- Pemprov DKI Jakarta Resmi Cabut Izin Operasional B Fashion dan The Seven terkait Peredaran Narkotika
- Peserta UKW di Barito Utara Diberi Pembekalan, Wartawan Senior Tekankan Etika dan Verifikasi Berita
- Komitmen Hijau BNI: Konservasi Satwa Dilindungi hingga Pemberdayaan Desa Penyangga
- Prabowo Resmikan 1.061 Koperasi Merah Putih di Jatim-Jateng, Tonggak Baru Ekonomi Desa
- Menikmati Sunrise dari Atas Awan, Nimo Highland Jadi Primadona Libur Panjang
- Dukung Suporter Indonesia di Thailand Open 2026, BNI Andalkan QRIS wondr by BNI
- Menkop Ajak Koperasi Tebu Rakyat Miliki Saham Pabrik Gula
- Ditreskrimum Polda Metro Siapkan Tim Buru Begal dan Kejahatan Jalanan 24 Jam
- Wujudkan Swasembada Gula Kementan Kerjasama CV Lang Buana Tanam Bibit Unggul Tebu Aas Agribun
- BNI Perkuat Dukungan untuk PBSI, Regenerasi Atlet Bulu Tangkis Indonesia Kian Bersinar
BBM RI Paling Murah di ASEAN! Fakta atau Ilusi, Perbandingan Harga RON 95 Picu Perdebatan Panas

Keterangan Gambar : sumber data dari sejumlah media ekonomi seperti Bisnis, CNBC, dan Tirto.
MEGAPOLITANPOS.COM JAKARTA - Klaim mengejutkan soal harga bahan bakar minyak (BBM) jenis RON 95 di Asia Tenggara mengguncang ruang publik. Sebuah infografis viral menyebut Indonesia sebagai negara dengan harga BBM termurah di ASEAN, jauh di bawah negara-negara tetangga. Rabu, (01/04/2026)
Data yang beredar menunjukkan harga RON 95 di Singapura menembus Rp 44.800 per liter tertinggi di kawasan. Disusul Myanmar Rp 41.150 dan Laos Rp 29.440.
Di lapisan tengah, harga BBM di Vietnam dan Filipina berada di kisaran Rp 24 ribuan, sementara Kamboja Rp 21.130. Lebih rendah lagi, Thailand Rp 17.100 dan Malaysia Rp 16.200.
Baca Lainnya :
- YPPM Ungkap Alasan Pilih Otong Syuhada Jadi Rektor UNMA
- DPR RI Bongkar Fakta Gudang Bulog Penuh, Beras Aman hingga 2027
- DPRD Majalengka Bongkar Dilema Galian C Ilegal : Lingkungan Rusak, Rakyat Terjepit
- Ratusan Pil Haram Diamankan, Satres Narkoba Majalengka Bongkar Peredaran Obat Ilegal
- Muh. Fajar Sidik Terima Kunjungan Lanal Cirebon, Bahas Sinergi Pembangunan Daerah
Namun yang paling menyita perhatian, harga di Indonesia disebut hanya Rp12.900 per liter angka yang langsung memicu gelombang reaksi antara bangga, heran, hingga skeptis.
Benarkah Indonesia "paling murah" ? Ataukah perbandingan ini menyederhanakan realitas yang jauh lebih kompleks?
Pengamat energi mengingatkan, membandingkan harga BBM antarnegara bukan perkara sederhana. Ada banyak variabel tersembunyi: subsidi pemerintah, pajak energi, kurs mata uang, hingga biaya distribusi geografis yang berbeda-beda.
Di Indonesia, harga BBM memang kerap dikendalikan untuk menjaga daya beli masyarakat dan meredam inflasi. Namun, kebijakan ini juga membawa konsekuensi besar terhadap anggaran negara.
Viralnya data ini pun berubah menjadi perdebatan panas di masyarakat. Sebagian melihatnya sebagai bukti keberpihakan pemerintah, sementara lainnya mempertanyakan transparansi dan keberlanjutan kebijakan tersebut.
Satu hal yang pasti di balik label "termurah", tersimpan dinamika besar yang tak sesederhana angka di layar. ** (Agit)

.jpg)







1.jpg)






