- Program SAE Ramadhan Fest 2026 Kiat Anggia Emarini Majukan Pelaku UMKM Blitar
- Sidak Lampu Hias Kota Muara Teweh, Bupati Pastikan Suasana Ramadhan dan Jelang Lebaran Semarak
- Hangatkan Kebersamaan Ramadhan, Bupati Barito Utara Buka Puasa Bersama PAKUWOJO
- Dari Majalengka untuk Indonesia: Program Gentengisasi Rumah Rakyat Era Presiden Prabowo Dimulai
- Muscab X Pramuka Barito Utara Digelar, Bupati Tekankan Pembinaan Karakter Generasi Muda
- Operasi Ketupat Jaya 2026 Siagakan 6.802 Personel Gabungan
- Milad Ke-4 AKSARA Jadi Ajang Silaturahmi Warga dan Tokoh Masyarakat di Bekasi
- Ancaman Dunia Maya Mengintai Anak, Diskominfo Majalengka Dukung PP Tunas
- DPR Soroti Risiko Fiskal 2026, Program Makan Bergizi Gratis Bisa Disesuaikan
- Majalengka Gaungkan Gerakan Sedekah Anak, Bupati Eman Suherman Tekankan Nilai Kepedulian Sosial
Legislatif Kabupaten Blitar Diwajibkan Medical Chek Up
.jpg)
Keterangan Gambar : Ketua DPRD Kabupaten Blitar Suwito saren satoto sedang medical chek up
MEGAPOLITANPOS.COM, Blitar - Sebagai pejabat publik di lembaga Legislatif diwajib melakukan medical chek up, pada Jum'at (18/11/22), sebanyak 50 orang anggota dan pimpinan Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Blitar menjalani pemeriksaan kesehatan di kantor DPRD Kabupaten Blitar.
Suwito Saren Satoto kepada wartawan mengatakan, agenda pemeriksaan kesehatan berlangsung sejak pagi hingga selesai menjelang sore.
"Ini adalah agenda rutin tahunan yang dilaksanakan jajaran anggota DPRD, semua wajib ikut agar kondisi masing - masing anggota diketahui," kata Suwito.
Baca Lainnya :
- Dari Majalengka untuk Indonesia: Program Gentengisasi Rumah Rakyat Era Presiden Prabowo Dimulai
- Ancaman Dunia Maya Mengintai Anak, Diskominfo Majalengka Dukung PP Tunas
- Majalengka Gaungkan Gerakan Sedekah Anak, Bupati Eman Suherman Tekankan Nilai Kepedulian Sosial
- DPD PSI Majalengka Turun ke Masyarakat, Gelar Cek Kesehatan Gratis dan Perkuat Struktur Partai
- Pesantren Al-Mizan Gelar Ramadhan Fest 2026, Hadirkan Zikir hingga Bahtsul Masail
Anggota DPRD Kabupaten Blitar, sebagai pejabat pemerintah yang berkedudukan secara politis sebagai mitra kontrol kebijakan Pemkab Blitar saat itu satu-persatu diperiksa secara detail kesehatannya, mulai dari tensi, rekam jantung, darah, dan sebagainya.
"Tujuannya digelar kegiatan ini, untuk memfasilitasi cek kesehatan bagi jajarannya. Kegiatan ini rutin digelar setiap tahun," jelas Suwito usai melakukan cek kesehatan.
Lebih lanjut Suwito Saren Satoto menjelaskan, pemeriksaan kesehatan tersebut dilakukan untuk mengetahui kondisi secara umum kesehatan anggota DPRD, jika ada penyakit bisa dideteksi secara dini dan dilakukan pengobatan.
Sambungnya, sebab dengan jadwal kegiatan yang padat serta menguras tenaga dan pikiran, maka perlu dilakukan pemeriksaan kesehatan secara rutin dan menyeluruh. Tujuannya agar kondisi kesehatan fisik terus terpantau dan terjaga.
Sementara salah satu anggota DPRD Kabupaten Blitar, Sugeng Suroso, mengaku sangat senang dengan digelarnya kembali kegiatan pemeriksaan kesehatan.
Dengan dilakukannya cek kesehatan ini, menurutnya, bisa mengetahui tentang kondisi kesehatan kita, minimal kita bisa mengantisipasi dan deteksi dini terhadap penyakit.
"Alhamdulillah rata-rata hasilnya sehat semua," ujarnya.
Wakil Direktur (Wadir) Umum dan Keuangan Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Ngudi Waluyo Wlingi Kabupaten Blitar, Istiqomah mengatakan, pihaknya bersama tim medis memfasilitasi pemeriksaan kesehatan atau medical check up bagi anggota DPRD Kabupaten Blitar.
"Pemeriksaan kesehatan ini secara lengkap meliputi pemeriksaan jantung, darah dan urine," ungkap Istiqomah kepada awak media disela-sela kegiatannya.
Lebih lanjut diungkapkannya, secara keseluruhan hasil pemeriksaan bagi anggota DPRD Kabupaten Blitar belum diketahui hasilnya, akan tetapi seperti tensi darah dan jantung bisa diketahui saat itu juga, sedangkan untuk urine nanti dibawa ke laboratorium RSUD Ngudi Waluyo Wlingi.
"Semoga nanti sore atau besok bisa diketahui hasilnya atau diupayakan hari ini," pungkasnya. (za/mp)
















