Breaking News
- Anggota DPRD Barito Utara Semarakkan Safari Ramadhan di Lahei Barat, Pererat Silaturahmi Hingga Pelosok Desa
- Robot Wudhu Otomatis hingga Robot Sumo, Wapres Gibran Tinjau Karya Santri Didampingi PRSI
- Bupati Pekalongan Fadia Arafiq Resmi Jadi Tersangka KPK
- PLN UID Jakarta Raya Perkuat Ketahanan Air Tanah Lewat Bantuan 12 Mesin Bor
- Persatuan Perempuan Sidoarjo Berbagi Takjil dan Suarakan Perdamaian Untuk Pimpinan Sidoarjo
- AKG Jadi Sorotan Utama, Bupati dan Kadisdik Awasi Menu MBG hingga Detail
- Satgas Saber Polda Metro Tegur dan Minta Pedagang Pasar di Jakarta Barat Menjual Bapokting Sesuai Harga Acuan
- 117 Kilometer Jalan Dikebut, Warga Majalengka Sambut Mudik Tanpa Waswas
- PWHI Surati DPKAD Kab.Tangerang Terkait Dugaan Penyalahgunaan Lahan Fasos Fasum RW 09 Kel. Kutabumi
- Bencana Alam Datang Tanpa Permisi, Sertipikat Elektronik Jadi Pilihan karena Beri Rasa Aman
GPMI: Soal Sumur Resapan Ga Perlu Pansus Karena Sudah Jelas dan Transparan

MEGAPOLITANPOS.COM: H. Syarief Hidayatulloh Ketua Umum PB GPMI menyesalkan pernyataan anggota DPRD dari partai PSI yang selalu menyalahkan kebijakan Anies Baswedan yang saat ini fokus kerja untuk Maju Kotanya, Bahagia Warganya sesuai janji kampanye Anies dan Sandi pada saat itu. Saat ini janji tersebut sudah dibayar lunas oleh Gubernur Anies, salah satunya mengatasi masalah banjir di Ibukota, melalui pembuatan sumur resapan di ribuan titik di Ibukota, ini sudah hampir rampung dan dikerjakan oleh perusahaan kontraktor. Syarif mengatakan manfaat sumur resapan menambah jumlah air yang masuk ke dalam tanah sehingga dapat menjaga kesetimbangan hidrologi air tanah sehingga dapat mencegah intrusi air laut, mengisi pori-pori tanah yang akan mencegah terjadinya penurunan tanah, mereduksi dimensi jaringan drainase,menurunkan konsentrasi pencemaran air tanah. "Selain itu sumur resapan yang telah dilaksanakan dan selesai pengerjaanya sangat bermanfaat dapat mencegah banjir di saat musim hujan dan mencegah kekeringan pada musim kemarau" ungkap Syarief "PSI jangan memutar balikan fakta, warga Jakarta tidak mempersoalkan sumur resapan, anggaran 411 miliar dikerjakan oleh perusahaan kontraktor, tidak ditemukan indikasi korupsi, sepertinya gak perlu adanya Pansus segala, karena sudah sangat jelas dan transparan " ucapnya "Alhamdulillah Jakarta tidak banjir besar seperti jamannya Pak Ahok, genangan lancar dan cepat kering, hanya hitungan jam banjir dan genangan hilang dari Jakarta ini faktanya" katanya Syarief juga menambahkan, sudah ribuan sumur resapan dikerjakan, kalau ada yang salah, kan hanya beberapa saja lalu akan diperbaiki, silahkan konfirmasi dengan kontraktor, bukan salahkan Anies, kalo seperti ini jelas-jelas untuk mengganjal Anies. "Padahal kalau ini bisa diteruskan ditahun depanya maka sangat luar biasa keberhasilanya Anies, tapi sudahlah kan anggaranaya telah di hapus DPRD" pungkasnya
















