- Bulog Andalkan Beras Kita sebagai Identitas Baru Beras Nasional, Target 2 Juta Ton
- Model Kemitraan PTPN I di Jember Dongkrak Pendapatan Petani dan Ekspor Tembakau
- Pakar Hukum Trisakti: Ancaman terhadap Polisi Saat Bertugas Tak Bisa Ditoleransi
- Hadiri Sinode Umum ke 25 GKE, Wabup Felix Tegaskan Komitmen Barito Utara Perkuat Kerukunan dan Pembinaan Generasi Muda
- Puspa Nuswantara 2026 Resmi Dibuka, Ajang Perkuat Ekosistem Batik Asli Indonesia
- Polres Metro Jakarta Pusat Musnahkan Barang Bukti Hasil Ungkap 12 Kasus Narkoba Juni 2026
- Polres Majalengka Amankan Aksi Damai, Pemda Terima Aspirasi
- Promo Bumbu Masak di Jakarta Fair 2026 Jadi Buruan Pengunjung, Cek Daftar Booth Favoritnya
- Sekretariat DPRD Barito Utara Sampaikan Ucapan Selamat Ulang Tahun kepada H. Nurul Anwar
- Gun Sriwitanto Hadiri Penutupan Batara Expo 2026, Dukung Penguatan UMKM dan Ekonomi Kreatif
Garis Perjuangan Delapan Himbau Tetap Jaga Kekompakan dan Akan Terus Berjuang Demi Masyarakat

Keterangan Gambar : Ketua umum Garis Perjuangan Delapan, H. Tugiar Khusaini( Mas Giar).
MEGAPOLITANPOS.COM, Jakarta- Ketua umum Garis Perjuangan Delapan, H. Tugiar Khusaini menghimbau para relawannya untuk menerima secara ikhlas hasil pemilihan umum walaupun belum pada perhitungan akhir.
" Walau terkesan politik yang syarat dan penuh rekayasa, kami terima apapun hasil pemilu ini, kedepan Garis Delapan akan terus dan tetap berkibar sebagai garda terdepan dalam memperjuangkan kepentingan masyarakat, kata Mas Giar sapaan akrab Tugiar Khusaini pada wartawan di Bandung, Jum'at (16/02/2024).
Baca Lainnya :
- Bulog Andalkan Beras Kita sebagai Identitas Baru Beras Nasional, Target 2 Juta Ton
- Model Kemitraan PTPN I di Jember Dongkrak Pendapatan Petani dan Ekspor Tembakau
- Pakar Hukum Trisakti: Ancaman terhadap Polisi Saat Bertugas Tak Bisa Ditoleransi
- Hadiri Sinode Umum ke 25 GKE, Wabup Felix Tegaskan Komitmen Barito Utara Perkuat Kerukunan dan Pembinaan Generasi Muda
- Puspa Nuswantara 2026 Resmi Dibuka, Ajang Perkuat Ekosistem Batik Asli Indonesia
Lebih jauh Mas Giar sapaan akrab Tugiar Khusaini menyebut rekayasa politik mirip dengan pesta para badut yang sedang berpesta.
" Semua punya tingkah lucu, aneh dengan perannya masing - masing, tapi sudahlah ini konsekwensi dalam menentukan pilihan," tukasnya.
Bagaimanapun lanjut Mas Giar, Garis perjuangan delapan akan tetap berlanjut sebagaimana mestinya dan berbuat yang terbaik demi bangsa dan negara.
Sebab garis perjuangan banyak jalan, bukan hanya di bidang politik atau bukan sekedar berjuang dalam pemilu, tapi kami terdiri dari beberapa unsur profesional. Delapan unsur profesi diantaranya Dokter Muda, Kepala sekolah Swasta, Arsitek, Serta Pengusaha-pengusaha," kata dia.
Selanjutnya Ketum aliansi GP delapan mengajak untuk tetap selalu menjaga kekompakan dan persatuan dalam menjaga Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).
" Bangsa ini sedang letih bahkan tertatih-tatih , terlihat begitu renta oleh sikap dan perilaku anak bangsa sendiri, untuk itu mari sama- sama jaga NKRI. Ini adalah suatu hal yang bakal kita wariskan ke anak cucu kita," katanya.
Kedepannya lanjut Mas Giar, Aliansi Garis Perjuangan Delapan insyaallah akan tetap eksis menjadi pengayom masyarakat," kita akan terus berjuang, entah kita menjadi Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) atau ormas, intinya kita tetap berkibar menjadi mitra strategis dalam mengontrol program pemerintah," tutupnya.(Reporter:Achmad Sholeh Alek)

















