- PRSI Babel Gelar Fun Match Robot Soccer Saat Ngabuburit Komunitas
- Menkop Kunjungi Kantor Agrinas, Bahas Perkembangan Rencana Operasional Kopdes Merah Putih
- Polres Blitar Kota Laksanakan Ramp Check dan Tes Urine Sopir serta Awak Bus di Terminal Patria
- Geger! Kasi Satpol PP Majalengka Ditemukan Tewas Mendadak di Kamar Kos Cigasong
- PRSI Dukung Robotic Competition 2026 di Kupang, Pemkot Beri Dukungan Penuh
- BRI Life Tebar Kebaikan Ramadan Lewat Program Takjil on The Road
- Mudik Lebih Nyaman, Bank Jakarta Siapkan Posko Istirahat hingga Program Mudik Gratis
- Menkop: Kopdes Merah Putih Jadi Ujung Tombak Keadilan Ekonomi dan Solusi Kesejahteraan Desa
- Lantik Pejabat Pengawas dan Fungsional, Wamen Ossy: Ujung Tombak dalam Pelayanan Pertanahan
- Kementerian ATR/BPN Dukung Program Ketahanan Energi Lewat Penyediaan Lahan dan Tata Ruang
Kemendes PDTT Resmi Buka Pameran Buku IIBF ke42, Ada Diskon Hingga 80 Persen
Buku adalah jati diri bangsa yang dapat menuliskan praktek keseharian bahkan mimpi dalam tidurpun dapat di ekspresikan dalam buku.

Keterangan Gambar : Penyelenggaraan Indonesia International Book Fair (IIBF) 2022
Megapolitanpos.com, Jakarta - Penyelenggaraan Indonesia International Book Fair (IIBF) 2022 resmi dibuka oleh Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi(Kemendes PDTT), Abdul Halim Iskandar, di Jakarta Convention Center (JCC),Rabu(9/11/2022). IIBF 2022 berlangsung mulai hari ini sampai akhir pekan dan tidak ada tiket yang dipungut alias gratis serta banyak menampilkan buku bermutu berkualitas murah dengan harga diskon hingga 80 persen.

IIBF 2022 diikuti total 134 peserta dari dalam dan luar negeri dengan target jumlah pengunjung 25.000 orang. Selain Pameran buku, IIBF juga menampilkan diskusi, peluncuran buku, jumpa penulis, seminar atau workshop bagi pelaku industri buku dan penerbitan sampai Anugerah IKAPI yang diberikan kepada para penulis, tokoh, dan lembaga yang punya dedikasi di bidangnya.
Baca Lainnya :
- Proyek Geothermal Halmahera Barat Disorot, Komisi XII DPR RI Dorong Evaluasi
- Wamen ATR/Waka BPN Apresiasi Peran Strategis MAPPI dalam Sistem Penilaian Nasional
- HPN 2026 : Pers Nasional Didorong Sehat, Mandiri, dan Berdaulat di Era Digital
- Darurat Sampah Nasional : DPRD Minta Pemkot Kota Tangerang Mentransformasi Tata Kelola Sampah
- Percepatan Swasembada Gula Nasional, Majalengka Dukung Program Bongkar Ratoon Tebu
"Saya dipercaya untuk membuka pameran buku IIBF sekaligus meluncurkan buku kedua dari trilogi SDGs. Buku kedua ini sengaja diterbitkan penerbit umum bukan kementerian, karena kalau kementerian pasti bagus, pakai anggaran APBN dan tersimpan dengan rapi tahunan di kantor tapi kalau penerbit umum, buku-buku yang terbit di tahun berapapun tetap masih ada dan pasti bakal dicari," Kata Mendes PDTT, Abdul Halim.

Mendes PDTT memaparkan,di Zona Kalap Buku di ambil dari istilah Jawa yang artinya orang yang bertindak kalap ketika melihat buku bermutu dengan harga murah maka pasti dibelinya.
" Buku adalah jati diri bangsa yang dapat menuliskan praktek keseharian bahkan mimpi dalam tidurpun dapat di ekspresikan dalam buku. Sejarah mencatat hancurnya perpustakaan maka hancurnya sebuah bangsa," pungkas Mendes PDTT, Abdul Halim.

Ketua Panitia IIBF 2022, Wahyu Rinanto, mengatakan usia IIBF yang menginjak angka 42 tahun bukanlah sembarang umur.
"Ini bukan waktu yang singkat tapi tantangan buat kami agar menjadi lebih kreatif. Alhamdulillah bisa diselenggarakan lagi secara offline di JCC dan melalui lokapasar online," kata Wahyu.
Menurutnya Pameran buku IIBF 2022 merupakan saksi sejarah bagi perkembangan industri buku Tanah Air. Di ruang inilah para penulis, penerbit, dan pelaku insan kreatif lainnya bertemu.
"IIBF 2022 selalu menghadirkan acara bagi masyarakat yang berkualitas sampai akhir pekan ini. Kami juga ada Indonesia Rights Fair (IRF) yang diikuti 50 penerbit dari dalam dan luar negeri. Area yang tak kalah penting adalah kami menyediakan Zona Kalap dengan 6.000 judul buku tersedia," katanya.
Ketua Umum IKAPI, Arys Hilman, menambahkan penyelenggaraan kali ini lebih istimewa karena bertepatan dengan Kongres Asosiasi Penerbit Dunia atau IPA World Congress. Jakarta menjadi tuan rumah bagi kongres tersebut.
" Bersamaan dengan digelarnya acara ini,kami mengapresiasi Kemendes PDTT dalam pemberian dukungannya yang terbesar dan juga Pemrov DKI Jakarta sebagai tuan rumah penyelenggaraan Kongres ke 33 Asosiasi Penerbit internasional," katanya.
Arys berharap agar masyarakat untuk membeli buku secara original, karena dapat mengangkat derajat para kreatornya, dapat mengangkat ekonomi sehingga para penulis menjadi sejahtera, designer dapat terus menciptakan buku buku yang bermutu.
(ASl/Red/MP).

















