- Kebun Binatang Bandung Segera Punya Pengelola Baru, Pemkot Targetkan Hasil 29 Mei
- Pemda DKI Diminta Turun Tangan Atasi Kisruh Gedung Pasar Baru
- Dekranasda Bersama Kemenkop Bersinergi Bantu Usaha Lokal Di Kalbar Untuk Siap Ekspor
- Patroli Malam Kodim 0506/Tgr Hadirkan Rasa Aman di Kota Tangerang dan Tangerang Selatan
- Tandatangani Nota Kesepahaman dengan Pemerintah Provinsi Aceh, Sekjen ATR/BPN: Perkuat Tata Kelola Pertanahan
- Bahas Transformasi Organisasi dan Tata Kerja, Kementerian ATR/BPN Rumuskan Cara Kerja Efektif Berbasis Kewilayahan
- Ketua Komisi III DPRD Barito Utara Apresiasi Langkah Cepat Penanganan Jalan Rusak
- Pengangkatan Wakil Direktur Polimedia Jadi Sorotan, Diduga Tak Penuhi Syarat Statuta
- Keributan di Pasar Lama, Nasrullah Minta Kronologi sebenarnya dibuka
- Gubernur Pramono Apresiasi Program Pengolahan Sampah Organik di Jakarta Timur
Hebat, Kota Blitar Meraih Dua Penghargaan Gubernur Jatim

Keterangan Gambar : Pemerintahan Drs.Santoso Walikota dan Tjutjuk Sunario Wakil Walikota Blitar berhasil memboyong dua penghargaan sekaligus dari Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa
MEGAPOLITANPOS.VOM, Blitar - Kembali kinerja Pemerintahan Drs.Santoso Walikota dan Tjutjuk Sunario Wakil Walikota Blitar berhasil memboyong dua penghargaan sekaligus dari Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa. Dua penghargaan tersebut adalah Lencana Jer Basuki Mawa Beya dan Penghargaan Kota Sehat. Penyerahan anugerah dari Gubernur dilakukan pada Upacara Peringatan Hari Jadi ke – 77 Provinsi Jawa Timur, di Gedung Negara Grahadi Surabaya, Rabu (12/10).
Wali Kota Blitar, Drs. H. Santoso, M.Pd menyebutkan penghargaan yang kembali diterima merupakan hasil kerja keras para OPD dan dukungan masyarakat kota Blitar.
"Penghargaan diserahkan langsung oleh Gubernur Jawa Timur Berupa lencana emas Jer Basuki Mawa Beya diberikan kepada Wali Kota Blitar karena dinilai sukses dalam mengembangkan kompetensi sumber daya manusia berbasis Suistenable Development Goals (SDGs). “ ujar Santoso
Baca Lainnya :
- Kebun Binatang Bandung Segera Punya Pengelola Baru, Pemkot Targetkan Hasil 29 Mei
- Pemda DKI Diminta Turun Tangan Atasi Kisruh Gedung Pasar Baru
- Dekranasda Bersama Kemenkop Bersinergi Bantu Usaha Lokal Di Kalbar Untuk Siap Ekspor
- Patroli Malam Kodim 0506/Tgr Hadirkan Rasa Aman di Kota Tangerang dan Tangerang Selatan
- Tandatangani Nota Kesepahaman dengan Pemerintah Provinsi Aceh, Sekjen ATR/BPN: Perkuat Tata Kelola Pertanahan
Santoso juga menjelaskan setelah dilakukan visitasi lapangan maka Kota Blitar dinilai sukses dalam mensinergikan pembangunan daerah berbasis SDGs dan hasilnya Pemerintah Kota Blitar dianugerahi penghargaan lencana Jer Basuki Mawa Beya.
"Dalam penilaian, tim juri memberikan apresiasi kepada Kota Blitar sejak mulai dokumen perencanaan sudah inheren dengan target dan sasaran SDGs. Tim juga menilai pengembangan kompetensi aparatur di Kota Blitar telah berjalan baik dan memanfaatkan teknologi informasi terintegrasi," ucapnya.
Disampaikan lebih lanjut oleh Walikota Blitar terkait penghargaan Kota Sehat, Kota Blitar sebelumnya telah meraih tiga kali berturut - turut, status Kota Sehat tingkat Nasional level tertinggi yakni Swasti Saba Wistara. Dengan diraihnya penghargaaan Kota Sehat level provinsi ke empat kalinya ini, Kota Blitar tahun depan bersiap meraih penghargaaan Swasti Saba Wistara untuk kali keempat.
Wali Kota Blitar memberikan apresiasi tinggi kepada OPD dan masyarakat Kota Blitar yang secara sinergi mampu mempertahankan dan bahkan mengembangkan Kota Sehat. “Apresiasi tinggi kami sampaikan kepada Forum Blitar Kota Sehat, Seluruh OPD dan utamanya masyarakat Kota Blitar yang terus mengembangkan budaya dan perilaku hidup bersih dan sehat di Kota Blitar”, ungkapnya.
Tidak mudah meraih penghargaan Kota Sehat ini karena ada beberapa tatanan yang harus dipenuhi dan dievaluasi. Di antaranya Kawasan Permukiman, Sarana dan Prasarana Umum, Kawasan Sarana Lalu Lintas Tertib dan Pelayanan Transportasi, serta Kawasan Industri dan Perkantoran yang Sehat. Selain itu, tatanan Kota Sehat yang dinilai adalah Kawasan Kawasan Pariwisata Sehat, Kehidupan Masyarakat Sehat yang Mandiri, Ketahanan Pangan dan Gizi serta Kehidupan Sosial yang Sehat.(adv/kmftik/za/mp)

















