- Menkop Kunjungi Kantor Agrinas, Bahas Perkembangan Rencana Operasional Kopdes Merah Putih
- Polres Blitar Kota Laksanakan Ramp Check dan Tes Urine Sopir serta Awak Bus di Terminal Patria
- Geger! Kasi Satpol PP Majalengka Ditemukan Tewas Mendadak di Kamar Kos Cigasong
- PRSI Dukung Robotic Competition 2026 di Kupang, Pemkot Beri Dukungan Penuh
- BRI Life Tebar Kebaikan Ramadan Lewat Program Takjil on The Road
- Mudik Lebih Nyaman, Bank Jakarta Siapkan Posko Istirahat hingga Program Mudik Gratis
- Menkop: Kopdes Merah Putih Jadi Ujung Tombak Keadilan Ekonomi dan Solusi Kesejahteraan Desa
- Lantik Pejabat Pengawas dan Fungsional, Wamen Ossy: Ujung Tombak dalam Pelayanan Pertanahan
- Kementerian ATR/BPN Dukung Program Ketahanan Energi Lewat Penyediaan Lahan dan Tata Ruang
- Gelar Rapim, Menteri ATR/Kepala BPN Minta Jajaran Matangkan Penyelarasan Data Jelang Penetapan LSD di 12 Provinsi
Pelepasan dan Pembekalan Ribuan Calon Pekerja Migran Indonesia di GOR POPKi

Keterangan Gambar : Tampak Kepala BP2MI Benny Rhamdani didampingi Menteri BUMN Erick Thohir, Wamen Ketenagakerjaan Afriansyah Noor, Staf Khusus Wakil Presiden RI Arif Rahman, Pejabat TETO, dan para Deputi BP2MI dalam acara pembekalan dan pelepasan ribuan CPMI
MEGAPOLITANPOS.COM, Jakarta - Badan Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (BP2MI) memberikan pembekalan serta pengarahan kepada 2.686 calon Pekerja Migran Indonesia (CPMI) yang akan berangkat ke negara penempatan Korea Selatan (Korsel), Taiwan, dan Malaysia.
"Hari ini ada 2.686 calon PMI yakni terdiri dari 1.711 CPMI yang akan mengikuti Preliminary Education Program G to G Korea Selatan, 536 PMI Program G to G yang akan diberangkatkan ke Korea Selatan (Korsel), 126 PMI Program P to P yang akan diberangkatkan ke Malaysia, dan 313 CPMI yang diserahkan visa-nya dengan tujuan negara penempatan Taiwan," rinci Kepala BP2MI Benny Rhamdani saat memberikan sambutan pada kegiatan Pilementary Education dan pelepasan CPMI, di GOR POPKI Cibubur, Jakarta Timur, Senin (12/9/2022).
Turut hadir dalam acara itu, Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir, Staf Khusus Wakil Presiden RI sekaligus Sekretaris Jenderal Majelis Pimpinan Nasional Pemuda Pancasila Arif Rahman, Wamen Ketenagakerjaan Afriansyah Noor, Kepala Perwakilan Taiwan (TETO) John Chen, dan Atase Ketenagakerjaan Korea Selatan Lee Junho.
Baca Lainnya :
- Proyek Geothermal Halmahera Barat Disorot, Komisi XII DPR RI Dorong Evaluasi
- Wamen ATR/Waka BPN Apresiasi Peran Strategis MAPPI dalam Sistem Penilaian Nasional
- HPN 2026 : Pers Nasional Didorong Sehat, Mandiri, dan Berdaulat di Era Digital
- Darurat Sampah Nasional : DPRD Minta Pemkot Kota Tangerang Mentransformasi Tata Kelola Sampah
- Percepatan Swasembada Gula Nasional, Majalengka Dukung Program Bongkar Ratoon Tebu
Acara tersebut juga diikuti oleh Bupati Sambas, Satono beserta calon PMI yang akan diberangkatkan ke Malaysia di kantor Bupati Sambas secara daring.
Benny mengatakan, acara hari ini bukti bagaimana sinergi, kolaborasi dibangun. Negara hadir melayani anak bangsa, para pekerja migran yang bekerja di luar negeri. Dan, lanjut Benny, tata kelola penempatan pelindungan PMI terus dilakukan BP2MI.
"Kita terus memperbaiki sistem, berbagai regulasi juga dibenahi, termasuk fasilitas layanan untuk pahlawan devisa. Ini sebagai bentuk kehadiran negara," tandasnya.
Menteri BUMN Erick Thohir mengapresiasi upaya dan langkah-langkah Kepala BP2MI dalam memberikan pelayanan dan perlindungan bagi para pahlawan devisa negara.
"Saya apresiasi pembenahan (sistem layanan PMI) yang dilakukan oleh Pak Benny," ucap Erick.
Erick juga menyebut, yang dilakukan Kepala BP2MI mulai menunjukkan hasil dan negara penempatan PMI pun mulai ikut membenahi sistem ketenagakerjaan asing.
"Pak Benny bekerja dengan hati, sesuai arahan Bapak Presiden. Kita lihat sekarang bagaimana Korea Selatan dan Taiwan mau memperbaiki seluruh sistem pekerjanya untuk menghormati pekerja dari negara kita. Bahkan, ada revisi standar gaji bekerja di Taiwan dan Korea Selatan," cetus Erick.

















