- Dari Jakarta ke Flores, Kemenhub Salurkan Bantuan Korban Gempa Lewat Laut dan Udara
- Bukan Sekadar Gangguan Sinyal, KRL Bogor-Jakarta Terganggu akibat Insiden di Tebet
- Dari UMKM hingga Pantai Teluk Nipah, Relawan Bakti BUMN Tinggalkan Manfaat untuk Desa Bulok
- Sinergi DPRD dan Pemkab Perkuat Arah Pembangunan melalui Perubahan KUA-PPAS APBD 2026
- Polda Metro Ungkap Sindikat Peredaran Meterai Palsu, Dirjen Pajak Beri Penghargaan
- Anggota Damkar Positif Narkoba, Dinas Terkait Tes Urine Massal Untuk Pegawai
- DPRD Dukung Langkah Penguatan Penanganan Karhutla dan BBM di Barito Utara
- Wakil Ketua DPRD Barito Utara Hadiri Upacara HUT ke-81 Kemerdekaan RI
- DPRD Barito Utara Hadiri Seluruh Rangkaian HUT ke-81 Kemerdekaan RI
- Pimpin Rapat Karhutla dan BBM, Bupati Tekankan Bangun Koordinasi dan Kumonikasi Yang Cepat
Dari UMKM hingga Pantai Teluk Nipah, Relawan Bakti BUMN Tinggalkan Manfaat untuk Desa Bulok
.jpg)
Keterangan Gambar : Program Relawan Bakti BUMN 2026 di Desa Bulok, Lampung Selatan.
MEGAPOLITANPOS.COM, Lampung Selatan – Program Relawan Bakti BUMN 2026 di Desa Bulok, Kecamatan Kalianda, Kabupaten Lampung Selatan, resmi berakhir setelah berlangsung selama empat hari pada 16–19 Agustus 2026.
Program yang digagas melalui kolaborasi Holding Perkebunan Nusantara PTPN III (Persero) bersama InJourney Group tersebut menyasar berbagai lapisan masyarakat, mulai dari pelaku UMKM, pengelola guest house, pelajar, kelompok tani hingga masyarakat umum.
Baca Lainnya :
- Dari UMKM hingga Pantai Teluk Nipah, Relawan Bakti BUMN Tinggalkan Manfaat untuk Desa Bulok
- Sinergi Wujudkan Zero Stunting, Wali Kota Apresiasi Peran Swasta untuk Generasi Sehat
- Saatnya Desa Wisata di Kabupaten Bogor Berbenah
- InJourney Aviation Service Dukung Persiapan F1Power Boat Lake Toba 2024
- Dukung Maskapai Penerbangan di Indonesia, InJourney Aviation Services Siap Dorong Bisnis Aviasi
Kegiatan didukung Pemerintah Kabupaten Lampung Selatan, Pemerintah Desa Bulok serta berbagai unsur masyarakat setempat. Sinergi tersebut diarahkan untuk memperkuat fondasi Desa Bulok sebagai desa wisata yang bersih, berdaya dan berkelanjutan.
Selama pelaksanaan program, sebanyak 40 pelaku UMKM mendapatkan pelatihan penyusunan laporan keuangan dan digitalisasi usaha. Sementara enam pengelola guest house memperoleh pelatihan hospitality yang mencakup peningkatan standar pelayanan, kebersihan dan kenyamanan bagi wisatawan.
Di bidang pendidikan, sekitar 150 siswa mengikuti kegiatan Relawan Mengajar. Para siswa mendapatkan edukasi mengenai pentingnya makanan bergizi, pencegahan penyalahgunaan narkotika, psikotropika dan zat adiktif (NAPZA), serta pembentukan kedisiplinan.
Kegiatan sosial dan kesehatan juga mendapat perhatian. Jalan sehat dan posyandu yang digelar bersama masyarakat diikuti sekitar 400 orang. Pemeriksaan kesehatan meliputi pemeriksaan anak dan orang dewasa, tekanan darah, gula darah serta asam urat. Masyarakat juga memperoleh obat-obatan ringan dan makanan bergizi.
Bersihkan Pantai Teluk Nipah
Kepedulian terhadap lingkungan menjadi salah satu bagian penting dalam program tersebut. Sebanyak 10 Relawan Bakti BUMN bersama 71 warga terlibat dalam aksi bersih-bersih kawasan Pantai Teluk Nipah.
Dari kegiatan tersebut, sekitar 700 kilogram sampah berhasil dikumpulkan. Selain itu, relawan dan masyarakat juga membentangkan bendera Merah Putih sepanjang 81 meter sebagai bagian dari peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia.
