- Mensos Gus Ipul Minta Pejabat Baru Fokus Validasi Data dan Berantas Korupsi
- Kinerja BNI Melesat, Transformasi Digital dan BRAVE Jadi Motor Pertumbuhan
- PTPN I Percepat Optimalisasi Aset, Siapkan Mesin Pertumbuhan Baru untuk Ketahanan Pangan
- Perkuat Tata Kelola Pemerintahan dan Pelayanan Publik, Pemkab Barito Utara Laksanakan Kaji Tiru ke DIY
- Elim Tyu Samba Dampingi Ketua MPR RI Ziarah Ke Makam Bung Karno
- Ateng Sutisna dan Viking Majalengka Gelar Festival Nobar Persib Meriah
- Dari Mangrove hingga Internet Publik, Program PLN di Pulau Sabira Raih Predikat Platinum
- BMKG Prediksi Jakarta Cerah hingga Cerah Berawan Sepanjang Senin, Suhu Capai 33 Derajat Celsius
- Tanpa Kedip, PLN Jaga Keandalan Listrik Zikir dan Doa Kebangsaan di Monas Berjalan Sukses
- Peluncuran Buku Abdul Rivai Ras Tegaskan Peran Strategis PTPN I bagi Indonesia
Universitas Bandar Lampung Perkuat Kompetensi Guru Melalui Pelatihan Coding dan Robotik
Pelatihan ini diikuti guru dari jenjang SD hingga SMA/SMK se-Provinsi Lampung untuk meningkatkan kompetensi teknologi di dunia pendidikan.

Keterangan Gambar : Kepala Pusat Studi Mekatronika dan Otomatisasi Universitas Bandar Lampung sekaligus Ketua Dewan Pakar PRSI, Riza Muhida, Ph.D., saat kegiatan pelatihan Coding, AI, dan Robotik.
Lampung—Universitas Bandar Lampung melalui Pusat Studi Mekatronika dan Otomatisasi menyelenggarakan kegiatan Training of Trainers (ToT) Guru Coding, Artificial Intelligence (AI), dan Robotik yang berlangsung selama empat hari, mulai 9 hingga 12 Maret 2026 di Kota Bandar Lampung, Provinsi Lampung. (14/3/2026)
Kegiatan ini dilatarbelakangi oleh pesatnya perkembangan teknologi digital, kecerdasan artifisial, dan robotika yang telah membawa perubahan besar dalam sistem pembelajaran. Sekolah saat ini dituntut untuk mampu menyiapkan peserta didik yang memiliki kemampuan berpikir kritis, kreatif, kolaboratif, serta literasi teknologi yang kuat. Oleh karena itu, guru sebagai ujung tombak pendidikan perlu memiliki kompetensi yang memadai dalam bidang coding, AI, dan robotik.
Baca Lainnya :
- PRSI Gelar Sosialisasi dan Pelatihan Robotik di SDN Pancoran 07 Pagi Jakarta Selatan
- Ketua Umum PRSI Bahas Program Workshop Robotika Bersama Anjungan Kalimantan Selatan TMII
- PRSI-IESPA-KOMDIGI Resmi Berkolaborasi, Perkuat Ekosistem Robotika dan Esports Nasional
- Melalui Program Robotika untuk Negeri, PRSI Jawa Barat Hadirkan Robotik di Lingkungan Pesantren
- PB PRSI Audiensi dengan Kemenpora RI, Siapkan Olimpiade Robotika Indonesia 2026
Sebagai bentuk komitmen dalam mendukung peningkatan kualitas pendidikan di Provinsi Lampung, pelatihan ini juga menjadi bagian dari upaya mengisi Bulan Suci Ramadan 1447 H dengan kegiatan yang produktif, edukatif, dan inspiratif. Menariknya, kegiatan pelatihan ini diselenggarakan secara gratis tanpa dipungut biaya bagi para guru, sehingga memberikan kesempatan yang lebih luas bagi tenaga pendidik untuk meningkatkan kompetensi di bidang teknologi.
Pelatihan ini diikuti oleh 60 orang guru dari jenjang SD, SMP, hingga SMA/SMK negeri maupun swasta se-Provinsi Lampung, serta 40 peserta non-guru, sehingga total peserta yang mengikuti kegiatan ini mencapai 100 orang.
Selama pelatihan berlangsung, para peserta mendapatkan berbagai materi terkait pengembangan teknologi dan robotika di dunia pendidikan. Materi tersebut meliputi pendidikan DIY (Do It Yourself), pembuatan coding untuk robot, pemrograman videotron, pengenalan sensor dan aktuator, hingga praktik pembuatan berbagai jenis robot seperti robot explorer, robot soccer, robot obstacle, dan robot kreatif.
Kepala Pusat Studi Mekatronika dan Otomatisasi Universitas Bandar Lampung yang juga merupakan Ketua Dewan Pakar Persatuan Robotika Seluruh Indonesia, Riza Muhida, M.Eng., Ph.D., menyampaikan bahwa pelatihan ini mendapat respons yang sangat positif dari para guru.
“Alhamdulillah pada hari ini kita telah melaksanakan pelatihan coding, AI, dan robotik untuk guru-guru se-Provinsi Lampung dari tingkat SD, SMP, hingga SMA dan SMK. Antusiasme para guru sangat luar biasa. Ketika mereka mempelajari dasar-dasar coding, mereka langsung tertarik untuk mencoba menerapkannya pada robot yang sebenarnya,” ujarnya.
Ia menjelaskan bahwa dalam pelatihan tersebut para guru tidak hanya mempelajari teori, tetapi juga langsung mempraktikkan berbagai proyek teknologi.
“Kami mengenalkan mulai dari cara menggunakan robot, memprogram robot, hingga membuat beberapa proyek sederhana. Misalnya membuat proyek lampu lalu lintas, membuat program videotron yang dapat menampilkan kalimat selamat datang, hingga bagaimana robot dapat membaca data dari sensor. Dari sensor tersebut robot dapat mengambil keputusan apakah harus bergerak atau tidak,” jelasnya.
Riza Muhida juga menegaskan bahwa kegiatan pelatihan ini memberikan pengalaman baru bagi para guru dalam memahami teknologi robotika dan kecerdasan artifisial.
“Para guru sangat tertarik dan merasa senang mengikuti pelatihan coding, AI, dan robotik ini karena mereka mendapatkan pengetahuan serta pengalaman baru dalam dunia teknologi, khususnya robotika dan AI,” tambahnya.
Melalui pelatihan ini, Universitas Bandar Lampung berharap para guru mampu mengimplementasikan pembelajaran berbasis proyek yang terintegrasi teknologi di sekolah masing-masing. Selain itu, para peserta juga diharapkan dapat menjadi trainer internal dan penggerak program coding serta robotik di lingkungan sekolah, sehingga ekosistem pembelajaran digital di Provinsi Lampung dapat terus berkembang secara berkelanjutan.





.jpg)






.jpg)




