- Kebun Binatang Bandung Segera Punya Pengelola Baru, Pemkot Targetkan Hasil 29 Mei
- Pemda DKI Diminta Turun Tangan Atasi Kisruh Gedung Pasar Baru
- Dekranasda Bersama Kemenkop Bersinergi Bantu Usaha Lokal Di Kalbar Untuk Siap Ekspor
- Patroli Malam Kodim 0506/Tgr Hadirkan Rasa Aman di Kota Tangerang dan Tangerang Selatan
- Tandatangani Nota Kesepahaman dengan Pemerintah Provinsi Aceh, Sekjen ATR/BPN: Perkuat Tata Kelola Pertanahan
- Bahas Transformasi Organisasi dan Tata Kerja, Kementerian ATR/BPN Rumuskan Cara Kerja Efektif Berbasis Kewilayahan
- Ketua Komisi III DPRD Barito Utara Apresiasi Langkah Cepat Penanganan Jalan Rusak
- Pengangkatan Wakil Direktur Polimedia Jadi Sorotan, Diduga Tak Penuhi Syarat Statuta
- Keributan di Pasar Lama, Nasrullah Minta Kronologi sebenarnya dibuka
- Gubernur Pramono Apresiasi Program Pengolahan Sampah Organik di Jakarta Timur
Ketua PWI Jaya, Sayid Iskandarsyah, UKW Untuk Meningkatkan Profesionalisme Wartawan Dalam Penulisan Berita

Keterangan Gambar : Poto: dari kiri ke kanan: Ketua PWI Jaya Sayid Iskardarsyah, Sekjen PWI Jaya, Kesit Budi Handoyo dan Wakil Ketua Bidang Kesejahteraan PWI, Tubagus Adhi.
MegapolitanPos.com, Jakarta-- Dalam rangka persiapan pendalaman materi tentang Uji Kompetensi Wartawan (UKW) yang akan digelar pada 28-29 September 2022. Persatuan Wartawan Indonesia (PWI ) Jaya menggelar acara Pra UKW untuk angkatan 57-58 yang diikuti sebanyak 26 peserta terdiri dari peserta utama 3 , peserta madya 4 dan peserta muda 24. Acara Pra UKW tersebut dilaksanakan di Sekretariat PWI Jaya di Gedung Persada Sasana Karya, Jalan Suryopranoto, Jakarta Pusat, Jum'at(22/9/2022).
Hadir dalam acara tersebut Ketua PWI Jaya Sayid Iskardarsyah, Sekjen PWI Jaya, Kesit Budi Handoyo dan Wakil Ketua Bidang Kesejahteraan PWI, Tubagus Adhi.
Dalam paparannya Ketua PWI Jaya Sayid Iskandarsyah banyak memberikan bimbingan tekhnis dan materi soal terkait UKW tersebut.
Baca Lainnya :
- Indonesia Bidik Penguatan Industri Nasional Lewat Kolaborasi Strategis dengan Rusia
- Amran Sulaiman: Ketahanan Pangan Menguat, Cadangan Beras Indonesia Capai 5 Juta Ton
- Dari Afrika hingga Amerika Latin, Perebutan Kursi Tertinggi PBB Resmi Dimulai
- Dunia Pers Berduka: Sekjen PWI Zulmansyah Sekedang Meninggal Dunia di Jakarta
- WFH Hemat BBM Disorot DPR : Ada Dugaan Manipulasi Kendaraan Dinas
Menurutnya pelaksanaan UKW adalah mengacu pada peraturan dewan pers dan juga dalam rangka meningkatkan profesionalisme wartawan dalam penulisan berita.
" Pasca reformasi, Sekarang ini membuat media tidak perlu SIUP(Surat Ijin Usaha Penerbitan), sehingga banyak orang berlomba-lomba memanfaatkan dengan membuat media dan membuat kartu pers dan mengaku sebagai wartawan akhirnya banyak dimanfaatkan," kata Sayid.
Lepas dari itu tambah sayid ,19 perusahaan pers sepakat untuk merumuskan standar Perusahaan Pers.
" PWI telah menghimbau kepada seluruh perusahaan pers di daerah seluruh Indonesia untuk ambil bagian dalam UKW baik yang diadakan oleh PWI maupun mandiri", tuturnya.
Sayid menambahkan implementasi dari keikutsertaan di UKW adalah bagaimana bisa menulis dengan baik. Wartawan yang baik harus mampu menulis dengan memenuhi kaidah Kode Etik Jurnalistik (KEJ), serta taat pada UU No 40 Tahun 1999 tentang Pers, dan berbagai regulasi lainnya.
Sayid berharap para peserta UKW untuk rajin membaca, terus memperluas wawasan, khususnya juga memahami Kode Etik Jurnalistik (KEJ) dan berbagai peraturan terkait kaidah pemberitaan yang baik.
Sementara Ketua bidang kesejahteraan PWI, Kesit Budi Handoyo dalam paparannya mengatakan, diadakannya Pra UKW dimaksudkan agar para peserta lebih siap dalam mengikuti UKW yang sesungguhnya, sebab banyak perbedaan ketika dilakukan Pra UKW dengan yang tidak dilakukannya Pra UKW.
" Dari pengalaman kita, kalau dilakukannya Pra UKW peserta akan lebih siap dan terbukti banyak yang lulus, tapi bukan berarti semua lulus tapi yang lulus lebih banyak dari yang tidak dilakukannya Pra UKW," tutupnya.
(ASl/Red/MP).

















