- Tak Sekadar Santunan, Pemkot Tangerang Dorong Penerima Manfaat BPJS Ketenagakerjaan Lebih Produktif
- Serahkan 5.000 Sertifikat Halal, Maryono: Sinergi Wujudkan UMKM Makin Naik Kelas
- Harganas 2026, Kemensos Tegaskan Negara Harus Hadir untuk Keluarga Indonesia
- Momentum Harganas Ke-33, Sachrudin: Keluarga Berkualitas Fondasi Wujudkan Generasi Emas
- Hendi Budi Yuantoro Menuju Kursi Parlemen DPRD Kabupaten Blitar PAW PDI P perjuangan
- USDEK BIRAWA ADI GUNA GPM Gelar Konsolidasi Nasional, Perkuat Soliditas Kader di Seluruh Indonesia
- Jangan Tunda Lagi: Ratifikasi OPCAT dan Sahkan RANHAM
- MUBES Jakmania: Seluruh Jakmania Harus Memiliki Hak yang Sama dalam Demokrasi
- Harap Perdamaian, Keluarga Salah Satu Tersangka Kasus Padel Gelar Doa Bersama
- PRSI Gelar Sosialisasi dan Pelatihan Robotik di SDN Pancoran 07 Pagi Jakarta Selatan
Hadapi Pemilu 2024 Wabup Rahmat Santoso Mengajak Ikatan Mahasiswa Muhamadiyah Blitar Seperti Matahari Menerangi Semua Umat

Keterangan Gambar : Wakil Bupati Blitar Rahmat Santoso hadiri MUSCAB ke - VI IMM Blitar Raya
MEGAPOLITANPOS.COM, Blitar - Wakil Bupati Blitar Rahmat Santoso menghadiri Musyawarah Cabang ke - VI Ikatan Mahasiswa Muhamadiyah se Blitar Raya bertempat di aula pertemuan rumah makan Joglo desa Jatinom Kecamatan Kanigoro, pada Sabtu (25/02/23).
Wakil Bupati Blitar H.Rahmat Santoso, S.H, M.H, didepan organisasi Ikatan Mahasiswa Muhamadiyah Blitar Raya, serta tokoh sepuh, Ketua DPD IMM Jatim Mohammad Miftahul Firdaus Su’udi, pihaknya menyampaikan, Muscab ke -VI tahun 2023 memasuki tahun politik, kepada segenap kader Mahasiswa Muhamadiyah agar tetap menjaga kekompakan, tidak terpecah belah dengan kepentingan Politik.

Baca Lainnya :
- Hendi Budi Yuantoro Menuju Kursi Parlemen DPRD Kabupaten Blitar PAW PDI P perjuangan
- Panggih Riadi, Kembali Mengabdi untuk Desa Sumberboto Maju
- Majalengka Gaspol PAD, Retribusi TKA Tembus Target 5,6 Miliar
- Baznas-Polres Sumedang Khitan Massal, 82 Anak Terbantu Warga
- Polres Majalengka Bongkar Jaringan Tembakau Sintetis, 1 Ditangkap
"Melalui Muscab Muhamadiyah ke VI saat ini Saya ingin mengajak agar IMM tetap solid tidak terbawa arus politik yang sedang hangat, tetap solid menajaga keutuhan umat di Blitar,"ungkap Rahmat Santoso.
Selanjutnya Wakil Bupati Blitar juga menyampaikan, sejalan dengan dinamikanya Muhamadiyah yang selalu berpikiran modern ini, Muhamadiyah akan tetap konsisten seperti matahari yang bersinar, menerangi semua tanpa pilih pilih.
"Tetap jadikanlah simbul matahari putih sebagai lambang Muhamadiyah yang arif dan bijaksana, Muhamadiyah selalu bersinergi dengan semua umat tanpa membedakan suku, ras dan kelompok agama, Muhamadiyah Blitar bersama elemen lembaga organisasi sayap dan mahasiswa akan tetap dinamis dan modern," tuturnya.

Menapaki era society 5.0, Rahmat Santoso juga mengingatkan, tugas kedepan bersama semakin kompleks. Menghadapi tahun politik 2024, umat Muhamadiyah tetap konsisten menjaga kondusifitas daerah.
"Umat Muhamadiyah harus bisa beradaptasi dengan kemajuan teknologi yang sarat dengan dunia digitalisasi. Sehingga dalam kesempatan ini, saya minta teman-teman dari IMM juga sudah mulai berakselerasi dengan teknologi, mengukir prestasi berjuang dan berkontribusi bersama-sama untuk kemajuan Kabupaten Blitar. Dan yang paling tidak boleh ditinggalkan adalah harus tetap IMM dapat membangun citra Islam sebagai agama yang Rahmatan Lil 'Alamin, dalam berpolitik harus tetap menjaga perbedaan pilihan menjadi sarana berdemokrasi yang tetap guyub rukun dalam keseharian bermasyarakat,"imbaunya.
Dilain pihak Mohammad Miftahul Firdaus Su’udi resmi ketua umum Dewan Pimpinan Daerah Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM) Jawa Timur menyampaikan Muscab IMM adalah wujud kesinambungan program dan kaderisasi bagi IMM, kepada lembaha IMM harus secara terus menerus dilakukan pengkaderan regenerasi yang berkesinambungan.
"Maka hukumnya wajib bagi kader Muhamadiyah kususnya Ikatan Mahasiswa Mumadiyah sambung menyambung, mempersiapkan diri untuk meneruskan dan menggantikan sebagai pemimpin kelak, ibarat pepatah Patah Tumbuh Hilang Berganti, sebelum Patah, sebelum Tumbuh, Hilang dan Berganti insan Muhamadiyah harus sudah mempersiapkan diri,"pungkasnya (adv/kmf/za/mp)
















