- Bicarakan Digitalisasi Layanan Pertanahan di Universitas Udayana, Wamen Ossy: Bukan Sekadar Ganti Dokumen Kertas ke Digital
- Kementerian ATR/BPN Tegaskan Tidak Ada Program Pemutihan Sertipikat Tanah
- Pemerintah Umumkan Kebijakan WFA, Menteri Nusron Pastikan Kantah Tetap Buka Layani Masyarakat
- Jelang Operasi Ketupat Semeru 2026, Kapolres Blitar Kota Cek Kesiapan Kendaraan Dinas
- Panic Buying BBM Jadi Alarm Nasional, Ateng Sutisna Soroti Lemahnya Logistik Energi
- Hujan di Jatiwangi dan Harapan Baru UMKM
- Menteri Ara Lepas 14 Truk Genteng UMKM dari Majalengka
- Harga Daging Rp140 Ribu/Kg, Mendag Pastikan Pasokan Sembako Aman Jelang Lebaran
- Satgas BPKAD Akan Sidak Lahan Fasos Fasum RW 09 Kel.Kutabumi Yang Diduga Dikomersilkan
- Cegah Perundungan di Sekolah, Kapolda Metro Jaya Hadirkan Forum Kemitraan Polri dan Masyarakat Sekolah
Islamic Youth Festival, Anis Dorong UMKM Berkontribusi Wujudkan Indonesia Menjadi Negara Maju

Keterangan Gambar : anggota Komisi XI DPR RI dari Fraksi PKS, Anis Byarwati
MEGAPOLITANPOS.COM, Jakarta- Anggota DPR RI fraksi PKS dari daerah pemilihan Jakarta Timur, Anis Byarwati, menghadiri acara Islamic Youth Festival yang diselenggarakan oleh Jaringan Sekolah Islam Terpadu (JSIT) Indonesia bekerjasama dengan GenPro. Acara ini diselenggarakan di Taman Mini Indonesia Indah, Jakarta Timur.
Dalam sambutannya, Anis menyampaikan bahwa negara berkepentingan untuk memiliki jumlah wirausahawan yang besar. Hal ini dikarenakan negara tidak selalu dapat menyiapkan lapangan pekerjaan. "Peran UMKM sangat besar untuk pertumbuhan perekonomian Indonesia, dengan jumlahnya mencapai 99% dari keseluruhan unit usaha. Kontribusi UMKM terhadap PDB juga mencapai 60,5%, dan terhadap penyerapan tenaga kerja adalah 96,9% dari total penyerapan tenaga kerja nasional," ungkapnya.
Ketua Bidang Ekonomi dan Keuangan DPP PKS ini juga menjelaskan bahwa setiap unsur masyarakat dapat berkontribusi untuk kemajuan bangsa dan negaranya. Lembaga pendidikan dapat berkontribusi dengan menciptakan masyarakat Indonesia yang unggul. "Jaringan Sekolah Islam Terpadu (JSIT) Indonesia dapat mengambil perannya dalam bidang pendidikan. Menyediakan pendidikan yang terpadu dan menciptakan manusia-manusia unggul" jelasnya.
Baca Lainnya :
- Panic Buying BBM Jadi Alarm Nasional, Ateng Sutisna Soroti Lemahnya Logistik Energi
- Hujan di Jatiwangi dan Harapan Baru UMKM
- Transaksi Makin Praktis, Bank Jakarta Dorong Digitalisasi di Bazar Ramadan Pasar Jaya
- Menkop: Kopdes Merah Putih Jadi Instrumen Utama Tindak Lanjut Program Perlindungan Sosial
- Ateng Sutisna Luncurkan Website Resmi, Buka Kanal Aspirasi Warga Jabar IX
Lebih lanjut, politisi senior PKS ini menegaskan bahwa di bidang ekonomi, UMKM memiliki kontribusi besar untuk kemajuan bangsa. Walaupun usahanya kecil tapi jumlahnya banyak. "Enam puluh lima juta unit UMKM se Indonesia bisa memberikan kontribusi yang besar bagi pertumbuhan ekonomi negara ini," tuturnya. Ia pun berpesan agar pelatihan wirausaha yang diberikan kepada UMKM terus dilakukan. "Menuju profesional jalannya panjang. Namun yang penting adalah terus menanamkan karakter wirausaha agar menjadi professional sehingga menjadi wirausaha global yang benar-benar berkontribusi untuk negara," tutupnya.( Reporter: Achmad Sholeh Alek).

.jpg)















