- Kementerian UMKM: Holding Perkebunan Perkuat Rantai Nilai Lada Putih Muntok
- Pemkab Barito Utara Tegaskan Komitmen Perhatikan Kebutuhan Umat
- Bupati Shalahuddin Kukuhkan Paskibraka Barito Utara, Tekankan Disiplin dan Tanggung Jawab
- Lima Kunci Sukses Ala Bupati Shalahuddin
- Wali Kota Blitar : Perluas Layanan Peziarah Makam Bung Karno Buka 24 Jam Sesuaikan Animo Masyarakat
- Ineu Bongkar Alasan Jabar Pinjam Rp 3,4 Triliun di Tengah Defisit
- Dandim Virlani : Pembukaan MPLS Sekolah Rakyat Terintegrasi 2 Atasi Kesenjangan Pendidikan di Blitar
- Wali Kota Blitar ; Sekolah Rakyat Terpadu 2 Membuka Harapan Baru Pendidikan Layak dan Memadai
- Segenap Jajaran Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Pemerintah Kabupaten Tangerang mengucapkan Dirgahayu Kemerdekaan Indonesia ke -81
- Teken Kesepakatan KUA-PPAS 2027 Legislatif dan Eksekutif Dorong Percepatan pembangunan Kabupaten Blitar
Kemenkop: Kampus Akan Menjadi Rumah Baru Bagi Gerakan Koperasi

Keterangan Gambar : Deputi Bidang Pengembangan Talenta dan Daya Saing Koperasi Kemenkop Destry Anna Sari saat melakukan road show ke kampus Universitas PGRI Wiranegara, Senin (9/3)
MEGAPOLITANPOS.COM, Pasuruan - Kementerian Koperasi (Kemenkop) sedang melakukan road show Koperasi Goes To Campus: Level Up Literasi Koperasi Generasi Muda. Road show ini dilakukan karena koperasi akan menjadi bagian masa depan mahasiswa dan generasi muda Indonesia. Melalui peningkatan pemahaman mahasiswa tentang koperasi diharapkan kampus dapat menjadi rumah baru bagi gerakan Koperasi Indonesia.
"Kampus adalah tempat lahirnya gagasan, tempat tumbuhnya kepemimpinan, dan tempat ditempanya karakter bangsa. Di sinilah masa depan Indonesia sedang dibentuk, termasuk masa depan koperasi kita," kata Deputi Bidang Pengembangan Talenta dan Daya Saing Koperasi Kemenkop Destry Anna Sari saat melakukan road show ke kampus Universitas PGRI Wiranegara, Senin (9/3) di Pasuruan, Jawa Timur. Hadir, Walikota Pasuruan Adi Wibowo dan Rektor Universitas PGRI Wiranegara Mochammad Taufik.
Ia menegaskan ruang kesempatan untuk membangun koperasi di Indonesia semakin luas seiring dengan kebijakan Presiden yang memprioritaskan pengembangan koperasi, bahkan dengan membangun Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih diseluruh Indonesia. Koperasi akan menjadi alat pemerataan ekonomi dan pendapatan masyarakat serta mencapai tujuan sila kelima: Keadilan Sosial Bagi Seluruh Rakyat Indonesia.
Baca Lainnya :
- Kemenkop Dukung Penghargaan Koperasi Berkelanjutan, 34 Koperasi Terbaik Terima Award 2026
- Realisasi Anggaran Kemenkop Lampaui Rp1 Triliun, Penguatan KDKMP Jadi Prioritas Nasional
- Petani Tebu Dapat Kepastian Pasar, Pemerintah Perkuat Koperasi Menuju Swasembada Gula
- Menkop Ziarah ke Makam Bung Hatta dalam Rangkaian Menuju Puncak Harkopnas ke-79
- Kemenkop Fasilitasi MoU Koperasi Gambir & ID FOOD untuk Ekspor ke India-Pakistan
Ke depan koperasi akan menjadi alat untuk tumbuhnya industrialisasi mulai dari desa, terjadinya hilirisasi lewat koperasi serta swasembada pangan. Oleh karena itu, Destry mendorong kampus menjadi laboratorium sosial, di mana nilai-nilai koperasi dipraktikkan, gotong royong, kebersamaan, keadilan, dan tanggung jawab. Selanjutnya, mahasiswa dapat mengelola, mengembangkan bahkan memimpin koperasi.
"Saya ingin menyampaikan pesan yang sangat jelas dan tegas hari ini: Anak muda, jangan ragu untuk menjadi anggota koperasi. Jangan ragu untuk berkarya di koperasi dan jangan ragu untuk berkarier di koperasi. Koperasi adalah ruang strategis untuk membangun masa depan, bagi diri kalian, bagi masyarakat, dan bagi bangsa Indonesia," tegas Destry.
Destry mengemukakan sudah banyak contoh koperasi yang dikelola anak muda tumbuh menjadi koperasi yang berhasil. Caranya dengan mengenali potensi ekonomi anggotanya. Contohnya, koperasi yang bergerak di bidang industri kreatif, yakni Kinarya Coop, yang di mana mempunyai target memberikan SHU kepada anggotanya senilai UMR kota Solo. Kinarya Coop bergerak di bidang perfilman sebagai lokomotif unit usaha pariwisata, agribisnis, dan pengolahan sampah. Pelaku utama penggerak koperasi Kinarya Coop adalah para gen Z.
Destry juga mendorong koperasi mahasiswa dapat jeli melihat peluang bisnis yang sebenarnya ada di lingkungan kampus. Mulai dari membuat jaket mahasiswa, jilbab, sepatu dan berbagai peluang lainnya.
“Bisnis akan berputar jika koperasi memenuhi kebutuhan anggotanya. Koperasi mahasiswa diharapkan menjadi tempat latihan bagi mahasiswa untuk berkoperasi,” ucap Destry.
Sementara itu, Walikota Pasuruan Adi Wibowo mengatakan koperasi jadi bagian local wisdom, yang menguatkan semangat kegotong-royongan. Hal ini sejalan dengan semangat nasional untuk mendorong perekonomian langsung dirasakan masyarakat.
"Kami atas nama pemerintah kota Pasuruan, hari ini berikhtiar untuk menguatkan dan mengembangkan koperasi menjadi jati diri ekonomi nasional," kata Walikota.
Ia mengatakan kegiatan Koperasi Goes to Campus dapat meningkatkan literasi tentang koperasi dari sisi value, sehingga terbentuk calon penggerak koperasi yang profesional dan berkelanjutan. Selain itu, menumbuh-kembangkan semangat koperasi di kalangan generasi muda.
Rektor Universitas PGRI Wiranegara Mochammad Taufik mengatakan sebagai dosen yang berlatar pendidikan ilmu koperasi, ia menegaskan koperasi merupakan lembaga usaha yang hebat. Koperasi dapat tumbuh bersaing dengan usaha lainnya.
Menurutnya, meski saat ini kontribusi PDB koperasi masih rendah sekitar 5-6 persen, ia yakin dengan kehadiran generasi muda bergabung dalam koperasi, maka PDB tersebut akan dapat meningkat hingga 10 persen.(Reporter: Achmad Sholeh Alek).










.jpg)






