- Menkop Dorong Transformasi Komunitas Ekraf Malang Jadi Koperasi
- Bank Jakarta dan ITB Perkuat Kolaborasi Pendidikan, Riset, dan Pengembangan Talenta
- Momen Istimewa Hari Juang Polri 2026, Para Mantan Kapolri dan Wakapolri Berkumpul di Mabes Polri
- Jalan Sangego Selatan Kota Tangerang Diperbaiki, Pemkot Mulai Terapkan Contraflow
- Menteri UMKM Ajak Mahasiswa Berwirausaha dan Ciptakan Lapangan Kerja
- Ciputra Life Bukukan Laba Rp99,3 Miliar, Premi Semester I 2026 Tumbuh 53 Persen
- Silaturahmi ke PDM Depok, Kapolres Christian Rony Putra Ajak Muhammadiyah Perkuat Kamtibmas
- Bursa Wirausaha Unggulan Hadir di Sumut, Kementerian UMKM Buka Akses Pasar dan Pembiayaan
- Dari Jakarta ke Flores, Kemenhub Salurkan Bantuan Korban Gempa Lewat Laut dan Udara
- Bukan Sekadar Gangguan Sinyal, KRL Bogor-Jakarta Terganggu akibat Insiden di Tebet
Legislatif Kabupaten Blitar Diwajibkan Medical Chek Up
.jpg)
Keterangan Gambar : Ketua DPRD Kabupaten Blitar Suwito saren satoto sedang medical chek up
MEGAPOLITANPOS.COM, Blitar - Sebagai pejabat publik di lembaga Legislatif diwajib melakukan medical chek up, pada Jum'at (18/11/22), sebanyak 50 orang anggota dan pimpinan Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Blitar menjalani pemeriksaan kesehatan di kantor DPRD Kabupaten Blitar.
Suwito Saren Satoto kepada wartawan mengatakan, agenda pemeriksaan kesehatan berlangsung sejak pagi hingga selesai menjelang sore.
"Ini adalah agenda rutin tahunan yang dilaksanakan jajaran anggota DPRD, semua wajib ikut agar kondisi masing - masing anggota diketahui," kata Suwito.
Baca Lainnya :
- Jalan Sangego Selatan Kota Tangerang Diperbaiki, Pemkot Mulai Terapkan Contraflow
- Anggota Damkar Positif Narkoba, Dinas Terkait Tes Urine Massal Untuk Pegawai
- Ketua DPRD : Kehormatan Besar, Membaca Teks Proklamasi HUT RI ke 81
- KTH Blitar Marah Kerahkan Massa Gruduk Perhutani Tuntut Penyelesaian Masalah 90 Hari
- Sebanyak 19 Ribu keluarga Miskin PBP Kota Blitar Menerima Bantuan
Anggota DPRD Kabupaten Blitar, sebagai pejabat pemerintah yang berkedudukan secara politis sebagai mitra kontrol kebijakan Pemkab Blitar saat itu satu-persatu diperiksa secara detail kesehatannya, mulai dari tensi, rekam jantung, darah, dan sebagainya.
"Tujuannya digelar kegiatan ini, untuk memfasilitasi cek kesehatan bagi jajarannya. Kegiatan ini rutin digelar setiap tahun," jelas Suwito usai melakukan cek kesehatan.
Lebih lanjut Suwito Saren Satoto menjelaskan, pemeriksaan kesehatan tersebut dilakukan untuk mengetahui kondisi secara umum kesehatan anggota DPRD, jika ada penyakit bisa dideteksi secara dini dan dilakukan pengobatan.
Sambungnya, sebab dengan jadwal kegiatan yang padat serta menguras tenaga dan pikiran, maka perlu dilakukan pemeriksaan kesehatan secara rutin dan menyeluruh. Tujuannya agar kondisi kesehatan fisik terus terpantau dan terjaga.
Sementara salah satu anggota DPRD Kabupaten Blitar, Sugeng Suroso, mengaku sangat senang dengan digelarnya kembali kegiatan pemeriksaan kesehatan.
Dengan dilakukannya cek kesehatan ini, menurutnya, bisa mengetahui tentang kondisi kesehatan kita, minimal kita bisa mengantisipasi dan deteksi dini terhadap penyakit.
"Alhamdulillah rata-rata hasilnya sehat semua," ujarnya.
Wakil Direktur (Wadir) Umum dan Keuangan Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Ngudi Waluyo Wlingi Kabupaten Blitar, Istiqomah mengatakan, pihaknya bersama tim medis memfasilitasi pemeriksaan kesehatan atau medical check up bagi anggota DPRD Kabupaten Blitar.
"Pemeriksaan kesehatan ini secara lengkap meliputi pemeriksaan jantung, darah dan urine," ungkap Istiqomah kepada awak media disela-sela kegiatannya.
Lebih lanjut diungkapkannya, secara keseluruhan hasil pemeriksaan bagi anggota DPRD Kabupaten Blitar belum diketahui hasilnya, akan tetapi seperti tensi darah dan jantung bisa diketahui saat itu juga, sedangkan untuk urine nanti dibawa ke laboratorium RSUD Ngudi Waluyo Wlingi.
"Semoga nanti sore atau besok bisa diketahui hasilnya atau diupayakan hari ini," pungkasnya. (za/mp)
