Direktur Utama Holding Perkebunan Nusantara PTPN III (Persero), Denaldy Mulino Mauna, mengatakan keberhasilan program tidak hanya diukur dari banyaknya kegiatan yang dilaksanakan, tetapi juga dari keterlibatan masyarakat dan kapasitas yang ditinggalkan setelah program berakhir.
“Relawan Bakti BUMN dirancang agar masyarakat tidak hanya menjadi penerima manfaat, tetapi juga menjadi pelaku utama yang melanjutkan perubahan. Tujuannya agar potensi Desa Bulok dapat dikelola secara mandiri dan memberikan manfaat yang berkelanjutan,” ujar Denaldy.
Menurut dia, keterlibatan aktif masyarakat merupakan modal penting untuk memastikan keberlanjutan program. Karena itu, kolaborasi antara BUMN, pemerintah daerah, pemerintah desa, kelompok masyarakat dan penerima manfaat perlu terus diperkuat.
Penguatan tersebut mencakup pengelolaan lingkungan, pengembangan ekonomi lokal hingga peningkatan kualitas layanan desa wisata.
Dorong Ekonomi dan Pariwisata Desa
Pelaku usaha homestay di Desa Bulok, Supriyanto, menilai Program Relawan Bakti BUMN turut membantu memperkenalkan potensi desa sekaligus memberikan pemahaman baru kepada masyarakat mengenai pengelolaan lingkungan dan peluang ekonomi.
“Desa Bulok memiliki potensi yang masih dapat terus dikembangkan melalui kolaborasi berbagai pihak. Melalui kegiatan ini, masyarakat merasakan perhatian dan dukungan yang besar,” kata Supriyanto.
Menurutnya, kegiatan pembersihan Pantai Teluk Nipah memberikan dampak langsung terhadap kebersihan lingkungan. Bantuan sarana pengelolaan sampah juga memberikan pemahaman bahwa sampah dapat memiliki nilai ekonomi apabila dikelola secara tepat.
Selain pelatihan, pendidikan, kesehatan dan kegiatan lingkungan, Program Relawan Bakti BUMN 2026 juga memberikan dukungan sarana pengelolaan sampah serta menyerahkan dan menanam 810 bibit kelapa bersama Kelompok Tani Desa Bulok.
Bibit tersebut selanjutnya dikelola kelompok tani sebagai bagian dari penghijauan, pemanfaatan lahan produktif dan penguatan potensi ekonomi masyarakat.
Kolaborasi Diharapkan Berlanjut
Rangkaian Program Relawan Bakti BUMN 2026 di Desa Bulok ditutup oleh Direktur SDM dan Teknologi Informasi PTPN I (Persero), Siwi Peni, yang mewakili Direksi PTPN III (Persero); Director Office of the Board Danantara Asset Management (Persero), Tony Andrianto; Sekretaris Daerah Kabupaten Lampung Selatan, Supriyanto; serta General Manager Bandara Internasional Radin Inten II Lampung Selatan, Kiki Eprina Arieanti.
Siwi Peni menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Kabupaten Lampung Selatan atas dukungan dan kolaborasi sejak tahap persiapan hingga pelaksanaan program.
“Dukungan pemerintah daerah menjadi bagian penting dalam memastikan seluruh kegiatan berjalan dengan baik dan sesuai dengan kebutuhan masyarakat,” ungkapnya.
Ia menegaskan, berakhirnya kegiatan selama empat hari bukan berarti berakhir pula kolaborasi. Pengetahuan, fasilitas dan berbagai kegiatan yang telah diberikan diharapkan dapat dilanjutkan oleh masyarakat bersama pemerintah desa dan pemerintah daerah.
“Keberlanjutan menjadi hal yang paling penting. Kami berharap manfaat program ini dapat terus dikembangkan melalui kolaborasi antara masyarakat, pemerintah daerah, dan seluruh pemangku kepentingan,” imbuh Siwi.
Program Relawan Bakti BUMN 2026 di Desa Bulok dilaksanakan melalui sinergi Holding Perkebunan Nusantara PTPN III (Persero) beserta subholding PTPN I, PT Aviasi Pariwisata Indonesia (Persero) atau InJourney, PT Angkasa Pura Indonesia, dan PT Pengembangan Pariwisata Indonesia.
Kolaborasi tersebut menjadi bagian dari upaya memperkuat Desa Bulok sebagai destinasi wisata yang tidak hanya memiliki daya tarik alam, tetapi juga mampu mengembangkan ekonomi masyarakat, menjaga
lingkungan dan menciptakan manfaat yang berkelanjutan.(AS/MP).
















