Breaking News
- DPRD Barito Utara Hadir di Batu Raya I, Serap Aspirasi Warga Lewat Safari Ramadhan
- Wisata Belanja Ramadhan 2026, 819 Anak di Barito Utara Dapat Bantuan Belanja Lebaran
- Pemkab Barito Utara Gelar Pasar Murah dan Bagikan Sembako Gratis, Upaya Tekan Inflasi Jelang Idul Fitri
- DPR Sentil Program Konversi 120 Juta Motor Listrik: Ambisi Besar Harus Dibayar Kesiapan Nyata
- Kapolda Metro Cek Kesiapan Arus Mudik Lebaran 2026 serta Kesiapsiagaan Personel di Terminal Bus dan Stasiun KA
- Menkop Dorong Optimalisasi Pengelolaan Dana Umat Dan Sinkronisasi Dengan Program Kopdes Merah Putih
- Sidak Pasar Jelang Lebaran, Bupati Barito Utara Pastikan Stok Pangan Aman dan Harga Stabil
- Bupati Barito Utara Pimpin Rapat Percepatan Operasional Koperasi Merah Putih
- Kinerja Industri Asuransi Jiwa Sepanjang Tahun 2025 Tetap Stabil, AAJI: Komitmen Pelindungan
- Wakabid Pendidikan PWI Jaya Indra Utama jadi Komisaris Utama Waskita Beton Precast Tbk, Kesit B Handoyo Sampaikan Ucapan Selamat
Gubernur Jatim Instruksikan Produsen dan Distributor Segera Distribusikan Migor

MEGAPOLITANPOS.COM, Blitar - Untuk mengatasi kelangkaan minyak goreng di Daerah, Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa mengintruksikan kepada distributor dan produsen minyak goreng segera menyalurkan minyak goreng ke pasar. Hal tersebut dikatakan saat memantau operasi pasar di Kantor Badan Pendapatan Daerah ( Bapenda ) provinsi Jatim, jalan Imam Bonjol Kota Blitar. Minggu siang ( 27/02/22 ). "Kita harus Underline bersama diawali dari Bumi Bung Karno, kepada distributor agar segera mendistribusikan semua stok minyak yang ada, untuk menjaga keseimbangan dan kenyamanan masyarakat," ungkap Gubernur. Kebutuhan dasar minyak goreng untuk Jawa Timur disampaikan oleh Gubernur sebesar 59.000 ton per bulan, sebetulnya untuk Jawa Timur itu stok regional sebesar 63.000 ton, seharusnya Jatim Surplus 40 ribu ton. "Tapi apa yang terjadi, sejak tanggal 18 Februari yang lalu, masih belum bisa memenuhi tingkat kebutuhan masyarakat secara menyeluruh, oleh karena itu kita menyeiringkan, antara penyampaian minyak goreng dengan zakat produktif untuk pelaku usaha ultra mikro, karena ini yang paling rentan jeratan rentenir dan pinjaman on line," tandasnya. Pada operasi pasar saat itu Bapenda Provinsi Jawa Timur menyiapkan 4000 liter minyak goreng, masyarakat membeli seharga Rp 25 ribu, dengan berat 2 liter untuk satu orang. Pada kesempatan tersebut Gubernur Jawa Timur sempat menyerahkan Zakat Produktif untuk Pelaku Usaha Mikro, menyerahkan santunan kepada Anak Yatim, selain itu juga penyerahan bantuan berupa modal usaha untuk 100 orang pelaku UKM dan bantuan sembako. (za/mp)

















