebut dapat melahirkan para pejuang kemerdekaan.
"Seperti Jendral Sudirman sendiri berasal dari kalangan santri, untuk itu patut di akui bahwa TNI terlahir dari kalangan santri," ucapnya. ** (Nan)

















