- Tips Persiapan Wisata Idul Fitri 1447 Hijriah Bersama Keluarga dan Kerabat
- Ziarah Lebaran 1447 H Penuh Haru, Eman Suherman Kenang Orang Tua di Hari Fitri
- Misteri Kematian Pria di Sungai Cipanumbak, Warga Majalengka Geger
- Tour de Lebaran Belum Usai! Iing Misbahuddin: Perut Boleh Full, Silaturahmi Jalan Terus
- Open House Idulfitri 1448 H, Bupati Barito Utara Pererat Silaturahmi dan Umumkan Juara Pawai Mobil Hias
- Bupati Barito Utara Sholat Idulfitri Bersama Warga di Masjid Raya Shirathal Mustaqim
- Takbir Bergema, Barito Utara Rayakan Malam Kemenangan Dengan Pawai Meriah
- Wasekjen PRSI Muhamad Ied Hadiri Halal Bihalal di Balai Kota DKI
- H. Iing Misyahudin: Idul Fitri Momentum Sucikan Hati dan Bangkit Bangun Majalengka
- Idul Fitri 2026: Perempuan Jadi Pilar Ekonomi Keluarga di Masa Sulit
Indonesia Maju, Indonesia Emas Diwujudkan dari Desa

Keterangan Gambar : Ketua Komunitas Pemberdayaan Desa Giri Susilo Hadi
MEGAPOLITANPOS.COM Jakarta - Indonesia menjadi negara maju dan Indonesia mencapai masa kejayaan atau Indonesia Emas diwujudkan dari desa. Hal tersebut di tuturkan Ketua Komunitas Pemberdayaan Desa Giri Susilo Hadi JP dalam jumpa Pers di deCenter Jakarta Selatan. Sabtu, (08/07/2023).
"Bagaimana deCenter membangun data base desa, tentunya deCenter harus mempunyai data base lengkap desa yang ada di Indonesia. Data base tentang apa saja yang menjadi potensi desa, itu bisa kita angkat," kata, Giri Susilo.
Ia menyebutkan, sebagai contoh di Bali ada desa wisata. Ada juga budaya dengan ragam upacara adat seperti di Provinsi Papua Barat. Lalu di desa Baduy Provinsi Banten yang punya tradisi kawuh dan desa lainnya di Indonesia.
Baca Lainnya :
- Mudik Lebih Nyaman, Bank Jakarta Siapkan Posko Istirahat hingga Program Mudik Gratis
- Panic Buying BBM Jadi Alarm Nasional, Ateng Sutisna Soroti Lemahnya Logistik Energi
- Transaksi Makin Praktis, Bank Jakarta Dorong Digitalisasi di Bazar Ramadan Pasar Jaya
- PLN UID Jakarta Raya Gelar Bazar Sembako Murah Ramadan, 1.200 Paket Disediakan untuk Warga
- PLN UID Jakarta Raya Perkuat Ketahanan Air Tanah Lewat Bantuan 12 Mesin Bor
*Dengan menyerap potensi itu tadi diharapkan data base di deCenter kuat, kerena seperti diketahui data base dari Kementerian masih berganti ganti atau dinamis. Seperti halnya potensi yang ada di jumlah desa dan kelurahan se Indonesia," ungkapnya.
Giri Susilo menambahkan, Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat jumlah desa dan kelurahan pada tahun 2023 mencapai 83.794 desa/ kelurahan. Dan berapa jumlah desa di Indonesia tahun 2023.
"Dari keterangan itu, diketahui jumlah desa di Indonesia yakni 81.616 desa yang dikutip dari: bps.go.id. pada Selasa tanggal 28 Februari 2023. Diakui bahwa deCenter tidak membuat program hanya desa mempunyai program membangun desanya masing-masing," tuturnya.
Dijelaskan, deCenter merajut serpian-serpian keunggulan desa masing-masing. Harapan deCenter bisa melakukan pendampingan desa sebagai ujung tombak kesatuan Negara Kesatuan Republik Indonesia.
"Membangun desa unggul adalah kebutuhan mendesak dan siapapun pemimpin dalam hal ini kepala daerah di Indonesia harus mampu mewujudkannya dan lebih cepat lebih baik apalagi kebutuhan yang dinilai sangat mendesak. Secara parsial sudah ada desa unggul yang jumlahnya ratusan," ungkapnya.
Giri Susilo diakhir menegaskan tentang bagaimana memperdayakan desa melalui data base yang kita punya. Cara itu bisa dengan mensosialisasikan program kepada Kepala Desa (Kades) melalui Kementerian mewujudkan strategis secara nasional.
"Membangun desa harus di gaungkan dari tingkat desa, karena desa yang mempunyai potensi itu. Sehingga bisa memberikan kontribusi dan harapan bersama. Harapan kita, Negara Indonesia kuat. Indonesia kuat dimulai dari desa dengan mengakomodir secara administrasi melalui data base. Indonesia maju, Indonesia Emas bisa diwujudkan dari desa." pungkas, Giri Susilo.** (Paulus S.Budhiadi)

















