Breaking News
- Bupati Shalahuddin Apresiasi Pandangan Fraksi PKB terhadap Raperda Perubahan APBD 2026
- Erick Soedjasa Pulang ke Indonesia atas Kemauan Sendiri, Kuasa Hukum: Bukan untuk Hindari Proses Hukum
- Pemkab Barito Utara Sampaikan Jawaban atas Pandangan Fraksi Terkait APBD-P 2026
- Ciptakan Kondusifitas Wilayah, Babinsa Koramil CBD Dan Ciputat Patroli Kamtibmas Malam.
- Bupati Barito Utara Minta Penyelesaian Batas Desa Mea dan Tongka Dipercepat
- Kodim 0506/Tangerang Gelar Sosialisasi PSDN, Dorong Kesadaran Bela Negara dan Penguatan Komcad.
- Babinsa Cireundeu Hadiri Penilaian Lomba Sekolah Sehat Tingkat Provinsi Banten 2026.
- Catat Tanggalnya, Pemkot Tangerang Buka Layanan KB Gratis 15–18 September 2026.
- Akses Pedestrian Jadi Prioritas, Trotoar Jalan Bouraq-Lio Baru Kota Tangerang Diperbaiki.
- Tangerang 10K Dongkrak Okupansi Hotel, 1.362 Kamar Terisi Dua Hari.
Gubernur Jatim Instruksikan Produsen dan Distributor Segera Distribusikan Migor

MEGAPOLITANPOS.COM, Blitar - Untuk mengatasi kelangkaan minyak goreng di Daerah, Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa mengintruksikan kepada distributor dan produsen minyak goreng segera menyalurkan minyak goreng ke pasar. Hal tersebut dikatakan saat memantau operasi pasar di Kantor Badan Pendapatan Daerah ( Bapenda ) provinsi Jatim, jalan Imam Bonjol Kota Blitar. Minggu siang ( 27/02/22 ). "Kita harus Underline bersama diawali dari Bumi Bung Karno, kepada distributor agar segera mendistribusikan semua stok minyak yang ada, untuk menjaga keseimbangan dan kenyamanan masyarakat," ungkap Gubernur. Kebutuhan dasar minyak goreng untuk Jawa Timur disampaikan oleh Gubernur sebesar 59.000 ton per bulan, sebetulnya untuk Jawa Timur itu stok regional sebesar 63.000 ton, seharusnya Jatim Surplus 40 ribu ton. "Tapi apa yang terjadi, sejak tanggal 18 Februari yang lalu, masih belum bisa memenuhi tingkat kebutuhan masyarakat secara menyeluruh, oleh karena itu kita menyeiringkan, antara penyampaian minyak goreng dengan zakat produktif untuk pelaku usaha ultra mikro, karena ini yang paling rentan jeratan rentenir dan pinjaman on line," tandasnya. Pada operasi pasar saat itu Bapenda Provinsi Jawa Timur menyiapkan 4000 liter minyak goreng, masyarakat membeli seharga Rp 25 ribu, dengan berat 2 liter untuk satu orang. Pada kesempatan tersebut Gubernur Jawa Timur sempat menyerahkan Zakat Produktif untuk Pelaku Usaha Mikro, menyerahkan santunan kepada Anak Yatim, selain itu juga penyerahan bantuan berupa modal usaha untuk 100 orang pelaku UKM dan bantuan sembako. (za/mp)


.jpg)




.jpg)








