- Kadisdik Majalengka : Hayu Saekola Dorong Revolusi Lingkungan Sekolah melalui Geber
- Kecam Keras 9 Pasar di Kota Blitar Sepi, Disperindag Harus Buang Konsep Cara Lama
- Proyek Jaringan Irigasi Disorot, Dugaan Penyimpangan Menguat di Majalengka
- Digerebek di Parkiran Alfamart! Pengedar Obat Keras Ilegal Diciduk di Talaga
- Bupati Eman : Prestasi IPM 71,37 Tercapai, Tapi ATS Jadi PR Besar
- Gagal Kabur! Pencuri Motor Diringkus Warga Usai Kepergok Dorong Scoopy
- Ratusan Pil Obat Keras Digulung! Satres Narkoba Majalengka Bongkar Peredaran Ilegal di Kampung
- Kado Hardiknas dari Sekolah Ambruk, Bupati Eman Suherman : Momentum Bangkit dan Benahi Pendidikan
- Hardiknas 2026 : H Iing Misbahuddin Serukan Revolusi Pendidikan Berbasis Karakter!
- Sosok Mohammad Novianto, Pebisnis Landscape Muda yang Digadang Jadi Pemimpin Masa Depan Lamongan
IR H Ateng Sutisna Tegaskan Peran Strategis Jurnalis, Jadi Penyambung Lidah Rakyat

Keterangan Gambar : Anggota DPR RI, H Ateng Sutisna bersama insan media.
MEGAPOLITANPOS.COM MAJALENGKA - H Ateng Sutisna Anggota DPR RI dari Fraksi PKS, kembali menegaskan pentingnya peran strategis jurnalis sebagai penyambung lidah rakyat di tengah dinamika demokrasi dan derasnya arus informasi. Ia menekankan bahwa insan pers tidak boleh hanya menjadi penonton, melainkan harus hadir sebagai garda terdepan dalam menyuarakan kepentingan publik.
Pernyataan tersebut disampaikan dalam diskusi bersama insan media yang digelar di Bale Urang, Saung Nganteur Kahayang H. Ateng, Desa Salagedang, Kecamatan Sukahaji, Kabupaten Majalengka, Selasa (17/03/2026).
Di hadapan jurnalis dan masyarakat, Ateng menegaskan bahwa setiap karya jurnalistik sejatinya merupakan representasi suara rakyat. Karena itu, pers memikul tanggung jawab besar untuk memastikan aspirasi masyarakat tidak tenggelam oleh kepentingan yang lebih besar.
Baca Lainnya :
- Kadisdik Majalengka : Hayu Saekola Dorong Revolusi Lingkungan Sekolah melalui Geber
- Digerebek di Parkiran Alfamart! Pengedar Obat Keras Ilegal Diciduk di Talaga
- Bupati Eman : Prestasi IPM 71,37 Tercapai, Tapi ATS Jadi PR Besar
- Gagal Kabur! Pencuri Motor Diringkus Warga Usai Kepergok Dorong Scoopy
- Ratusan Pil Obat Keras Digulung! Satres Narkoba Majalengka Bongkar Peredaran Ilegal di Kampung
"Jangan biarkan suara masyarakat tenggelam. Jurnalis harus hadir, menangkap, dan mengangkatnya ke permukaan," tegasnya.
Menurutnya, tantangan dunia pers saat ini tidak hanya terletak pada kecepatan menyampaikan informasi, tetapi juga pada keberanian dalam menjaga kebenaran. Ia menilai jurnalis dituntut tidak hanya cerdas secara intelektual, tetapi juga memiliki kepekaan sosial yang tinggi.
"Dari kepekaan itulah lahir berita yang tidak hanya informatif, tetapi juga mampu menggugah dan mendorong perubahan," ujarnya.
Ateng juga mengakui keterbatasannya sebagai wakil rakyat dalam menjangkau seluruh persoalan di lapangan. Ia menilai jurnalis memiliki peran penting sebagai mitra strategis dalam menghadirkan fakta-fakta yang terjadi di tengah masyarakat.
"Saya tidak bisa melihat semuanya. Tapi saya percaya, jurnalis bisa menghadirkan fakta-fakta penting untuk kita perjuangkan bersama," katanya.
Lebih jauh, ia mengingatkan bahwa di tengah derasnya arus informasi dan potensi distorsi, insan pers harus tetap menjaga integritas, independensi, serta keberpihakan pada kepentingan publik.
Kegiatan tersebut turut dirangkaikan dengan santunan anak yatim serta buka puasa bersama keluarga besar DPC dan PAC HPDKI Kabupaten Majalengka.
Suasana hangat dan penuh kebersamaan memperkuat pesan bahwa peran sosial dan kepedulian tetap menjadi bagian penting dalam perjuangan.
Seruan dari Majalengka ini menegaskan kembali bahwa jurnalis bukan sekadar penyampai berita, melainkan pilar penting demokrasi yang berperan sebagai penyambung lidah rakyat dalam menjaga arah dan masa depan Indonesia. ** (Agit)

















