- PRSI dan PT Angri Pangan Indonesia Maju Teken MoU Dukung Program Robotika untuk Negeri
- Majalengka Gaspol PAD, Retribusi TKA Tembus Target 5,6 Miliar
- Baznas-Polres Sumedang Khitan Massal, 82 Anak Terbantu Warga
- Polres Majalengka Bongkar Jaringan Tembakau Sintetis, 1 Ditangkap
- Hingga Juni 2026 Polda Metro Berhasil Ungkap 3.809 Kasus dan Sita 17,45 Ton Narkotika
- LKPM Soroti RTRW Majalengka, Ancaman Nyata bagi Investor
- Ribuan Relawan MBG Tasikmalaya Turun ke Jalan, Tegaskan Dukungan untuk Program Makan Bergizi Gratis
- Jakarta Fair 2026 Hadirkan Berbagai Booth Laptop Best Seller, Keluaran Terbaru, Dapat Voucher Servis Rp550.000
- Bupati Serap Aspirasi dan Perkuat Silaturahmi dengan Masyarakat, Saat Safari Jumat Di Gunung Purei
- Apa Instruksi Bupati Saat Tinjau Jalan Km 30 Menuju Desa Jamut Teweh Timur
Legislatif Kabupaten Blitar Diwajibkan Medical Chek Up
.jpg)
Keterangan Gambar : Ketua DPRD Kabupaten Blitar Suwito saren satoto sedang medical chek up
MEGAPOLITANPOS.COM, Blitar - Sebagai pejabat publik di lembaga Legislatif diwajib melakukan medical chek up, pada Jum'at (18/11/22), sebanyak 50 orang anggota dan pimpinan Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Blitar menjalani pemeriksaan kesehatan di kantor DPRD Kabupaten Blitar.
Suwito Saren Satoto kepada wartawan mengatakan, agenda pemeriksaan kesehatan berlangsung sejak pagi hingga selesai menjelang sore.
"Ini adalah agenda rutin tahunan yang dilaksanakan jajaran anggota DPRD, semua wajib ikut agar kondisi masing - masing anggota diketahui," kata Suwito.
Baca Lainnya :
- Majalengka Gaspol PAD, Retribusi TKA Tembus Target 5,6 Miliar
- Baznas-Polres Sumedang Khitan Massal, 82 Anak Terbantu Warga
- Polres Majalengka Bongkar Jaringan Tembakau Sintetis, 1 Ditangkap
- LKPM Soroti RTRW Majalengka, Ancaman Nyata bagi Investor
- Bupati Majalengka Lantik 4 Pejabat, RSUD dan Investasi Disorot
Anggota DPRD Kabupaten Blitar, sebagai pejabat pemerintah yang berkedudukan secara politis sebagai mitra kontrol kebijakan Pemkab Blitar saat itu satu-persatu diperiksa secara detail kesehatannya, mulai dari tensi, rekam jantung, darah, dan sebagainya.
"Tujuannya digelar kegiatan ini, untuk memfasilitasi cek kesehatan bagi jajarannya. Kegiatan ini rutin digelar setiap tahun," jelas Suwito usai melakukan cek kesehatan.
Lebih lanjut Suwito Saren Satoto menjelaskan, pemeriksaan kesehatan tersebut dilakukan untuk mengetahui kondisi secara umum kesehatan anggota DPRD, jika ada penyakit bisa dideteksi secara dini dan dilakukan pengobatan.
Sambungnya, sebab dengan jadwal kegiatan yang padat serta menguras tenaga dan pikiran, maka perlu dilakukan pemeriksaan kesehatan secara rutin dan menyeluruh. Tujuannya agar kondisi kesehatan fisik terus terpantau dan terjaga.
Sementara salah satu anggota DPRD Kabupaten Blitar, Sugeng Suroso, mengaku sangat senang dengan digelarnya kembali kegiatan pemeriksaan kesehatan.
Dengan dilakukannya cek kesehatan ini, menurutnya, bisa mengetahui tentang kondisi kesehatan kita, minimal kita bisa mengantisipasi dan deteksi dini terhadap penyakit.
"Alhamdulillah rata-rata hasilnya sehat semua," ujarnya.
Wakil Direktur (Wadir) Umum dan Keuangan Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Ngudi Waluyo Wlingi Kabupaten Blitar, Istiqomah mengatakan, pihaknya bersama tim medis memfasilitasi pemeriksaan kesehatan atau medical check up bagi anggota DPRD Kabupaten Blitar.
"Pemeriksaan kesehatan ini secara lengkap meliputi pemeriksaan jantung, darah dan urine," ungkap Istiqomah kepada awak media disela-sela kegiatannya.
Lebih lanjut diungkapkannya, secara keseluruhan hasil pemeriksaan bagi anggota DPRD Kabupaten Blitar belum diketahui hasilnya, akan tetapi seperti tensi darah dan jantung bisa diketahui saat itu juga, sedangkan untuk urine nanti dibawa ke laboratorium RSUD Ngudi Waluyo Wlingi.
"Semoga nanti sore atau besok bisa diketahui hasilnya atau diupayakan hari ini," pungkasnya. (za/mp)









.jpg)






