- Warung Tiwul hingga Sate Taichan Ludes, UMKM Rasakan Manfaat Kumpul Bersama Rakyat
- Kumpul Bersama Rakyat, Menteri UMKM Ajak Perkuat Solidaritas dan Satukan Semangat Kemerdekaan
- Ketua DPRD : Kehormatan Besar, Membaca Teks Proklamasi HUT RI ke 81
- KTH Blitar Marah Kerahkan Massa Gruduk Perhutani Tuntut Penyelesaian Masalah 90 Hari
- Sebanyak 19 Ribu keluarga Miskin PBP Kota Blitar Menerima Bantuan
- Dandim 0808 Blitar Usai Upacara HUT RI ke 81 Lanjut Ziarah ke Makam Bung Karno
- Kenakan Pita Hitam, 9 Ribu Personel Gabungan TNI Polri Kawal 47 Kegiatan Termasuk Demo di Jakarta
- Polda Metro Peduli Korban Gempa NTT, Kirim 12 Truk Bantuan Kemanusiaan
- Komisi Ii DPRD Kota Tangerang Apresiasi Program CKG
- Semangat Kemerdekaan Menggema di Barito Utara, Merah Putih Berkibar di Arena Tiara Batara
LSM LIRA Indonesia dan Majelis Belia Malaysia Bentuk GEMAKU NGO ASEAN: Pemuda Bersatu Lawan Korupsi

Keterangan Gambar : KRH. HM. Jusuf Rizal, SH, Presiden LSM LIRA Indonesia, dan Ketua Umum Majelis Belia, Penang, Malaysia, M. Alif Anas.
MEGAPOLITANPOS.COM, Jakarta – Komitmen memberantas korupsi di Asia Tenggara mendapat energi baru. Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) LIRA (Lumbung Informasi Rakyat) Indonesia bersama Majelis Belia, Penang, Malaysia resmi membentuk Generasi Muda Anti-Korupsi Non-Governmental Organization ASEAN (GEMAKU NGO ASEAN) pada Kamis (18/9/2025) di Pendopo LSM LIRA, Cibubur, Jakarta Timur.
Deklarasi ini dilakukan saat kunjungan persahabatan (Friendship NGO) rombongan Majelis Belia, Penang, Malaysia ke Indonesia. Penandatanganan kesepakatan dilakukan oleh KRH. HM. Jusuf Rizal, SH, Presiden LSM LIRA Indonesia, dan Ketua Umum Majelis Belia, Penang, Malaysia, M. Alif Anas.
Acara tersebut dihadiri sedikitnya 20 perwakilan dari Malaysia serta jajaran pengurus LIRA, termasuk Wapres Imam Bogie, Samsudin, Mustakim Ishak, Ada Irham (Ketum Pemuda LIRA), Ranti Tanjung (Ketum Perempuan LIRA), Miftah Yusufpati (Pemred Liranews), hingga Haji Fauzi (Sekjen Ormas Madas Nusantara).
Baca Lainnya :
- Jalin Komitmen Bersama KPK dan Pemda se-Sultra, Staf Ahli Kementerian ATR/BPN: untuk Peningkatan Kualitas Layanan Pertanahan
- Menkop Siapkan Kopdes Merah Putih Jadi Garda Terdepan Kedaulatan Pangan
- Dukung Program Prabowo Dapur MBG Blitar Garum Tawangsari II Kerja Keras Sepenuh Hati
- Jatmiko Adik Bupati Tulungagung Siap Proaktif Dukung Penyidikan KPK
- Kontroversi Pernyataan Saiful Mujani, Dinilai Provokatif dan Picu Perpecahan
Baik Jusuf Rizal maupun Alif Anas sepakat bahwa generasi muda ASEAN harus menjadi garda terdepan dalam perang melawan korupsi.
“Kami merasa senang atas jalinan kerja sama ini yang membuahkan lahirnya GEMAKU NGO ASEAN. Gerakan ini akan menjadi kekuatan baru generasi muda ASEAN untuk melawan korupsi,” ujar Alif Anas.
Sementara itu, Jusuf Rizal menegaskan bahwa inisiatif ini merupakan langkah kolaboratif lintas negara untuk memperkuat integritas pemuda. GEMAKU NGO ASEAN dirancang dengan berbagai program strategis, di antaranya:
Pendidikan & Kesadaran: Menanamkan nilai jujur, disiplin, dan tanggung jawab sejak dini.
Aksi Nyata: Membentuk komunitas anti-korupsi dan melakukan pengawasan partisipatif di daerah.
Kontrol Sosial & Moral: Pemuda menjadi kekuatan moral untuk mencegah praktik korupsi.
Inovasi Teknologi: Pemanfaatan transformasi digital untuk transparansi dan konten kreatif antikorupsi.
Agen Perubahan: Seminar, dialog, dan kegiatan ilmiah untuk mendorong peran pemuda sebagai solusi.
Menurut Jusuf Rizal, bagi Indonesia, gerakan ini selaras dengan visi Generasi Emas 2045 sekaligus mendukung komitmen Presiden Prabowo Subianto dalam perang melawan korupsi.
“Korupsi adalah musuh bangsa. Melalui GEMAKU NGO ASEAN, pemuda harus berani menjadi garda depan dalam mewujudkan ASEAN yang bersih,” tegas Jusuf Rizal.
Deklarasi GEMAKU NGO ASEAN menjadi tonggak baru kerja sama lintas negara, membuka jalan bagi generasi muda ASEAN untuk tampil sebagai motor penggerak kawasan bebas korupsi.(Reporter: Achmad Sholeh Alek).



.jpg)
.jpg)












