- Mulai 31 Agustus, Pemkot Jaktim Larang PKL Berjualan di Trotoar Jalan Raya Bogor Kramat Jati
- Semarak HUT RI Ke-81, PAUD Melati 08 Kalibata Gelar Aneka Lomba
- Karang Taruna RW 09 Kalibata Gelar Pesta Kemerdekaan Meriah pada 29 Agustus 2026
- Bupati Shalahuddin Tinjau Rumah Lanting di Sungai Barito yang Terdampak Surut
- Sebanyak 329 Rumah Tidak Layak Huni di Tangsel Tuntas Dibedah, Pondok Aren Terbanyak
- Kemenhub: Transportasi di Kalimantan Tetap Beroperasi di Tengah Karhutla.
- Polres Majalengka Kedepankan Langkah Preventif Tekan Knalpot Brong
- Gulkarmat Jakut Gencarkan Edukasi Cegah Kebakaran di Tengah Perayaan HUT ke-81 RI
- Lomba Kreasi Layang - Layang Ajarkan Generasi Muda Produktif dan Lebih Berkegiatan Positif
- Drakor di Tambang Batubara: Investor Korea Selatan Diduga Jadi Korban, Mafia Legal Formal,.
Gelombang Pertama Evakuasi WNI dari Iran Tiba di Indonesia, Imigrasi Beri Layanan Prioritas

Keterangan Gambar : Sebanyak 22 WNI tiba di Terminal 3 Bandara Internasional Soekarno-Hatta, Tangerang, Selasa (10/3).
MEGAPOLITANPOS.COM,Tangerang, – Kantor Imigrasi Kelas I Khusus TPI Soekarno-Hatta memastikan proses kedatangan warga negara Indonesia (WNI) yang dievakuasi dari Iran berjalan lancar. Sebanyak 22 WNI tiba di Terminal 3 Bandara Internasional Soekarno-Hatta, Tangerang, Selasa (10/3), sebagai bagian dari gelombang pertama pemulangan WNI dari Iran yang berjumlah 32 orang.
Para WNI tersebut tiba menggunakan penerbangan Turkish Airlines TK56 dengan rute Istanbul–Jakarta. Proses kepulangan mereka merupakan bagian dari upaya pemerintah dalam memastikan keselamatan warga negara Indonesia di tengah meningkatnya ketegangan konflik di kawasan Timur Tengah.
Sebelum kembali ke Indonesia, para WNI terlebih dahulu menempuh perjalanan darat dari Iran menuju Baku, Azerbaijan. Selanjutnya mereka diterbangkan dari Bandara Internasional Heydar Aliyev menuju Istanbul, Turki, sebelum melanjutkan perjalanan ke Jakarta.
Baca Lainnya :
- Pabrik Uang Palsu Grade A Digerebek di Tangsel, Nilainya Capai Rp36 Miliar
- Jalan Sangego Selatan Kota Tangerang Diperbaiki, Pemkot Mulai Terapkan Contraflow
- Komisi Ii DPRD Kota Tangerang Apresiasi Program CKG
- Segenap Jajaran Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Pemerintah Kabupaten Tangerang mengucapkan Dirgahayu Kemerdekaan Indonesia ke -81
- Masyarakat Nilai Pelayanan Berkategori Baik Capai 84,42 Kepuasan
Setibanya di Bandara Soekarno-Hatta, para WNI langsung menjalani pemeriksaan di Tempat Pemeriksaan Imigrasi (TPI). Kantor Imigrasi memberikan mekanisme pelayanan prioritas guna memastikan proses pemeriksaan dokumen berlangsung cepat, tertib, dan aman.
Kedatangan para WNI disambut langsung oleh Menteri Luar Negeri RI Sugiono, yang turut memantau proses kepulangan tersebut.
“Pemerintah Republik Indonesia telah berhasil memulangkan 22 WNI dari Iran dengan selamat di tengah meningkatnya konflik antara Iran dan Amerika Serikat. Kami mengapresiasi seluruh pihak, termasuk Imigrasi, Polri, dan instansi terkait yang telah bersinergi sehingga proses pemulangan berjalan lancar dan aman,” ujar Sugiono.
Ia juga mengimbau masyarakat Indonesia untuk menunda perjalanan ke wilayah terdampak konflik apabila tidak memiliki kepentingan mendesak hingga situasi dinilai aman.
Para WNI yang dipulangkan berasal dari berbagai daerah di Indonesia, yakni Jawa Barat sebanyak 13 orang, Banten 2 orang, DKI Jakarta 3 orang, Jawa Tengah 2 orang, Kalimantan Timur 1 orang, dan Jawa Timur 1 orang. Sementara itu, 10 WNI lainnya dijadwalkan akan tiba pada tahap pemulangan berikutnya.
Kepala Kantor Imigrasi Kelas I Khusus TPI Soekarno-Hatta, Galih P. Kartika Perdhana, menegaskan pihaknya telah menyiapkan dukungan penuh agar proses kedatangan berjalan lancar.
“Kami memastikan pemeriksaan dokumen perjalanan para WNI dapat dilakukan secara cepat dan aman. Imigrasi Soekarno-Hatta berkomitmen memberikan pelayanan terbaik agar para WNI dapat segera melanjutkan perjalanan dan berkumpul kembali dengan keluarga di Tanah Air,” ujar Galih.
Pemulangan WNI dari Iran ini menjadi bagian dari langkah cepat pemerintah dalam melindungi warga negara di luar negeri, khususnya di wilayah yang sedang mengalami peningkatan tensi konflik.(Reporter: Achmad Sholeh Alek).



.jpg)
.jpg)












