- Indonesia Juara Beregu Putra Asian Games 2026, BNI: Bukti Kerja Keras dan Pembinaan
- Pendam Jaya Perkuat Sinergi dengan Insan Pers melalui Pembinaan Media Massa.
- Kodam Jaya Gelar Hit & Eat, Berbagi Kebahagiaan Bersama Warga Jakarta.
- Onderdil YSP Dukung Hit & Eat Kodam Jaya, 2.300 Paket Dibagikan kepada Ojol.
- BRI Life Raih Dua Penghargaan Silver di The Best Contact Center Indonesia 2026
- BNI Sahabat Sekolah Rakyat Hadirkan Edukasi dan Inspirasi bagi Siswa di Sulawesi Selatan
- Program Revitalisasi di Blitar Disinyalir Banyak Campur Tangan Siapa Mereka ? .
- Pasangan Suami Istri Resmi Maju Pilkades Kedungbanteng 2026-2031 \"Dua Hati Satu Tujuan\".
- Perkuat Nilai Kejuangan di Momentum HUT TNI ke-81 Pangdam V/ Brawijaya Nyekar ke MBK Apa Pesanya.
- Dari Celengan ke Buku Rekening, Siswa Sekolah Rakyat Belajar Menabung bersama BNI
Indonesia Maju, Indonesia Emas Diwujudkan dari Desa

Keterangan Gambar : Ketua Komunitas Pemberdayaan Desa Giri Susilo Hadi
MEGAPOLITANPOS.COM Jakarta - Indonesia menjadi negara maju dan Indonesia mencapai masa kejayaan atau Indonesia Emas diwujudkan dari desa. Hal tersebut di tuturkan Ketua Komunitas Pemberdayaan Desa Giri Susilo Hadi JP dalam jumpa Pers di deCenter Jakarta Selatan. Sabtu, (08/07/2023).
"Bagaimana deCenter membangun data base desa, tentunya deCenter harus mempunyai data base lengkap desa yang ada di Indonesia. Data base tentang apa saja yang menjadi potensi desa, itu bisa kita angkat," kata, Giri Susilo.
Ia menyebutkan, sebagai contoh di Bali ada desa wisata. Ada juga budaya dengan ragam upacara adat seperti di Provinsi Papua Barat. Lalu di desa Baduy Provinsi Banten yang punya tradisi kawuh dan desa lainnya di Indonesia.
Baca Lainnya :
- Onderdil YSP Dukung Hit & Eat Kodam Jaya, 2.300 Paket Dibagikan kepada Ojol.
- Jakarta-New York Tukar Pengalaman Atasi Masalah Perkotaan, Jakarta Bond Jadi Sorotan
- Kumpulkan Seluruh Pejabat Administrator Pusat dan Daerah, Sekjen ATR/BPN: Pelayanan Harus Tetap Optimal.
- Temuan Botol Miras dan Dugaan Pungli di Kalijodo, Pramono: Sudah Saya Minta Dibersihkan
- Demi Keselamatan Siswa, DKI Jakarta Berlakukan Pembelajaran Jarak Jauh Mulai Besok
*Dengan menyerap potensi itu tadi diharapkan data base di deCenter kuat, kerena seperti diketahui data base dari Kementerian masih berganti ganti atau dinamis. Seperti halnya potensi yang ada di jumlah desa dan kelurahan se Indonesia," ungkapnya.
Giri Susilo menambahkan, Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat jumlah desa dan kelurahan pada tahun 2023 mencapai 83.794 desa/ kelurahan. Dan berapa jumlah desa di Indonesia tahun 2023.
"Dari keterangan itu, diketahui jumlah desa di Indonesia yakni 81.616 desa yang dikutip dari: bps.go.id. pada Selasa tanggal 28 Februari 2023. Diakui bahwa deCenter tidak membuat program hanya desa mempunyai program membangun desanya masing-masing," tuturnya.
Dijelaskan, deCenter merajut serpian-serpian keunggulan desa masing-masing. Harapan deCenter bisa melakukan pendampingan desa sebagai ujung tombak kesatuan Negara Kesatuan Republik Indonesia.
"Membangun desa unggul adalah kebutuhan mendesak dan siapapun pemimpin dalam hal ini kepala daerah di Indonesia harus mampu mewujudkannya dan lebih cepat lebih baik apalagi kebutuhan yang dinilai sangat mendesak. Secara parsial sudah ada desa unggul yang jumlahnya ratusan," ungkapnya.
Giri Susilo diakhir menegaskan tentang bagaimana memperdayakan desa melalui data base yang kita punya. Cara itu bisa dengan mensosialisasikan program kepada Kepala Desa (Kades) melalui Kementerian mewujudkan strategis secara nasional.
"Membangun desa harus di gaungkan dari tingkat desa, karena desa yang mempunyai potensi itu. Sehingga bisa memberikan kontribusi dan harapan bersama. Harapan kita, Negara Indonesia kuat. Indonesia kuat dimulai dari desa dengan mengakomodir secara administrasi melalui data base. Indonesia maju, Indonesia Emas bisa diwujudkan dari desa." pungkas, Giri Susilo.** (Paulus S.Budhiadi)

.jpg)

.jpg)
.jpg)


.jpg)








