- Bupati Barito Utara Lantik Pejabat,Tekankan Integritas dan Pelayanan Publik
- RPTRA Jadi Garda Terdepan, Pramono Anung Tegaskan Pentingnya Ketahanan Keluarga
- Kesbangpol Barut Ajak ASN Tingkatkan Kinerja, Masyarakat Diminta Jaga Kondusivitas
- Sjafrie Sjamsoeddin dan Koizumi Shinjiro Sepakat Perkuat Stabilitas Kawasan Indo-Pasifik
- Kenaikan BBM Non-Subsidi Berlaku Hari Ini, Pertalite dan Solar Tetap Stabil
- KDMP Desa Gununggede Perkokoh Perekonomian Desa Mandiri dan Sejahtera
- Genjot Produksi Pangan, 69 Alsintan Turun ke Petani Majalengka
- Dari Asbes Jebol ke Jeruji : Aksi Curat Bengkel Rp 26 Juta Dibongkar Polisi
- Jejak Digital Menjerat! Motor Raib Pagi Hari, Pelaku Diciduk Malamnya di Majalengka
- Lansia dan Disabilitas Warga Desa Bululawang Bersyukur BLT-DD Mengucur
Menkop Resmikan Pembangunan Koperasi Kelurahan Merah Putih Sokoduwet di Pekalongan

Keterangan Gambar : Menteri Koperasi (Menkop) Ferry Juliantono.
MEGAPOLITANPOS.COM, Pekalongan, – Peletakan batu pertama pembangunan fisik Koperasi Kelurahan Merah Putih di Sokoduwet, Kecamatan Pekalongan Selatan, menjadi tonggak penting dimulainya pembangunan ekonomi desa berbasis kerakyatan di Kota Pekalongan. Peletakan batu pertama untuk pembangunan aset fisik berupa gudang, gerai dan sarana pendukung lainnya untuk Koperasi Kelurahan Merah Putih Sokoduwet dilakukan oleh Menteri Koperasi (Menkop) Ferry Juliantono.
Turut mendampingi dalam Acara, Walikota Pekalongan Achmad Afzan Arsian Djunaid, Ketua DPRD Kota Pekalongan Mohammad Azmi Basyir, Dandim 0710/Pekalongan Letkol Arm Ihalauw Garry Herlambang, Kapolres Pekalongan Kota Riki Yariandi, Ketua Pengadilan Negeri Kota Pekalongan Agus Maksum Mulyohadi, Kepala Kejaksaan Negeri Kota Pekalongan, Direktur Pengembangan Usaha Lembaga Pengelola Dana Bergulir (LPDB) Afif Thosin, Ketua Umum Presidium Forum Koperasi Indonesia (FORKOPI) sekaligus Ketua Umum Kospin Jasa Andy Arsian Djunaid, dan Kepala Dinas Koperasi Kota Pekalongan Supriono.

Baca Lainnya :
- Menkop Sebut, Kopdes di NTT akan Menjadi Ekosistem Baru Ekonomi
- Menkop Siapkan Kopdes Merah Putih Jadi Garda Terdepan Kedaulatan Pangan
- Kemenkop dan Kemensos Rencanakan Penerima PKH Jadi Karyawan KDKMP
- LPDB Dorong Koperasi Lebih Berdaya, 15 Inkubator Terpilih Siap Dampingi Koperasi Naik Kelas
- Kemenkop Teken MoU Bersama BPJS Kesehatan untuk Akselerasi Layanan Kesehatan di Desa
Dalam sambutannya, Menkop menegaskan bahwa peletakan batu pertama Kantor KKMP Sokoduwet merupakan langkah strategis dalam memperkuat fondasi ekonomi masyarakat setempat.
Menkop juga menyampaikan apresiasi atas kolaborasi Pemerintah Kota Pekalongan, TNI, dan seluruh pemangku kepentingan dalam mendukung pembangunan tersebut.
Menkop menegaskan bahwa pembangunan koperasi kelurahan ini tidak hanya menghadirkan gerai ritel, pergudangan, dan fasilitas pendukung, tetapi juga menjadi simbol kebangkitan ekonomi rakyat melalui kolaborasi pemerintah pusat, daerah, dan masyarakat. “Sebagai pusat layanan pemberdayaan ekonomi yang mencakup akses permodalan, pelatihan, dan pemasaran,” kata Menkop.
Ia menegaskan bahwa program Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih menjadi bagian dari gerakan nasional yang menargetkan puluhan ribu koperasi desa di seluruh Indonesia. Latar belakangnya adalah kebutuhan memperkuat ekonomi lokal, memperluas akses usaha kecil, dan menjadikan koperasi sebagai soko guru ekonomi rakyat.
Koperasi Kelurahan di Pekalongan akan dilengkapi fasilitas sembako, gudang, apotek klinik, lembaga keuangan mikro, hingga transportasi. Semua ini dirancang untuk mendukung kebutuhan masyarakat sekaligus memperkuat pelaku usaha lokal yang ada di Pekalongan dan sekitarnya.
Sebagai wujud komitmen Kementerian Koperasi (Kemenkop) dalam upaya mengoptimalkan operasionalisasi Koperasi Kelurahan Merah Putih di Pekalongan, akan dilakukan serangkaian pelatihan peningkatan SDM bagi pengelola ataupun pengurus koperasi. “Kami akan mendukung penuh pelatihan SDM, pengurus, dan digitalisasi koperasi desa,” kata Menkop Ferry.
Menkop Ferry menambahkan bahwa setelah aset fisik Koperasi Kelurahan Merah Putih di Desa Sokoduwet tersebut selesai, diharapkan dapat segera beroperasi melayani kebutuhan masyarakat. Ia mempersilakan pengurus atau pengelola koperasi untuk menjual produk-produk yang dihasilkan oleh BUMN dan swasta.
Namun ia juga menekankan agar Koperasi Kelurahan Merah Putih di Desa Sokoduwet ini memaksimalkan untuk dapat memfasilitasi produk - produk dari masyarakat di Pekalongan dan sekitarnya.
“Saya menantang supaya produk lokal di Kota Pekalongan dan sekitarnya berani masuk gerai ritel kita sendiri (koperasi),” ucap Menkop Ferry.
Wali Kota Pekalongan Achmad Afzan Arslan Djunaid menyambut baik pembangunan koperasi Kelurahan Merah Putih di 27 titik di Kota Pekalongan. Ia menilai semangat pengurus koperasi di wilayah sangat luar biasa. Namun ia mengingatkan agar koperasi tidak langsung masuk ke simpan pinjam, demi menjaga kesehatan usaha dan tidak menyaingi koperasi besar yang sudah ada.
Ia mengapresiasi dukungan aparat yang terus mengawal jalannya program koperasi desa. Dengan latar belakang pengurus yang beragam dan mumpuni, ia optimistis koperasi Merah Putih di wilayahnya bisa segera berjalan.
“Ke depan saya berharap koperasi dapat disinkronkan atau dikolaborasikan dengan beberapa program strategis dari pemerintah nasional seperti MBG (Makan Bergizi Gratis) dan lain," katanya.(Reporter: Achmad Sholeh Alek).

.jpg)















