- Raker ke- X Forwat digelar, Usung Program Kerja dan Kaderisasi Organisasi
- Trijanto : Maraknya Politik Uang Tanda Hancurnya Demokrasi Pancasila
- Menkop Sebut, Kopdes di NTT akan Menjadi Ekosistem Baru Ekonomi
- HUT ke-65 Bank Jakarta Diwarnai Aksi Sosial untuk Sahabat Disabilitas
- KUR Rp32,73 Triliun Mengalir ke Pertanian, Bukti Dukungan Pemerintah untuk UMKM
- Amran Sulaiman: Ketahanan Pangan Menguat, Cadangan Beras Indonesia Capai 5 Juta Ton
- Rayakan HUT Kota Depok, Kantor Imigrasi Buka Layanan Paspor Simpatik 25-26 April 2026
- Terkait Dugaan Pungli Oknum Kades, Perusahaan Properti akan Ambil Langkah Hukum
- Keruntuhan yang Sunyi : Alarm Keras Komisi III DPRD Majalengka dari Jebakan Utang hingga Pembangunan
- Gelar Rapat Paripurna Pembahasan LKPJ Bupati Tahun 2025 DPRD Berikan 20 Catatan penting
Komitmen Bersama, Pemkab dan DPRD Barito Utara Gelar RDP dengan Masyarakat Adat

MEGAPOLITANPOS.COM - Muara Teweh – Pemerintah Kabupaten Barito Utara bersama DPRD, Forkopimda, dan perwakilan Aliansi Masyarakat Adat menggelar Rapat Dengar Pendapat (RDP) di Ruang Rapat DPRD, Rabu (03/09/2025).
RDP ini dilaksanakan menindaklanjuti surat resmi DPRD Nomor 005/164/KA.DPRD/2025 yang ditandatangani Ketua DPRD, Ir. Hj. Mery Rukaini, M.IP. Pertemuan dihadiri langsung oleh Pj. Bupati Barito Utara Indra Gunawan, Sekda Drs. Muhlis, jajaran OPD, serta unsur Forkopimda.
Dalam forum tersebut, perwakilan masyarakat adat yang dipimpin Putes Lekas menyampaikan 8 aspirasi dan tuntutan.
Baca Lainnya :
- Raker ke- X Forwat digelar, Usung Program Kerja dan Kaderisasi Organisasi
- Trijanto : Maraknya Politik Uang Tanda Hancurnya Demokrasi Pancasila
- Menkop Sebut, Kopdes di NTT akan Menjadi Ekosistem Baru Ekonomi
- HUT ke-65 Bank Jakarta Diwarnai Aksi Sosial untuk Sahabat Disabilitas
- KUR Rp32,73 Triliun Mengalir ke Pertanian, Bukti Dukungan Pemerintah untuk UMKM
Pada kesempatan tersebut, Pj. Bupati Indra Gunawan menegaskan bahwa Pemerintah Daerah terbuka mendengar suara masyarakat.
“Saya sangat menghargai kehadiran perwakilan masyarakat adat hari ini. Pemerintah dan DPRD wajib mendengar aspirasi mereka, karena masyarakat adat adalah penjaga kearifan lokal dan budaya Barito Utara,” ujarnya.
Indra juga mengajak seluruh pihak menjaga ketertiban dan kedamaian di tengah dinamika sosial yang terjadi.
“Perbedaan pendapat harus diselesaikan secara beradab. Mari kita utamakan kepentingan Barito Utara agar tetap aman dan damai,” pesannya.
(A)

















