- Pertamina: Harga BBM Pertamax 92 Naik Menjadi Rp 16.250/liter, Pertalite dan Solar Subsidi Tetap
- Kepala BGN Nanik Deyang Siapkan Reformasi Program MBG, Fokus Efisiensi Anggaran dan Kualitas Gizi
- Said Iqbal Masuk Istana, Siapkan Rekomendasi Kebijakan untuk Buruh dan Pekerja Migran
- Kapolres Rita Suwadi Ungkap Begal Jalanan, Residivis Kembali Beraksi
- Pemkab Bogor Bersiap Lebarkan Jalan Puncak, Bangunan di Bahu Jalan dan Saluran Air Terancam Ditertibkan
- Jakarta Fair 2026 Siap Dongkrak Ekonomi, Pemprov DKI Dukung Penuh Menuju Kota Global
- Patih Herman Dorong Sinkronisasi Aturan Tanah Adat dalam Raperda
- Pembahasan Raperda Adat, Nurul Anwar Tekankan Kepastian Hukum Tanah Adat
- Bupati Barito Utara Lantik Pengurus Kwarcab Pramuka Masa Bakti 2026–2031
- Bupati Barito Utara Tekankan Disiplin ASN Saat Pimpin Apel Pagi
Kawal Aksi Reuni 411, 1.904 Personel Gabungan dikerahkan

MEGAPOLITANPO.COM, Jakarta– Sebanyak 1.904 personel gabungan dikerahkan untuk mengawal aksi reuni 411 yang dilakukan oleh sejumlah organisasi kemasyarakatan (Ormas), termasuk Front Persaudaraan Islam (FPI), di kawasan Patung Kuda, Jakarta, hari ini.
“Dalam rangka pengamanan aksi reuni 411 di Patung Kuda hari ini, kami melibatkan 1.904 personel gabungan,” ujar Kapolres Metro Jakarta Pusat, Kombes Pol Susatyo Purnomo Condro, Senin (4/11/2024).
Kombes Pol Susatyo menjelaskan bahwa personel gabungan tersebut berasal dari Polda Metro Jaya, Polres Metro Jakarta Pusat, TNI, Pemda DKI, dan instansi terkait. Personel akan ditempatkan di berbagai titik, mulai dari bundaran Patung Kuda Monas hingga depan Istana Negara.
Baca Lainnya :
- Kontroversi Pernyataan Saiful Mujani, Dinilai Provokatif dan Picu Perpecahan
- Laporan tidak Teregister, Empat Anggota Polsek Danau Paris Dilaporkan Ke Propam Polri
- Kasus Dugaan Penipuan Solar Industri Jalan di Tempat, Reformasi Polri Diuji di Meja Penyidik Polres Jaksel
- Polda Metro Jaya–FWP Gandeng PWI Jaya Gelar UKW, Wujudkan Wartawan Profesional di Lingkungan Kepolisian
- Kapolda Metro Jaya Ungkap Tujuan Pembentukan Polisi Siswa Keamanan Sekolah
Terkait rekayasa lalu lintas, Susatyo mengatakan bahwa pengalihan arus akan dilakukan secara situasional berdasarkan perkembangan di lapangan.
"Apabila jumlah massanya tidak banyak, lalu lintas akan berjalan normal seperti biasa. Namun, jika jumlah massa di sekitar bundaran Patung Kuda Monas cukup banyak dan eskalasi meningkat, arus di Jl. Merdeka Barat akan dialihkan. Kami menghimbau warga yang melintas di kawasan Monas untuk mencari jalur alternatif guna menghindari kepadatan," jelas Susatyo.
Susatyo juga mengingatkan seluruh personel pengamanan untuk bertindak persuasif, menghindari provokasi, mengedepankan negosiasi, dan memberikan pelayanan yang humanis demi menjaga keamanan dan keselamatan.
Susatyo mengimbau kepada koordinator lapangan (korlap) dan orator aksi untuk menyampaikan aspirasi secara santun dan tidak memprovokasi massa. “Lakukan penyampaian pendapat dengan damai, tidak memaksakan kehendak, tidak melakukan tindakan anarkis, serta tidak merusak fasilitas umum. Hormati pengguna jalan yang melintas di bundaran Patung Kuda Monas dan sekitarnya," tambahnya.
Selain itu, Susatyo memastikan bahwa personel pengamanan tidak membawa senjata api dan tetap menghormati hak massa aksi dalam menyampaikan pendapat di muka umum. "Personel yang terlibat pengamanan tidak ada yang membawa senjata api. Hormati dan hargai saudara kita yang akan menyampaikan pendapatnya secara damai, dengan pendekatan humanis dan profesional," tegasnya.
Sementara Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Ade Ary Syam Indradi menambahkan imbauan kepada peserta aksi reuni 411 untuk menjaga ketertiban dan keamanan selama aksi berlangsung.
“Kami mengajak seluruh peserta aksi untuk tetap menjaga ketertiban, tidak terprovokasi, dan tidak melakukan tindakan yang merugikan diri sendiri maupun orang lain,”
Ade Ary juga mengingatkan pentingnya menghormati fasilitas umum dan kenyamanan masyarakat sekitar.
“Laksanakan aksi dengan damai dan hormati hak pengguna jalan serta warga lain yang beraktivitas di sekitar lokasi. Hindari tindakan yang dapat mengganggu ketertiban umum,” ungkapnya.
Lebih lanjut, Ade Ary menyampaikan bahwa kepolisian akan mengedepankan pendekatan persuasif dan humanis selama pengamanan aksi.
"Kami akan memastikan penyampaian pendapat berlangsung aman dan tertib, dan kami berharap aksi ini dapat berjalan damai serta saling menghormati," tutupnya.(Reporter: Achmad Sholeh Alek).
















