- Dewan Hasrat Minta Program Antinarkoba Berbasis Pemetaan, Anggaran Harus Terukur hingga Hasilnya
- Hasrat PAN Usulkan Lomba Cerita Pendek Bahaya Narkoba, Edukasi Generasi Muda Lewat Media Sosial
- Hasrat Minta SOP Perlindungan Relawan Antinarkoba, Masyarakat Pelapor Jangan Dibiarkan Takut
- Hasrat PAN Dukung Perda P4GN dan Anggaran Antinarkoba, Selamatkan Generasi Muda Barito Utara
- Peredaran Narkoba Jadi Keprihatinan, Ardianto Soroti Dugaan Jaringan Narkoba hingga Wilayah Desa
- Ardianto Minta Bupati Perkuat Peran Kades dalam Pencegahan Narkoba
- Perkuat Sinergi Pertahanan Serumpun, Pangkogabwilhan II Sambut Kunjungan PP Tentara Malaysia di Mako Kogabwilhan II
- Perkokoh Soliditas TNI, Pangkogabwilhan II Sambut Kunjungan Kerja Danrem 091/ASN.
- Pangkogabwilhan II Terima Kunjungan Kootban Wilayah VII, Perkuat Sinergitas dan Koordinasi Pertahanan.
- Dukung Ketahanan Pangan, Babinsa Koramil 0808/15 Gandusari Dampingi Petani Panen Cabai Di Desa Semen.
BBM RI Paling Murah di ASEAN! Fakta atau Ilusi, Perbandingan Harga RON 95 Picu Perdebatan Panas

Keterangan Gambar : sumber data dari sejumlah media ekonomi seperti Bisnis, CNBC, dan Tirto.
MEGAPOLITANPOS.COM JAKARTA - Klaim mengejutkan soal harga bahan bakar minyak (BBM) jenis RON 95 di Asia Tenggara mengguncang ruang publik. Sebuah infografis viral menyebut Indonesia sebagai negara dengan harga BBM termurah di ASEAN, jauh di bawah negara-negara tetangga. Rabu, (01/04/2026)
Data yang beredar menunjukkan harga RON 95 di Singapura menembus Rp 44.800 per liter tertinggi di kawasan. Disusul Myanmar Rp 41.150 dan Laos Rp 29.440.
Di lapisan tengah, harga BBM di Vietnam dan Filipina berada di kisaran Rp 24 ribuan, sementara Kamboja Rp 21.130. Lebih rendah lagi, Thailand Rp 17.100 dan Malaysia Rp 16.200.
Baca Lainnya :
- Nurhadi Anggota DPR RI : Perlancar Layanyan Kesehatan Serahkan Mobil Ambulan Untuk Pemdes Bacem.
- Pasien Puskesmas Bantarujeg Viral, Bupati Majalengka Evaluasi Total
- Kapolres Majalengka Bongkar Dua Kasus Pengeroyokan, Ini Kronologinya
- Hasil Pilkades Kebonjati Dipertanyakan, Warga Soroti Sistem QR Code
- Sejarah Baru Pramuka Majalengka, 545 Anggota Resmi Jadi Pramuka Garuda
Namun yang paling menyita perhatian, harga di Indonesia disebut hanya Rp12.900 per liter angka yang langsung memicu gelombang reaksi antara bangga, heran, hingga skeptis.
Benarkah Indonesia "paling murah" ? Ataukah perbandingan ini menyederhanakan realitas yang jauh lebih kompleks?
Pengamat energi mengingatkan, membandingkan harga BBM antarnegara bukan perkara sederhana. Ada banyak variabel tersembunyi: subsidi pemerintah, pajak energi, kurs mata uang, hingga biaya distribusi geografis yang berbeda-beda.
Di Indonesia, harga BBM memang kerap dikendalikan untuk menjaga daya beli masyarakat dan meredam inflasi. Namun, kebijakan ini juga membawa konsekuensi besar terhadap anggaran negara.
Viralnya data ini pun berubah menjadi perdebatan panas di masyarakat. Sebagian melihatnya sebagai bukti keberpihakan pemerintah, sementara lainnya mempertanyakan transparansi dan keberlanjutan kebijakan tersebut.
Satu hal yang pasti di balik label "termurah", tersimpan dinamika besar yang tak sesederhana angka di layar. ** (Agit)




.jpg)





.jpg)





