- Libur Usai, Sidak Dimulai! Bupati Majalengka Tegas : ASN Harus Langsung Gaspol
- Tinjau Bandara Ngurah Rai, Menkomdigi Pastikan Akses Telekomunikasi Mudik 2026 Lancar dan Aman
- Kemenhub Imbau Operator dan Awak Transportasi Utamakan Keselamatan pada Arus Balik Lebaran 2026
- Pasca Lebaran, Babinsa Intensifkan Patroli di Wilauah dan Lingkungan
- Arus Balik Lebaran 2026, Operator dan Awak Transportasi Diimbau Utamakan Keselamatan
- Kemhan- TNI Siapkan Langkah Efisiensi BBM pada Alutsista
- Pemkab Hadiri Open House Halal Bihalal Tokoh Masyarakat H. Gogo Purman Jaya
- Anggota DPRD H. Nurul Anwar Hadiri Open House DiKediaman H. Gogo Purman Jaya
- Momentum Lebaran Berlanjut, H. Iing Dorong Penguatan Silaturahmi di Hari Ketiga
- Tips Persiapan Wisata Idul Fitri 1447 Hijriah Bersama Keluarga dan Kerabat
Mendag Zulkifli Hasan Bersama Walikota Bogor Bima Arya Resmikan Pasar Tanah Baru

MEGAPOLITANPOS.COM, Bogor– Menteri Perdagangan Zulkifli Hasan didampingi Wali Kota Bogor Bima Arya meresmikan Pasar Tanah Baru, di Kota Bogor, Jawa Barat, pada Rabu (29/11). Selain itu, Mendag Zulkifli Hasan sekaligus meresmikan Pasar Pamoyanan yang dipusatkan di Pasar Tanah Baru.
Mendag Zulkifli Hasan menyampaikan, pasar rakyat merupakan jantung perekonomian rakyat.
Keberadaan pasar rakyat akan mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat di sekitarnya.
Baca Lainnya :
- Menkop Kunjungi Kantor Agrinas, Bahas Perkembangan Rencana Operasional Kopdes Merah Putih
- Menkop: Kopdes Merah Putih Jadi Ujung Tombak Keadilan Ekonomi dan Solusi Kesejahteraan Desa
- Menkop Dorong Optimalisasi Pengelolaan Dana Umat Dan Sinkronisasi Dengan Program Kopdes Merah Putih
- Menkop Teken MoU dengan AL Jamiyatul Washliyah untuk Mengembangkan Usaha Melalui Koperasi
- Hujan di Jatiwangi dan Harapan Baru UMKM
"Hari kita resmikan Pasar Rakyat Tanah Baru karena ini menjadi denyut nadi ekonomi rakyat untuk mempermudah rakyat memenuhi kebutuhan atas barang kebutuhan pokok. Adanya pasar rakyat akan menumbuhkan pusat pertumbuhan ekonomi baru dan mengembangkan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM). Mudah-mudahan pasarnya berkah, maju, dan ramai," ujar Mendag Zulkifli Hasan .
Pasar Tanah Baru dirancang dengan berpedoman pada Standar Nasional Indonesia (SNI) Pasar Rakyat yang menekankan aspek kebersihan, keamanan, dan kenyamanan pengunjung sehingga akan meningkatkan transaksi perdagangan. Pasar rakyat ini direvitalisasi menggunakan anggaran Dana Tugas Pembantuan Tahun Anggaran 2021 senilai Rp4 Miliar melalui penugasan Peraturan Menteri Perdagangan Nomor 98 Tahun 2020.
Pasar Rakyat Tanah Baru dapat menampung 140 pedagang, yang terdiri atas 14 unit kios dan 126 unit los. Adapun komoditas yang dijual diantaranya barang kebutuhan pokok, sayuran, kuliner, dan pakaian.
Dalam sambutannya, Mendag Zulkifli Hasan juga mengungkapkan, secara umum, harga barang kebutuhan pokok di Pasar Tanah Baru Bogor stabil dan terkendali. "Untuk harga-harga barang kebutuhan pokok relatif stabil, bahkan cabai cenderung turun. Untuk harga beras tidak naik, tapi belum turun," jelas Mendag Zulkifli Hasan.
Di Pasar Tanah Baru, harga telur ayam tercatat sebesar Rp26.000/kg, daging sapi Rp110.000/kg, daging ayam Rp35.000/kg, cabai rawit Rp65.000/kg, bawang merah Rp27.000/kg, bawang putih Rp30.000/kg, minyak goreng kemasan sekitar Rp16.000--Rp18.000/liter, minyak goreng Minyakita Rp14.000/liter, dan beras berkisar Rp12.500-Rp14.000/kg.
Sejumlah pedagang di Pasar Tanah Baru mengatakan, harga saat ini relatif stabil dan tidak ada kesulitan untuk mendapatkan barang. Selain itu, permintaan masyarakat terhadap barang kebutuhan pokok dinilai masih terkendali.
Saat yang sama, Wali Kota Bogor Bima Arya menambahkan, Pemerintah Kota Bogor tengah menata beberapa pasar rakyat yang berada di pusat kota. Pasar tersebut akan dialihkan ke pinggiran untuk mencegah kemacetan dan kekumuhan.
"Pasar di Bogor menjadi salah satu perhatian Presiden Jokowi karena menjadi pusat kemacetan. Untuk itu, pasar akan kami alihkan ke pinggiran kota, salah satunya pasar Tanah Baru ini," ucap Bima Arya.(Reporter: Achmad Sholeh Alek)

















