- Pabrik Uang Palsu Grade A Digerebek di Tangsel, Nilainya Capai Rp36 Miliar
- Menkop Dorong Transformasi Komunitas Ekraf Malang Jadi Koperasi
- Bank Jakarta dan ITB Perkuat Kolaborasi Pendidikan, Riset, dan Pengembangan Talenta
- Momen Istimewa Hari Juang Polri 2026, Para Mantan Kapolri dan Wakapolri Berkumpul di Mabes Polri
- Jalan Sangego Selatan Kota Tangerang Diperbaiki, Pemkot Mulai Terapkan Contraflow
- Menteri UMKM Ajak Mahasiswa Berwirausaha dan Ciptakan Lapangan Kerja
- Ciputra Life Bukukan Laba Rp99,3 Miliar, Premi Semester I 2026 Tumbuh 53 Persen
- Silaturahmi ke PDM Depok, Kapolres Christian Rony Putra Ajak Muhammadiyah Perkuat Kamtibmas
- Bursa Wirausaha Unggulan Hadir di Sumut, Kementerian UMKM Buka Akses Pasar dan Pembiayaan
- Dari Jakarta ke Flores, Kemenhub Salurkan Bantuan Korban Gempa Lewat Laut dan Udara
Pemerintah Tegaskan Jelang Ramadhan Stok Kebutuhan Bahan Pokok Melimpah

MEGAPOLITANPOS.COM, Bandar Lampung – Pemerintah dalam hal ini kementerian Perdagangan (Kemendag) menegaskan, stok barang kebutuhan pokok (bapok) di pasar cukup banyak. Menjelang puasa Ramadan 2024, masyarakat diimbau tidak perlu khawatir terjadi kekurangan stok pangan. Pemerintah telah bekerja keras
memastikan pasokan bapok cukup secara nasional dengan harga terjangkau dan stabil.
Baca Lainnya :
- Bursa Wirausaha Unggulan Hadir di Sumut, Kementerian UMKM Buka Akses Pasar dan Pembiayaan
- Dari UMKM hingga Pantai Teluk Nipah, Relawan Bakti BUMN Tinggalkan Manfaat untuk Desa Bulok
- Warung Tiwul hingga Sate Taichan Ludes, UMKM Rasakan Manfaat Kumpul Bersama Rakyat
- Kumpul Bersama Rakyat, Menteri UMKM Ajak Perkuat Solidaritas dan Satukan Semangat Kemerdekaan
- Bukan Sekadar Seremoni, PTPN I Hadirkan Dampak Ekonomi bagi Ratusan UMKM
"Kita lihat stok barang kebutuhan pokok banyak. Masyarakat tidak usah khawatir, menjelang bulan suci Ramadan, ayam banyak, telur banyak, beras banyak, cabai banyak, bawang putih dan bawang merah banyak," ujar Mendag Zulkifli Hasan usai mengunjungi Pasar Kangkung, di Bandar Lampung, Jumat, (8/3/2024).
Secara umum harga bapok Pasar Kangkung relatif stabil dibanding minggu sebelumnya. Beberapa komoditas bapok yang mengalami penurunan harga yaitu beras, bawang merah dan cabai. Sedangkan komoditas yang mengalami kenaikan harga yaitu daging ayam ras, dan telur ayam ras.
Berdasarkan pantauan, harga beras premium tercatat sebesar Rp17.000/kg, beras medium Rp16.000/kg, beras Program Stabilisasi Harga Pangan (SPHP) Bulog Rp10.900/kg, gula pasir Rp17.000/kg, minyak goreng curah Rp15.300/liter, minyak goreng kemasan Rp18.000/liter, tepung terigu Rp14.000/kg, daging sapi Rp125.000/kg, daging ayam ras Rp40.000/kg, telur ayam ras Rp30.000/kg, cabai merah keriting Rp60.000/kg, cabai rawit merah Rp60.000/kg, bawang merah Rp30.000/kg, dan bawang putih honan Rp36.000/kg.
Terkait beras, Mendag Zulkifli Hasan kembali menekankan, kenaikan harga beras disebabkan mundurnya masa tanam dan panen padi akibat gangguan iklim, seperti El Nino. Masyarakat dapat memilih beras SPHP sebagai alternatif karena stoknya cukup, berkualitas, dan harganya terjangkau.
"Kalau beras memang panennya bergeser, harusnya Januari sudah panen karena El Nino pindah, ini baru mulai tanam. Masyarakat bisa memilih beras Bulog SPHP," tambah Mendag Zulkifli Hasan.
Kunjungan ke Pabrik Pakan Ternak Usai memantau bapok di Pasar Kangkung, Mendag Zulkifli Hasan melakukan kunjungan ke pabrik
pakan PT Charoen Pokphand Feedmill, Lampung. Pada kunjungan ini, Mendag Zulkifli Hasan meninjau produksi pakan dan berdiskusi dengan perwakilan Perhimpunan Insan Perunggasan Rakyat Indonesia (Pinsar) Petelur Nasional (PPN) Wilayah Lampung.
Mendag Zulkifli Hasan mengapresiasi kinerja Pinsar Lampung yang telah membantu menjaga pasokan jagung untuk peternak. Hal ini akan membantu stabilitas harga telur dan daging ayam, khususnya menjelang Hari Besar Keagamaan Nasional (HBKN).
"Untuk Pinsar, terima kasih atas bantuan jagung kepada peternak di lampung. Sekarang pasokan jagung semakin lancar. Diharapkan Pinsar dapat meningkatkan penyerapan jagung lokal sehingga menjaga stabilitas harga dan pasokan telur, khususnya jelang HBKN," imbuh Mendag Zulkifli Hasan. (Reporter: Achmad Sholeh Alek).



.jpg)
.jpg)












