- Dua Pria Pelaku Pembunuhan Berencana di Pinang Ranti Jaktim Berhasil Ditangkap
- Manfaatkan PTSL untuk Urus Sertipikat, Masyarakat: Proses Dipermudah.
- Menkop Kukuhkan Prof. Yudi Azis Sebagai Rektor IKOPIN University
- Anggaran BPJS Kesehatan Disorot DPRD Kota Bogor
- Anggaran BPJS Kota Bogor Menjadi Sorotan DPRD Kota Bogor
- Soal Video AI Prof Djokosoetono, Mintarsih: Tiga Pendiri Blue Bird Hilang
- Jangkau Lokasi Sempit, Babinsa Dan Komduk Patroli Malam Gunakan Motor.
- TMMD 130 Jadi Kado Istimewa HUT Kab Tangerang Ke-394.
- Banten Investment Forum 2026 Dorong Investasi Asing dan Domestik, Pacu Ekonomi Daerah.
- BRI Life Perkuat Integrasi Layanan Kesehatan Lewat Kerja Sama KAPJ
Pembangunan Koperasi Desa Merah Putih Dialihkan Dari Lapangan Winodadi, ini Alasannya

Keterangan Gambar : Poto : Istimewa
MEGAPOLITANPOS.COM, Blitar – Karena dianggap menghilangkan fasilitas umum berupa tanah lapangan Desa Wonodadi, Kecamatan Wonodadi, mendadak geger menolak pembangunan gedung Koperasi Desa Merah Putih, aksi warga yang mengatasnamakan Forum Warga Desa Wonodadi ini berjumlah puluhan pada Selasa (13/01/26) pagi mengadakan aksi protes untuk menolak rencana pembangunan Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) yang rencananya menggunakan area lapangan tersebut.
Aksi pagi itu dipimpin ketua Leonardus Dady, mereka sambil membawa dokumen pernyataan sikap yang menuntut agar lokasi pembangunan koperasi segera dipindahkan atau direlokasi ke tempat lain yang tidak mengganggu fasilitas umum.
Ketegasan warga ini didasari oleh kekhawatiran hilangnya ruang publik. Dalam dokumen resminya, warga berargumen bahwa Lapangan Desa Wonodadi adalah jantung kegiatan masyarakat, mulai dari olahraga hingga acara sosial kemasyarakatan.
Baca Lainnya :
- Anggaran BPJS Kesehatan Disorot DPRD Kota Bogor
- Diduga Hubungan Arus Pendek Listrik Pemilik Toko Bangunan di Gandusari Rugi Ratusan Juta Toko Ludes Terbakar.
- Hadiri Talk show Perlindungan Anak, Ketua DPRD Kota Bogor Dorong Sinergi Menuju Indonesia Emas 2045
- Pengeroyokan Brutal di Majalengka, 4 Orang Diamankan, 3 Diburu
- Harga Cabai Bikin Dapur Tertekan, Bupati Majalengka Ajak Warga Menanam
Menghilangkan fungsi lapangan dianggap bakal memutus ruang terbuka hijau bagi generasi muda serta mengancam kebersamaan warga.
"Pembangunan di atas lapangan berpotensi menghilangkan fungsi sosial dan kebersamaan warga yang sudah terbangun lama di sini," tulis forum tersebut dalam poin keberatannya.
Merespons gejolak di lapangan, Ketua BPD Wonodadi, Evi Triana, langsung memberikan tanggapan.
Ia menyatakan pihak desa telah mendengar aspirasi tersebut dan berkomitmen untuk mencari jalan tengah.
Sebagai langkah lanjut, BPD berencana menggelar Musyawarah Desa Khusus (Musdesus) untuk membahas tuntutan relokasi tempat pembangunan koperasi tersebut.
Melalui Musdesus nanti, diharapkan muncul solusi yang tidak merugikan pihak manapun pembangunan koperasi tetap bisa berjalan, namun hak warga atas fasilitas lapangan tetap terjaga.
Sumber lain dilapangan Danramil Wonodadi Letnan Dua Sarnoto dihubungi media inu menyampaikan, adanya gejolak masyarakat akhirnya rencana pembangunan Koperasi Desa Merah Putih dipindah tempat berada di tanah kas desa yang berdekatan antara puskesmas, Koramil dan Kecamatan Wonodadi
"Karena itu merupakan tanah kas desa, kami tetap mengadakan musyawarah dengan lembaga desa dan elemen masyarakat, semoga semua berjalan lancar," Ungkap Danramil Rabu pagi 14/01/26 ( za/mp )

.jpg)


.jpg)


.jpg)



.jpg)




