- Kemenag Kabupaten Tangerang Berikan Pembinaan Guru PAI, Untuk Menbangun Ekosistem Pendidikan Kuat.
- Wamen Ossy Tinjau Langsung Kebakaran Kantah Karawang, Prioritaskan Keselamatan dan Pemulihan Layanan.
- Kementerian ATR/BPN Gelar Rapat Lanjutan Bersama BRAN untuk Perjelas Pembagian Tugas dan Fungsi terkait Reforma Agraria.
- Koramil 04/Cikupa Ngaji Bareng Dan Bagikan Sembako Dengan MUI Kec Cikupa.
- Tingkatkan Keamanan Melalui Patroli Malam, Babinsa Ajak Warga Peduli Lingkungan.
- Mendag Budi Santoso Serahkan UKM Pangan Award 2026, Buka Peluang Masuk Ritel Modern
- Menkop Perkuat Koordinasi untuk Pastikan Kesiapan Operasionalisasi KDKMP
- Realisasi Pengadaan Majalengka Baru 25 Persen, Ribuan Paket Belum Terealisasi
- Harga Pupuk Subsidi Turun 20 Persen, Pemerintah Perkuat Ketahanan Pangan Nasional
- Kementerian UMKM Perkuat Pemulihan UMKM Aceh melalui Akses Pasar Digital dan Dukungan Pengembangan Usaha
Perayaan HUT PDIP ke-52 Ajang Refleksi Partai, Histori Perjalanan Panjang PDI-P Seru Megawati

Keterangan Gambar : HUT PDI perjuangan ke 52 yang diikuti secara virtual di Kantor PDIP Kab Blitar.
MEGAPOLITANPOS.COM Blitar - Dinamika historis sejarah perjalanan panjang PDI Perjuangan hingga usia ke 52 tetap sebagai cerminan partainya wong cilik, beranjak dari sejarah PNI bergabung dengan beberapa partai lainnya, seperti Partai Musyawarah Rakyat Banyak (Partai Murba) dan IPKI.
Gabungan ini akhirnya membentuk Partai Demokrasi Indonesia (PDI) pada 10 Januari 1973. Hal itu terungkap oleh Megawati Soekarno Putri saat berpidato pada HUT PDI perjuangan ke 52 yang diikuti secara virtual seluruh kader banteng moncong putih.
Tak terkecuali di Kantor DPC PDI Kabupaten Blitar yang juga dihadiri oleh Bupati terpilih Riyanto dan Beky Herdiyansyah wakil Bupati terpilih 2024 - 2029, juga seluruh pengurus DPC PDI Perjuangan mendengarkan pidato Megawati di Kantor DPC PDI Perjuangan Kabupaten Blitar di Kanigoro.
Baca Lainnya :
- Koramil 04/Cikupa Ngaji Bareng Dan Bagikan Sembako Dengan MUI Kec Cikupa.
- Realisasi Pengadaan Majalengka Baru 25 Persen, Ribuan Paket Belum Terealisasi
- TMMD 130 Jadi Kado Istimewa HUT Kab Tangerang Ke-394.
- Diduga Hubungan Arus Pendek Listrik Pemilik Toko Bangunan di Gandusari Rugi Ratusan Juta Toko Ludes Terbakar.
- Pengeroyokan Brutal di Majalengka, 4 Orang Diamankan, 3 Diburu
Pidato Ketua Umum kurang lebih tiga jam ini, Megawati banyak mengurai sejarah politik PDI Perjuangan dengan retorikanya seperti konflik internal yang terjadi sejak awal berdirinya PDI menjadi bagian yang tak terpisahkan dari sejarah partai ini. Ketegangan internal PDI berujung pada pemilihan Megawati Soekarnoputri sebagai Ketua Umum meski ditentang pemerintah Orde Baru.
Krisis internal semakin memuncak pada 27 Juli 1996, dikenal dengan peristiwa Kudatuli, terjadi bentrokan. Meskipun mendapat tekanan besar, Megawati dan pendukungnya tetap memperjuangkan cita-cita reformasi dan demokrasi.
Peristiwa-peristiwa ini menjadi simbol keteguhan PDIP dalam memperjuangkan prinsip-prinsip yang diyakini. Meskipun penuh rintangan, mereka tetap berjuang.

Pada tahun 1999, PDIP resmi berganti nama menjadi PDIP Perjuangan sebagai respons terhadap perubahan politik pasca-reformasi. Nama baru ini mencerminkan komitmen PDIP untuk terus melanjutkan perjuangan dengan semangat yang lebih berani dan progresif.
Sebagai bentuk keberlanjutan perjuangan, PDIP terus menjalankan prinsip-prinsip yang telah ditanamkan sejak awal berdiri. Setiap HUT yang digelar menjadi momen penting untuk merefleksikan perjalanan panjang dan menyemangati kader.
Rinanto yang juga selaku Ketua DPC PDI P Kabupaten Blitar memaknai peringatan HUT PDI P ke 52 sebagai tonggak eksistensi partainya wong cilik yang tegak lurus dengan pimpinan partai, guna mewujudkan Kabupaten Blitar lebih maju dan lebih sejahtera. ** (za/mp)

.jpg)


.jpg)





.jpg)





