- Lansia dan Disabilitas Warga Desa Bululawang Bersyukur BLT-DD Mengucur
- Ribuan Kendaraan Serbu Puncak, Polisi Berlakukan One Way Lebih Awal
- Mendikdasmen: Pendidikan Tak Cukup Sekadar Angka, Karakter Bangsa Harus Dibangun
- Hadiri Hardiknas 2026, Ketua DPRD Barito Utara Perkuat Komitmen Pendidikan
- Bupati Barut Dalam Moment Hardiknas, Sekolah Jadi Pilar Integrasi Sosial Melalui Pendidikan Inklusif dan Holistik
- Hardiknas 2026 : Fajar Muh Shidik Gugat Pendidikan Baik atau Kita Terbiasa Rusak?
- Kadisdik Majalengka : Hayu Saekola Dorong Revolusi Lingkungan Sekolah melalui Geber
- Kecam Keras 9 Pasar di Kota Blitar Sepi, Disperindag Harus Buang Konsep Cara Lama
- Proyek Jaringan Irigasi Disorot, Dugaan Penyimpangan Menguat di Majalengka
- Digerebek di Parkiran Alfamart! Pengedar Obat Keras Ilegal Diciduk di Talaga
Laga Pertandingan Sepakbola Persahabatan Siwo PWI Jaya VS Tim 86 Old Soccer FC Berakhir 3-1

MEGAPOLITANPOS.COM, Jakarta--Pertandingan sepak bola persahabatan antara Tim Seksi Wartawan Olahraga ( Siwo) PWI Jaya dengan Tim 86 Old Soccer FC berakhir 3-1. Pertandingan yang berlangsung
Pada Kamis,(4/4) di Pancoran Soccer Field (PSF) Pancoran Jakarta itu sekaligus
sebagai ajang Silaturahmi duet Kesit Budi Handoyo-Yusuf Muhamad Said untuk memperkokoh semangat menuju Konferprov PWI Jaya 2024.
Baca Lainnya :
- Menuju 500 Tahun Jakarta, PWI Jaya Siapkan Anugerah Jurnalistik M.H. Thamrin ke-52
- Wakabid Pendidikan PWI Jaya Indra Utama jadi Komisaris Utama Waskita Beton Precast Tbk, Kesit B Handoyo Sampaikan Ucapan Selamat
- Semarak Ramadan, PWI Jaya Salurkan Ratusan Bingkisan untuk Yatim dan Dhuafa
- Hendry Ch Bangun Ingatkan Bahaya Ketergantungan AI dalam Jurnalisme
- Ketua PWI Jaya: Natal Bersama Jadi Simbol Toleransi dan Kebersamaan Insan Pers
Setelah pertandingan sepak bola, acara dilanjutkan dengan penyampaian testimoni dari perwakilan pendukung Kesit BH-Yusuf MS sebagai Ketua PWI Jaya 2024-2029.
Di antara mereka yang memberikan testimoni adalah Marthen Slamet Susanto, Bendahara Umum PWI Pusat, Kamsul Hasan, Ketua Bidang Advokasi PWI Pusat yang sebelumnya pernah dua periode memimpin PWI Jaya, wartawan senior Djoko Saksono, Adhi Wargono, Aat Surya Safaat, Bagus Sudarmanto, Tupang, dan A.R Lubis.
Marthen Selamet Susanto, salah satu anggota pengurus harian PWI Pusat pemegang Kartu Tanda Anggota (KTA) 09 atau PWI Jaya, menyebut sudah lama mengenal Kesit dan Yusuf M.S. Marthen Selamet mengakui popularitas Kesit bisa secara signifikan membantu peningkatan kinerja organisasi.
"Soal pilihan, tentu saya sudah punya pilihan sendiri," kata Marthe Selamet sembari tertawa.
Kamsul Hasan menegaskan jika duet Kesit-Yusuf M.S, sangat paham mengenai organisasi PWI.
"Saya sudah mengenal Kesit dan Theo M Yusuf ini sudah lama. Dari rekam jejak, track-record atau pengalaman, mereka mampu untuk memimpin PWI Jaya," ujar Kamsul Hasan. Theo M Yusuf adalah nama populer lain dari Yusuf M.Said.
Sementara dari kalangan lebih muda, Penerus Bonar, Kemala Dewi dan Ayu Clara secara tegas mengatakan dukungannya terhadap Kesit.
"Saya singkat saja. Saya hanya menyatakan Bismillah mendukung Kesit, Saya juga sudah mengenal mas Kesit sudah lama, begitu juga dengan Pak Theo. Pilihan saya juga Mas Kesit," tegas Bonar seperti yang diamini Ayu Clara.
Diketahui Kesit-Yusuf MS akan berlaga pada kontestasi Konferprov PWI Jaya yang akan digelar Kamis, 25 April 20A24 di Balai Kota Pemprov DKI Jakarta.(Reporter: Achmad Sholeh Alek).



.jpg)













