- Kakek Mujiran Resmi Bebas, PTPN I Tegaskan Komitmen BUMN Humanis
- Keluhan Pasien Meningkat, DPRD dan Pemkab Barito Utara Evaluasi Layanan RSUD dan BPJS
- Polemik Jabatan Ketua KONI Kota Blitar, Ini Kata Hendi Priono
- Pemerintah Siapkan 34 Aglomerasi Waste to Electricity, Depok dan Bogor Jadi Prioritas Pengolahan Sampah Modern
- Loyalitas Nasabah Diganjar Hadiah Mewah, BNI Kembali Hadirkan Rejeki wondr 2026
- Kementan Pastikan Pupuk Subsidi Tepat Sasaran Melalui Digitalisasi Data Petani
- Ketua Dewan Pembina PP MES Ma,ruf Amin Lantik Pengurus Masyarakat Ekonomi Syariah Periode 2026-2031
- Blok Masela Dikebut, Ateng Sutisna Ingatkan Ancaman Sosial
- Menkop Ajak Lulusan Universitas Trilogi Agar Jadi Motor Penggerak KDKMP
- BRI Life Gelar Pelepasan Tukik, Dukung Konservasi Penyu di Pantai Kuta Bali
HIPMI Kabupaten Tangerang Goes To School, Motivasi Generasi Muda Menjadi Wirausaha

MEGAPOLITANPOS.COM Kab Tangerang, Tumbuhkan jiwa entrepreneurship di kalangan pelajar, Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (Hipmi) Kabupaten Tangerang gelar acara Hipmi Goes to School di SMAN 11 Kabupaten Tangerang, Kecamatan Sepatan. Rabu, (02/10/2024).
Sejumlah pembicara dihadirkan dalam kesempatan tersebut , diantaranya owner Sipaling Liwet M. Rikza Syabani dan anggota komisi V DPRD Provinsi Banten yang juga pernah menjabat sebagai Ketua HIPMI Provinsi Banten Ahmad Dedi Muhdi.

Baca Lainnya :
- Kakek Mujiran Resmi Bebas, PTPN I Tegaskan Komitmen BUMN Humanis
- Keluhan Pasien Meningkat, DPRD dan Pemkab Barito Utara Evaluasi Layanan RSUD dan BPJS
- Polemik Jabatan Ketua KONI Kota Blitar, Ini Kata Hendi Priono
- Pemerintah Siapkan 34 Aglomerasi Waste to Electricity, Depok dan Bogor Jadi Prioritas Pengolahan Sampah Modern
- Loyalitas Nasabah Diganjar Hadiah Mewah, BNI Kembali Hadirkan Rejeki wondr 2026
Mendapatkan respon yang sangat positif dari siswa siswi SMAN 11 Kabupaten Tangerang, Hipmi Kabupaten Tangerang goes to school dikemas dalam acara bisnis talkshow dimana para siswa dibekali berbagai wawasan tentang dunia usaha dan kiat-kiat menjadi seorang entrepreneurship.
Respon positif disampaikan guru SMAN 11 Kabupaten Tangerang Dewi Indriani. Dirinya sangat bersyukur atas perhatian para alumni yang tergabung dalam Hipmi Kabupaten Tangerang melalui acara Hipmi Kabupaten Tangerang goes to school, yang mana dewi berharap program tersebut mampu memberikan motivasi kepada siswa-siswinya agar tumbuh sebagai wirausahawan yang sukses.

“Ya, kami dari pihak SMAN 11 Kabupaten Tangerang sangat bersyukur dan berterimakasih kepada orang-orang penting di banten dan alumni yang masih peduli dengan adik-adiknya di SMAN 11 Kabupaten Tangerang. Mudah-mudahan kita bisa follow up kegiatan ini sehingga anak-anak kita semakin kreatif dan cerdas di kemudian hari,” kata Dewi.
Bertujuan untuk mencetak generasi muda menjadi seorang entrepreneur, Ketua Umum BPC Hipmi Kabupaten Tangerang M. Agus Mulyana menilai peluang usaha di Kabupaten Tangerang sangat potensial. untuk itu melalui program Hipmi goes to school Agus menekankan bahwapihaknya ingin menumbuhkan semangat wirausaha dikalangan pelajar, sehingga lulusan di kabupaten tangerang tidak berpikir mencari kerja, melainkan membuka lapangan kerja dengan menjadi seorang wirausahawan.
“Peluang kita jadi pengusaha sebenernya di kabupaten Tangerang ini terbuka sangat lebar. Harapannya ini membentuk karakter generasi muda kedepan bukan hanya lulus sekolah bekerja, tetap lulus kerja jadi wirausaha sehinga mengurangi tingkat pengangguran di Kabupaten Tangerang,” ujar Agus.

Anggota komisi V DPRD Provinsi Banten Ahmad Dedi Muhdi mengapresiasi program yang digagas oleh Hipmi kabupaten Tangerang. Menurutnya program tersebut sangat tepat untuk menumbuhkan jiwa entrepreneurship di kalangan muda, mengingat kompetisi di dunia kerja semakin ketat dan angka pengangguran di banten juga cukup memprihatinkan. Dedi pun mendorong agar program Hipmi Kabupaten Tangerang kedepan dapat bersinergi dengan Dinas Pendidikan Provinsi Banten, salah satunya dengan menggelar seminar yang dapat ditindaklanjuti dengan pengembangan unit usaha di tingkat sekolah yang dikelola oleh siswa.
“Acara sungguh sangat baik dan bagus sekali karena kita tahu bahwa kompetisi dunia kerja begitu besar apalagi angka pengangguran di Banten saat ini yang cukup memprihatinkan. Maka harus ada solusi baru, salah satunya menelurkan semangat kewirausahaan, sehingga adek-adek ketika sudah lulus ini tidak menjadi job seeker tapi menjadi pengusaha yang membuka lapangan pekerjaan,” terang Dedi. ** (Nan)

















