- Kemenkes Ungkap 1.527 Kasus Influenza, H1N1pdm09 Paling Banyak Ditemukan
- Kementerian UMKM dan Barantin Permudah Produk Lokal Tembus Pasar Ekspor
- Nurhadi Anggota Komisi IX DPR RI Kawal Percepatan Penurunan Stunting di Desa Slorok, Garum.
- Kemenag Kab Tangerang Terus Perkuat Pembinaan Madrasah.
- IPSI Kota Blitar Rampung Inisiasi Pasar Apung Karplos Dongkrak Ekonomi UMKM.
- IPSI Kota Blitar Rampung Inisiasi Pasar Apung Karplos Dongkrak Ekonomi UMKM.
- Muhammad Nazaruddin Pimpin Jalan Sehat PRI, Bahas Program Pemerintah dan Agenda Partai
- Sambut HUT Ke-7 Kogabwilhan I, IKKT PWA CBS II Kogabwilhan II Pererat Silaturahmi Dan Kepedulian.
- Peran Aktif Babinsa Patroli Malam, Jadi Tauladan Warga.
- Dandim 0506/Tgr Hadiri Kirab Budaya dan Ruwat Bumi, Pentingnya Menjaga Kerukunan .
IR H Ateng Sutisna Tegaskan Peran Strategis Jurnalis, Jadi Penyambung Lidah Rakyat

Keterangan Gambar : Anggota DPR RI, H Ateng Sutisna bersama insan media.
MEGAPOLITANPOS.COM MAJALENGKA - H Ateng Sutisna Anggota DPR RI dari Fraksi PKS, kembali menegaskan pentingnya peran strategis jurnalis sebagai penyambung lidah rakyat di tengah dinamika demokrasi dan derasnya arus informasi. Ia menekankan bahwa insan pers tidak boleh hanya menjadi penonton, melainkan harus hadir sebagai garda terdepan dalam menyuarakan kepentingan publik.
Pernyataan tersebut disampaikan dalam diskusi bersama insan media yang digelar di Bale Urang, Saung Nganteur Kahayang H. Ateng, Desa Salagedang, Kecamatan Sukahaji, Kabupaten Majalengka, Selasa (17/03/2026).
Di hadapan jurnalis dan masyarakat, Ateng menegaskan bahwa setiap karya jurnalistik sejatinya merupakan representasi suara rakyat. Karena itu, pers memikul tanggung jawab besar untuk memastikan aspirasi masyarakat tidak tenggelam oleh kepentingan yang lebih besar.
Baca Lainnya :
- Dua Pelajar Majalengka Bikin Gebrakan di PENTAS PAI Jabar 2026
- DPKPP Majalengka Tegur CV Adibrata Jaya Persada soal Proyek Sumberjaya
- Mang Jemy Maju Pilkades Burujul Wetan, Bawa Misi Desa Sejahtera
- Menhan Sjafrie Cek Yonif TP 338 di Majalengka, Prajurit Diminta Siap
- KNPI Majalengka Buka 2.789 Lowongan, 2.500 Pencari Kerja Bergerak
"Jangan biarkan suara masyarakat tenggelam. Jurnalis harus hadir, menangkap, dan mengangkatnya ke permukaan," tegasnya.
Menurutnya, tantangan dunia pers saat ini tidak hanya terletak pada kecepatan menyampaikan informasi, tetapi juga pada keberanian dalam menjaga kebenaran. Ia menilai jurnalis dituntut tidak hanya cerdas secara intelektual, tetapi juga memiliki kepekaan sosial yang tinggi.
"Dari kepekaan itulah lahir berita yang tidak hanya informatif, tetapi juga mampu menggugah dan mendorong perubahan," ujarnya.
Ateng juga mengakui keterbatasannya sebagai wakil rakyat dalam menjangkau seluruh persoalan di lapangan. Ia menilai jurnalis memiliki peran penting sebagai mitra strategis dalam menghadirkan fakta-fakta yang terjadi di tengah masyarakat.
"Saya tidak bisa melihat semuanya. Tapi saya percaya, jurnalis bisa menghadirkan fakta-fakta penting untuk kita perjuangkan bersama," katanya.
Lebih jauh, ia mengingatkan bahwa di tengah derasnya arus informasi dan potensi distorsi, insan pers harus tetap menjaga integritas, independensi, serta keberpihakan pada kepentingan publik.
Kegiatan tersebut turut dirangkaikan dengan santunan anak yatim serta buka puasa bersama keluarga besar DPC dan PAC HPDKI Kabupaten Majalengka.
Suasana hangat dan penuh kebersamaan memperkuat pesan bahwa peran sosial dan kepedulian tetap menjadi bagian penting dalam perjuangan.
Seruan dari Majalengka ini menegaskan kembali bahwa jurnalis bukan sekadar penyampai berita, melainkan pilar penting demokrasi yang berperan sebagai penyambung lidah rakyat dalam menjaga arah dan masa depan Indonesia. ** (Agit)









1.jpg)
.jpg)





