- Menkop Kunjungi Kantor Agrinas, Bahas Perkembangan Rencana Operasional Kopdes Merah Putih
- Polres Blitar Kota Laksanakan Ramp Check dan Tes Urine Sopir serta Awak Bus di Terminal Patria
- Geger! Kasi Satpol PP Majalengka Ditemukan Tewas Mendadak di Kamar Kos Cigasong
- PRSI Dukung Robotic Competition 2026 di Kupang, Pemkot Beri Dukungan Penuh
- BRI Life Tebar Kebaikan Ramadan Lewat Program Takjil on The Road
- Mudik Lebih Nyaman, Bank Jakarta Siapkan Posko Istirahat hingga Program Mudik Gratis
- Menkop: Kopdes Merah Putih Jadi Ujung Tombak Keadilan Ekonomi dan Solusi Kesejahteraan Desa
- Lantik Pejabat Pengawas dan Fungsional, Wamen Ossy: Ujung Tombak dalam Pelayanan Pertanahan
- Kementerian ATR/BPN Dukung Program Ketahanan Energi Lewat Penyediaan Lahan dan Tata Ruang
- Gelar Rapim, Menteri ATR/Kepala BPN Minta Jajaran Matangkan Penyelarasan Data Jelang Penetapan LSD di 12 Provinsi
Ketua PWI Jaya, Sayid Iskandarsyah, UKW Untuk Meningkatkan Profesionalisme Wartawan Dalam Penulisan Berita

Keterangan Gambar : Poto: dari kiri ke kanan: Ketua PWI Jaya Sayid Iskardarsyah, Sekjen PWI Jaya, Kesit Budi Handoyo dan Wakil Ketua Bidang Kesejahteraan PWI, Tubagus Adhi.
MegapolitanPos.com, Jakarta-- Dalam rangka persiapan pendalaman materi tentang Uji Kompetensi Wartawan (UKW) yang akan digelar pada 28-29 September 2022. Persatuan Wartawan Indonesia (PWI ) Jaya menggelar acara Pra UKW untuk angkatan 57-58 yang diikuti sebanyak 26 peserta terdiri dari peserta utama 3 , peserta madya 4 dan peserta muda 24. Acara Pra UKW tersebut dilaksanakan di Sekretariat PWI Jaya di Gedung Persada Sasana Karya, Jalan Suryopranoto, Jakarta Pusat, Jum'at(22/9/2022).
Hadir dalam acara tersebut Ketua PWI Jaya Sayid Iskardarsyah, Sekjen PWI Jaya, Kesit Budi Handoyo dan Wakil Ketua Bidang Kesejahteraan PWI, Tubagus Adhi.
Dalam paparannya Ketua PWI Jaya Sayid Iskandarsyah banyak memberikan bimbingan tekhnis dan materi soal terkait UKW tersebut.
Baca Lainnya :
- Proyek Geothermal Halmahera Barat Disorot, Komisi XII DPR RI Dorong Evaluasi
- Wamen ATR/Waka BPN Apresiasi Peran Strategis MAPPI dalam Sistem Penilaian Nasional
- HPN 2026 : Pers Nasional Didorong Sehat, Mandiri, dan Berdaulat di Era Digital
- Darurat Sampah Nasional : DPRD Minta Pemkot Kota Tangerang Mentransformasi Tata Kelola Sampah
- Percepatan Swasembada Gula Nasional, Majalengka Dukung Program Bongkar Ratoon Tebu
Menurutnya pelaksanaan UKW adalah mengacu pada peraturan dewan pers dan juga dalam rangka meningkatkan profesionalisme wartawan dalam penulisan berita.
" Pasca reformasi, Sekarang ini membuat media tidak perlu SIUP(Surat Ijin Usaha Penerbitan), sehingga banyak orang berlomba-lomba memanfaatkan dengan membuat media dan membuat kartu pers dan mengaku sebagai wartawan akhirnya banyak dimanfaatkan," kata Sayid.
Lepas dari itu tambah sayid ,19 perusahaan pers sepakat untuk merumuskan standar Perusahaan Pers.
" PWI telah menghimbau kepada seluruh perusahaan pers di daerah seluruh Indonesia untuk ambil bagian dalam UKW baik yang diadakan oleh PWI maupun mandiri", tuturnya.
Sayid menambahkan implementasi dari keikutsertaan di UKW adalah bagaimana bisa menulis dengan baik. Wartawan yang baik harus mampu menulis dengan memenuhi kaidah Kode Etik Jurnalistik (KEJ), serta taat pada UU No 40 Tahun 1999 tentang Pers, dan berbagai regulasi lainnya.
Sayid berharap para peserta UKW untuk rajin membaca, terus memperluas wawasan, khususnya juga memahami Kode Etik Jurnalistik (KEJ) dan berbagai peraturan terkait kaidah pemberitaan yang baik.
Sementara Ketua bidang kesejahteraan PWI, Kesit Budi Handoyo dalam paparannya mengatakan, diadakannya Pra UKW dimaksudkan agar para peserta lebih siap dalam mengikuti UKW yang sesungguhnya, sebab banyak perbedaan ketika dilakukan Pra UKW dengan yang tidak dilakukannya Pra UKW.
" Dari pengalaman kita, kalau dilakukannya Pra UKW peserta akan lebih siap dan terbukti banyak yang lulus, tapi bukan berarti semua lulus tapi yang lulus lebih banyak dari yang tidak dilakukannya Pra UKW," tutupnya.
(ASl/Red/MP).

















