- Nurhadi Tekankan Pentingnya Deteksi Dini Dengan Rutin Skrining Kesehatan
- Operasi Keselamatan Lodaya 2026 Digelar, Ratusan Personel Amankan Majalengka
- DPR Dorong Percepatan Teknologi Pengolahan Sampah Usai Tragedi Bantargebang
- Bicarakan Digitalisasi Layanan Pertanahan di Universitas Udayana, Wamen Ossy: Bukan Sekadar Ganti Dokumen Kertas ke Digital
- Kementerian ATR/BPN Tegaskan Tidak Ada Program Pemutihan Sertipikat Tanah
- Pemerintah Umumkan Kebijakan WFA, Menteri Nusron Pastikan Kantah Tetap Buka Layani Masyarakat
- Jelang Operasi Ketupat Semeru 2026, Kapolres Blitar Kota Cek Kesiapan Kendaraan Dinas
- Panic Buying BBM Jadi Alarm Nasional, Ateng Sutisna Soroti Lemahnya Logistik Energi
- Hujan di Jatiwangi dan Harapan Baru UMKM
- Menteri Ara Lepas 14 Truk Genteng UMKM dari Majalengka
Meriahkan HUT RI KE-79, Jajaran Samsat Kelapa Dua Kenakan Pakaian Adat

MEGAPOLITANPOS.COM Banten - Jajaran Pegawai Sistem Administrasi Manunggal Satu Atap (Samsat) Kelapa Dua , Provinsi Banten kenakan baju adat dalam rangka memeriahkan Hari Ulang Tahun (HUT) Republik Indonesia (RI) yang Ke-79 pada Sabtu, (17/08/2024).
Turut hadir dalam kegiatan itu Jajaran Pimpinan Samsat Kelapa Dua Diantaranya, Ahmad Baihaqi, SH, M.Si., AKP Didit Okiandi, S.H., M.M dan Ridho serta pegawai di lingkungan Samsat Kelapa Dua.
Kepala UPTD Samsat Kelapa Dua Kabupaten Tangerang Ahmad Baehaqi mengatakan, tujuan dengan adanya kegiatan memakai pakaian adat jelang HUT RI ke-79 adalah bagian dari mempererat tali persatuan dan kesatuan.
Baca Lainnya :
- Operasi Keselamatan Lodaya 2026 Digelar, Ratusan Personel Amankan Majalengka
- DPR Dorong Percepatan Teknologi Pengolahan Sampah Usai Tragedi Bantargebang
- Panic Buying BBM Jadi Alarm Nasional, Ateng Sutisna Soroti Lemahnya Logistik Energi
- Hujan di Jatiwangi dan Harapan Baru UMKM
- Menteri Ara Lepas 14 Truk Genteng UMKM dari Majalengka

"Walaupun berbeda adat istiadat, agama, dan ras serta budaya tapi tetap satu tujuan, yaitu meningkatkan pelayanan kepada masyarakat yang lebih humanis dan mengimplentasikannya untuk meningkatkan Pandapatan Asli Daerah untuk Provinsi Banten," ujarnya.

Pada kesempatan itu juga, Baehaqi menyampaikan laporan target dan realisasi penerimaan pajak daerah UPTD PPD Kelapa Dua BAPENDA Provinsi Banten dari tanggal 01 Januari 2024 sampai tanggal 16 Agustus 2024 sebagai berikut :
Penerimaan :
PKB :
T : Rp 493.835.655.800,-
R : Rp 304.331.792.300,- *(61,63%)*
D.PKB : Rp 11.381.760.600,-
BBNKB I :
R : Rp 265.400.081.200,-
D. BBNKB I : Rp 16.490.800,-
BBNKB II :
R : Rp 5.788.837.500,-
D.BBNKB II : Rp 135.238.600,-
Total BBNKB (I + II)_
T : Rp 436.205.257.600-
R : Rp 271.188.918.700,- (62,17%)
D.BBNKB : Rp 151.729.400-
Pajak Air Permukaan (AP) :
T : Rp 5.675.294.000,-
R : Rp 3.462.679.100,- (61,01%)
D.AP : Rp -
Total Keseluruhan =
T : Rp 935.716.207.400,-
R : Rp 578.983.390.100,- (61,88%)
Denda: Rp 11.533.490.000,-
Realisasi Penerimaan Hari ini
PKB : Rp 1.673.017.900,-
D.PKB : Rp 78.732.600,-
BBNKB I. : Rp 1.234.037.500,-
D.BBNKB I : Rp 1.156.200,-
BBNKB II : Rp 31.973.000,-
D.BBNKB II : Rp 1.952.000,-
AP. : Rp ,-
D.AP : Rp ,-
*TOTAL* :Rp 3.020.869.200,-

















