- Wali Kota Blitar Raih Juara 3 Nasional Berkinerja Tinggi dari Mendagri
- Komite Lintas Agama Gelar Halal Bihalal di Jakarta Barat, Perkuat Toleransi dan Persatuan Bangsa
- Jelang May Day 2026, Bupati Majalengka Kumpulkan Serikat Buruh : Janji Serap Tenaga Kerja hingga Jaga Kondusivitas Investasi
- Kapolres Majalengka Tegaskan Pengamanan Humanis May Day 2026 : Aspirasi Buruh Dijamin, Ketertiban Jadi Prioritas
- Heboh! Warga Temukan Mayat Mengambang di Sungai, Polisi Pastikan Bukan Pembunuhan
- Menteri UMKM Lantik Sekretaris Kementerian dan Deputi Kewirausahaan
- YPPM Tegas Buka Suara Soal Polemik UNMA : Tolak Intimidasi, Tegakkan Legalitas Kampus
- Memperluas Akses Pendidikan Bagi Masyarakat, Pemprov DKI Mulai Merealisasikan Program Sekolah Swasta Gratis
- Festival Walet Emas 2026 Jadi Ajang Silaturahmi Akbar Warga Kebumen di Jakarta Timur
- Pamit ke ATM, Motor Dibawa Kabur! Aksi Licik Curanmor PCX di Majalengka Berakhir Diborgol Polisi
Hadirkan Inovasi Kesehatan, Puskesmas Panunggangan Sediakan Fasilitas Ramah Anak Berstandar Nasional

Keterangan Gambar : Penanggung Jawab Mutu UPT Puskesmas Panunggangan, dr. Shirin Syailandira Umri
MEGAPOLITANPOS.COM Kota Tangerang - Unit Pelaksana Teknis (UPT) Puskesmas Panunggangan terus meningkatkan layanan kesehatan bagi masyarakat sekitar. Terkini, Puskesmas Panunggangan menyediakan fasilitas ramah anak rujukan nasional dengan standarisasi pelayanan yang bermutu.
Penanggung Jawab Mutu UPT Puskesmas Panunggangan, dr. Shirin Syailandira Umri menuturkan, Puskesmas Panunggangan saat ini menjadi pionir fasilitas kesehatan dengan fasilitas ramah anak berstandar nasional di Kota Tangerang. Puskesmas Panunggagan berkomitmen memenuhi hak kesehatan anak secara optimal denga menyediakan berbagai fasilitas, mulai dari penyediaan ruang pemeriksaan anak terpisah, ruang tunggu bermain anak, ruang konseling anak, ruang laktasi, toilet anak terpisah, sarana ramah disabilitas, dan melakukan pelayanan kasus kekerasan terhadap anak dan perempuan yang jarang ditemukan di fasilitas kesehatan lainnya.
“Kami menyediakan fasilitas ramah anak sudah dalam beberapa tahun terakhir, belum lama ini sudah terstandarisasi secara nasional oleh Kementrian PPPA. Berdasarkan standar ini, kami terus melahirkan inovasi pelayanan lebih lanjut seperti peningkatan layaan SIMANTAB untuk mengatasi permasalahan Tuberculosis dan gizi pada anak, layanan TANDA MATA utuk mengobati anemia pada anak, sampai pencatatan riwayat imunisasi secara digital melalui inivasi SI MELINk” ujar Shirin, Kamis (12/6/25).
Baca Lainnya :
- Jelang May Day 2026, Bupati Majalengka Kumpulkan Serikat Buruh : Janji Serap Tenaga Kerja hingga Jaga Kondusivitas Investasi
- Kapolres Majalengka Tegaskan Pengamanan Humanis May Day 2026 : Aspirasi Buruh Dijamin, Ketertiban Jadi Prioritas
- Heboh! Warga Temukan Mayat Mengambang di Sungai, Polisi Pastikan Bukan Pembunuhan
- YPPM Tegas Buka Suara Soal Polemik UNMA : Tolak Intimidasi, Tegakkan Legalitas Kampus
- Pamit ke ATM, Motor Dibawa Kabur! Aksi Licik Curanmor PCX di Majalengka Berakhir Diborgol Polisi

Ia melanjutkan, Puskesmas Panunggangan sendiri terus mendorong inovasi pelayanan ramah anak dapat terus dikembangkan sesuai dengan kebutuhan masyarakat. Sejauh ini, Puskemas Panunggangan menilai fasilitas ramah anak tersebut berkontribusi meningkatkan kenyamanan pelayanan bagi masyarakat sekitar.
“Kami menilai fasilitas ramah anak ini sangat penting untuk menjamin hak anak anak dalam bidang kesehatan, sehingga lewat adanya fasilitas ini, masyarakat tidak perlu khawatir dan bingung mencari fasilitas kesehatan yang aman, nyaman, dan ramah bagi anak-anak. Tidak heran, masyarakat sangat antusias memanfaatkan fasiitas ini,” tambahnya.
Selain itu, fasilitas ramah anak di Puskesmas Panunggangan diharapkan dapat terus ditingkatkan, sekaligus menginspirasi pengembangan fasilitas serupa di berbagai fasilitas kesehatan di wilayah lainnya.
“Saya sendiri merasa fasilitas ramah anak di sini sangat membantu ya, jadi kami tidak perlu bingung membawa anak sehingga ke depannya diharapkan dapat terus meningkat lebih baik lagi,” pungkas salah satu warga sekitar, Suhaeibi dari Cipete, Pinang, Kota Tangerang. ** (Jhn)

















