- Sinergi Koramil dan Komduk Gelar Patroli Jaga Kondusifitas Wilayah Binaan.
- Kementerian UMKM Fasilitasi 1.000 Pengusaha Mikro di Sumatera Barat
- Kodim 0506/Tgr Sosialisasikan Penerimaan Secaba dan Secata PK TNI AD Gelombang I TA 2027, Tegaskan Gratis Tanpa Biaya.
- Kantor Pertanahan Kabupaten Pandeglang Dorong Percepatan Sertipikasi Tanah, Aset Pemda, dan Tanah Wakaf.
- Sertu Suparman Ajak Warga Tingkatkan Kewaspadaan Hadapi Musim Kemarau.
- Tim Wasrik Itdam V/Brawijaya Tinjau Proyek Pembangunan Jembatan Di Wilayah Kodim 0808/Blitar.
- Evaluasi Maturitas SPIP 2026, Kantah Kabupaten Tangerang Terima Kunjungan BPKP dan Biro OrtalaMR Kementerian ATR/BPN.
- Diduga Adu Kekuatan Antarkelompok, 5 Orang Diamankan Polisi
- BNI Hadirkan Promo dan Kemudahan Transaksi di MotoGP Mandalika 2026
- Kementerian UMKM Optimalkan Klinik UMKM Bangkit Percepat Pemulihan Pascabencana di Tapanuli Tengah
Gelombang Pertama Evakuasi WNI dari Iran Tiba di Indonesia, Imigrasi Beri Layanan Prioritas

Keterangan Gambar : Sebanyak 22 WNI tiba di Terminal 3 Bandara Internasional Soekarno-Hatta, Tangerang, Selasa (10/3).
MEGAPOLITANPOS.COM,Tangerang, – Kantor Imigrasi Kelas I Khusus TPI Soekarno-Hatta memastikan proses kedatangan warga negara Indonesia (WNI) yang dievakuasi dari Iran berjalan lancar. Sebanyak 22 WNI tiba di Terminal 3 Bandara Internasional Soekarno-Hatta, Tangerang, Selasa (10/3), sebagai bagian dari gelombang pertama pemulangan WNI dari Iran yang berjumlah 32 orang.
Para WNI tersebut tiba menggunakan penerbangan Turkish Airlines TK56 dengan rute Istanbul–Jakarta. Proses kepulangan mereka merupakan bagian dari upaya pemerintah dalam memastikan keselamatan warga negara Indonesia di tengah meningkatnya ketegangan konflik di kawasan Timur Tengah.
Sebelum kembali ke Indonesia, para WNI terlebih dahulu menempuh perjalanan darat dari Iran menuju Baku, Azerbaijan. Selanjutnya mereka diterbangkan dari Bandara Internasional Heydar Aliyev menuju Istanbul, Turki, sebelum melanjutkan perjalanan ke Jakarta.
Baca Lainnya :
- Evaluasi Maturitas SPIP 2026, Kantah Kabupaten Tangerang Terima Kunjungan BPKP dan Biro OrtalaMR Kementerian ATR/BPN.
- Kepala Kantah Kab Tangerang Ikuti Monitoring, Evaluasi dan Pembinaan Kinerja di Lingkungan Kanwil BPN Banten.
- Bedah Masalah, Sachrudin: Bahas Tuntas dan Segera Ditangani.
- HUT ke-31, Tirta Benteng Genjot Pelayanan dan Tawarkan Sambungan Baru Rp237 Ribu.
- Pemkot Tangerang Wisuda 405 Siswa Sekolah Lansia Angkatan Kedua, Dorong Lansia Mandiri dan Berprestasi.
Setibanya di Bandara Soekarno-Hatta, para WNI langsung menjalani pemeriksaan di Tempat Pemeriksaan Imigrasi (TPI). Kantor Imigrasi memberikan mekanisme pelayanan prioritas guna memastikan proses pemeriksaan dokumen berlangsung cepat, tertib, dan aman.
Kedatangan para WNI disambut langsung oleh Menteri Luar Negeri RI Sugiono, yang turut memantau proses kepulangan tersebut.
“Pemerintah Republik Indonesia telah berhasil memulangkan 22 WNI dari Iran dengan selamat di tengah meningkatnya konflik antara Iran dan Amerika Serikat. Kami mengapresiasi seluruh pihak, termasuk Imigrasi, Polri, dan instansi terkait yang telah bersinergi sehingga proses pemulangan berjalan lancar dan aman,” ujar Sugiono.
Ia juga mengimbau masyarakat Indonesia untuk menunda perjalanan ke wilayah terdampak konflik apabila tidak memiliki kepentingan mendesak hingga situasi dinilai aman.
Para WNI yang dipulangkan berasal dari berbagai daerah di Indonesia, yakni Jawa Barat sebanyak 13 orang, Banten 2 orang, DKI Jakarta 3 orang, Jawa Tengah 2 orang, Kalimantan Timur 1 orang, dan Jawa Timur 1 orang. Sementara itu, 10 WNI lainnya dijadwalkan akan tiba pada tahap pemulangan berikutnya.
Kepala Kantor Imigrasi Kelas I Khusus TPI Soekarno-Hatta, Galih P. Kartika Perdhana, menegaskan pihaknya telah menyiapkan dukungan penuh agar proses kedatangan berjalan lancar.
“Kami memastikan pemeriksaan dokumen perjalanan para WNI dapat dilakukan secara cepat dan aman. Imigrasi Soekarno-Hatta berkomitmen memberikan pelayanan terbaik agar para WNI dapat segera melanjutkan perjalanan dan berkumpul kembali dengan keluarga di Tanah Air,” ujar Galih.
Pemulangan WNI dari Iran ini menjadi bagian dari langkah cepat pemerintah dalam melindungi warga negara di luar negeri, khususnya di wilayah yang sedang mengalami peningkatan tensi konflik.(Reporter: Achmad Sholeh Alek).





.jpg)










