- Kementerian UMKM: Holding Perkebunan Perkuat Rantai Nilai Lada Putih Muntok
- Pemkab Barito Utara Tegaskan Komitmen Perhatikan Kebutuhan Umat
- Bupati Shalahuddin Kukuhkan Paskibraka Barito Utara, Tekankan Disiplin dan Tanggung Jawab
- Lima Kunci Sukses Ala Bupati Shalahuddin
- Wali Kota Blitar : Perluas Layanan Peziarah Makam Bung Karno Buka 24 Jam Sesuaikan Animo Masyarakat
- Ineu Bongkar Alasan Jabar Pinjam Rp 3,4 Triliun di Tengah Defisit
- Dandim Virlani : Pembukaan MPLS Sekolah Rakyat Terintegrasi 2 Atasi Kesenjangan Pendidikan di Blitar
- Wali Kota Blitar ; Sekolah Rakyat Terpadu 2 Membuka Harapan Baru Pendidikan Layak dan Memadai
- Segenap Jajaran Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Pemerintah Kabupaten Tangerang mengucapkan Dirgahayu Kemerdekaan Indonesia ke -81
- Teken Kesepakatan KUA-PPAS 2027 Legislatif dan Eksekutif Dorong Percepatan pembangunan Kabupaten Blitar
Menkop Resmikan Pembangunan Koperasi Kelurahan Merah Putih Sokoduwet di Pekalongan

Keterangan Gambar : Menteri Koperasi (Menkop) Ferry Juliantono.
MEGAPOLITANPOS.COM, Pekalongan, – Peletakan batu pertama pembangunan fisik Koperasi Kelurahan Merah Putih di Sokoduwet, Kecamatan Pekalongan Selatan, menjadi tonggak penting dimulainya pembangunan ekonomi desa berbasis kerakyatan di Kota Pekalongan. Peletakan batu pertama untuk pembangunan aset fisik berupa gudang, gerai dan sarana pendukung lainnya untuk Koperasi Kelurahan Merah Putih Sokoduwet dilakukan oleh Menteri Koperasi (Menkop) Ferry Juliantono.
Turut mendampingi dalam Acara, Walikota Pekalongan Achmad Afzan Arsian Djunaid, Ketua DPRD Kota Pekalongan Mohammad Azmi Basyir, Dandim 0710/Pekalongan Letkol Arm Ihalauw Garry Herlambang, Kapolres Pekalongan Kota Riki Yariandi, Ketua Pengadilan Negeri Kota Pekalongan Agus Maksum Mulyohadi, Kepala Kejaksaan Negeri Kota Pekalongan, Direktur Pengembangan Usaha Lembaga Pengelola Dana Bergulir (LPDB) Afif Thosin, Ketua Umum Presidium Forum Koperasi Indonesia (FORKOPI) sekaligus Ketua Umum Kospin Jasa Andy Arsian Djunaid, dan Kepala Dinas Koperasi Kota Pekalongan Supriono.

Baca Lainnya :
- Menkop Ziarah ke Makam Bung Hatta dalam Rangkaian Menuju Puncak Harkopnas ke-79
- Menkop Perkuat Peran Koperasi Dalam Ekosistem Energi Terbarukan
- Ketua Dewan Pembina PP MES Ma,ruf Amin Lantik Pengurus Masyarakat Ekonomi Syariah Periode 2026-2031
- Menkop Ajak Lulusan Universitas Trilogi Agar Jadi Motor Penggerak KDKMP
- Menkop Ajak Koperasi Tebu Rakyat Miliki Saham Pabrik Gula
Dalam sambutannya, Menkop menegaskan bahwa peletakan batu pertama Kantor KKMP Sokoduwet merupakan langkah strategis dalam memperkuat fondasi ekonomi masyarakat setempat.
Menkop juga menyampaikan apresiasi atas kolaborasi Pemerintah Kota Pekalongan, TNI, dan seluruh pemangku kepentingan dalam mendukung pembangunan tersebut.
Menkop menegaskan bahwa pembangunan koperasi kelurahan ini tidak hanya menghadirkan gerai ritel, pergudangan, dan fasilitas pendukung, tetapi juga menjadi simbol kebangkitan ekonomi rakyat melalui kolaborasi pemerintah pusat, daerah, dan masyarakat. “Sebagai pusat layanan pemberdayaan ekonomi yang mencakup akses permodalan, pelatihan, dan pemasaran,” kata Menkop.
Ia menegaskan bahwa program Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih menjadi bagian dari gerakan nasional yang menargetkan puluhan ribu koperasi desa di seluruh Indonesia. Latar belakangnya adalah kebutuhan memperkuat ekonomi lokal, memperluas akses usaha kecil, dan menjadikan koperasi sebagai soko guru ekonomi rakyat.
Koperasi Kelurahan di Pekalongan akan dilengkapi fasilitas sembako, gudang, apotek klinik, lembaga keuangan mikro, hingga transportasi. Semua ini dirancang untuk mendukung kebutuhan masyarakat sekaligus memperkuat pelaku usaha lokal yang ada di Pekalongan dan sekitarnya.
Sebagai wujud komitmen Kementerian Koperasi (Kemenkop) dalam upaya mengoptimalkan operasionalisasi Koperasi Kelurahan Merah Putih di Pekalongan, akan dilakukan serangkaian pelatihan peningkatan SDM bagi pengelola ataupun pengurus koperasi. “Kami akan mendukung penuh pelatihan SDM, pengurus, dan digitalisasi koperasi desa,” kata Menkop Ferry.
Menkop Ferry menambahkan bahwa setelah aset fisik Koperasi Kelurahan Merah Putih di Desa Sokoduwet tersebut selesai, diharapkan dapat segera beroperasi melayani kebutuhan masyarakat. Ia mempersilakan pengurus atau pengelola koperasi untuk menjual produk-produk yang dihasilkan oleh BUMN dan swasta.
Namun ia juga menekankan agar Koperasi Kelurahan Merah Putih di Desa Sokoduwet ini memaksimalkan untuk dapat memfasilitasi produk - produk dari masyarakat di Pekalongan dan sekitarnya.
“Saya menantang supaya produk lokal di Kota Pekalongan dan sekitarnya berani masuk gerai ritel kita sendiri (koperasi),” ucap Menkop Ferry.
Wali Kota Pekalongan Achmad Afzan Arslan Djunaid menyambut baik pembangunan koperasi Kelurahan Merah Putih di 27 titik di Kota Pekalongan. Ia menilai semangat pengurus koperasi di wilayah sangat luar biasa. Namun ia mengingatkan agar koperasi tidak langsung masuk ke simpan pinjam, demi menjaga kesehatan usaha dan tidak menyaingi koperasi besar yang sudah ada.
Ia mengapresiasi dukungan aparat yang terus mengawal jalannya program koperasi desa. Dengan latar belakang pengurus yang beragam dan mumpuni, ia optimistis koperasi Merah Putih di wilayahnya bisa segera berjalan.
“Ke depan saya berharap koperasi dapat disinkronkan atau dikolaborasikan dengan beberapa program strategis dari pemerintah nasional seperti MBG (Makan Bergizi Gratis) dan lain," katanya.(Reporter: Achmad Sholeh Alek).










.jpg)






