- KNPI Majalengka Buka 2.789 Lowongan, 2.500 Pencari Kerja Bergerak
- Ketua Komisi I Tekankan Kesiapan Program dalam KUA-PPAS APBD 2027
- Jaga Situasi Tetap Kondusif Babinsa Bersama Komduk Gelar Patroli Malam.
- PT Kedap Sayaaq Persoalkan Proses Kepailitan, Kuasa Hukum Soroti Penjualan Aset
- 14 Ribu Keluarga Penerima Manfaat Disiapkan Masuk Ekosistem Kewirausahaan Kementerian UMKM
- Pemkab Tangerang Raih Penghargaan TP2DD Terbaik Se-Jawa Bali .
- Dukungan Konvergensi Stunting, Desa Sodong Masuk 30 Besar Desa Berkinerja Terbaik Tingkat Nasional.
- Lapas Kelas IIA Cibinong Diduga Kelola Fasilitas Mewah Villa untuk Napi
- Wahana Edukasi Wisata Eco Park Joko Pangon 3,8 M Agkat Ekonomi Pelaku UMKM Kota Blitar.
- Kemenkop dan KSP Bahas Penguatan KDKMP Sebagai Simpul Distribusi Barang Bersubsidi
Pemkab Barito Utara Gelar Pelatihan Pengelolaan Arsip dan Penerapan Aplikasi Srikandi

MEGAPOLITANPOS.COM - Muara Teweh – Pemerintah Kabupaten Barito Utara melalui Dinas Kearsipan dan Perpustakaan (Dissiptaka) menggelar pelatihan pengelolaan arsip dinamis dan penerapan aplikasi Srikandi bagi perangkat daerah, Selasa (11/11/2025) di aula utama kantor Dissiptaka Muara Teweh.
Kegiatan dibuka oleh Bupati Barito Utara melalui staf ahli, drg. Dwi Agus Setyowaty, serta dihadiri narasumber dari Arsip Nasional Republik Indonesia (ANRI).
Dalam sambutannya, drg. Dwi menyampaikan bahwa aplikasi Srikandi merupakan bagian dari Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik (SPBE) yang bertujuan mewujudkan tata kelola arsip digital yang aman, efisien, dan terintegrasi.
Baca Lainnya :
- KNPI Majalengka Buka 2.789 Lowongan, 2.500 Pencari Kerja Bergerak
- Ketua Komisi I Tekankan Kesiapan Program dalam KUA-PPAS APBD 2027
- Jaga Situasi Tetap Kondusif Babinsa Bersama Komduk Gelar Patroli Malam.
- PT Kedap Sayaaq Persoalkan Proses Kepailitan, Kuasa Hukum Soroti Penjualan Aset
- 14 Ribu Keluarga Penerima Manfaat Disiapkan Masuk Ekosistem Kewirausahaan Kementerian UMKM
Ia menegaskan pentingnya kesadaran seluruh perangkat daerah dalam menjaga kearsipan sebagai bagian dari akuntabilitas publik, bukan sekadar tugas Dissiptaka.
“Melalui pelatihan ini diharapkan peserta dapat memahami dan menerapkan sistem pengelolaan arsip modern berbasis elektronik guna mendukung pemerintahan yang efisien dan paperless,” ujar drg. Dwi.
(A)



.jpg)




.jpg)







