- Dukung Ekonomi Berkeadilan, Pemerintah Perkuat Ekosistem UMKM Lewat Bursa Wirausaha Unggulan
- Hendik Budi Yuantoro Penerima Mandat PAW DPP PDI Perjuangan
- Prabowo: Obat Generik Murah dan Modernisasi Rumah Sakit Jadi Prioritas Pemerintah
- LSM GANNAS Geruduk Dewan Atas Rencana Pembangunan Farm Greenfields 3 di Doko
- Pertamina: Harga BBM Pertamax 92 Naik Menjadi Rp 16.250/liter, Pertalite dan Solar Subsidi Tetap
- Kepala BGN Nanik Deyang Siapkan Reformasi Program MBG, Fokus Efisiensi Anggaran dan Kualitas Gizi
- Said Iqbal Masuk Istana, Siapkan Rekomendasi Kebijakan untuk Buruh dan Pekerja Migran
- Kapolres Rita Suwadi Ungkap Begal Jalanan, Residivis Kembali Beraksi
- Pemkab Bogor Bersiap Lebarkan Jalan Puncak, Bangunan di Bahu Jalan dan Saluran Air Terancam Ditertibkan
- Jakarta Fair 2026 Siap Dongkrak Ekonomi, Pemprov DKI Dukung Penuh Menuju Kota Global
DPR Dukung Penuh Gerakan Bapanas Terkait Penganekaragaman Pangan

Keterangan Gambar : Dewan Perwakilan Rakyat (DPR RI) mendukung upaya Badan Pangan Nasional/National Food Agency (NFA).
MEGAPOLITANPOS .COM, Jakarta-- Dewan Perwakilan Rakyat (DPR RI) mendukung upaya Badan Pangan Nasional/National Food Agency (NFA) dalam mengkampanyekan penganekaragaman pangan berbasis sumber daya pangan lokal.
DPR menilai diversifikasi pangan tersebut perlu dilakukan karena jumlah rata-rata perkapita konsumsi beras di Indonesia sangat tinggi sehingga progran yang dilakukan NFA harus digencarkan.

Baca Lainnya :
- Hendik Budi Yuantoro Penerima Mandat PAW DPP PDI Perjuangan
- Samanhudi Anwar Tegaskan Tata Kelola KONI yang Sudah Baik Dipertahankan
- Anggota Komisi I DPRD Kota Blitar : MBG Nyata Tumbuhkan Ekonomi dan Buka Lapangan Kerja Baru
- Komisi III DPRD Bunyikan Alarm! Iing : Gunung Sampah Bisa Jadi Petaka Besar Majalengka
- Viral di Medsos, DPRD Majalengka Temukan Retak dan Aspal Terkelupas
“Ini yang saya sampaikan ke Badan Pangan Nasional agar fokus pada mengkampanyekan diversifikasi pangan supaya konsumsi beras kita bisa dikurangi,” ujar Anggota Komisi IV DPR RI yang juga politisi Partai Golkar, Firman Subagyo di Gedung Parlemen, Rabu, 4 Desember 2024.
Firman menjelaskan rata-rata konsumsi beras perkapita di Indonesia terbilang tinggi yaitu di atas 100 kilogram. Oleh karenanya gerakan yang dimasukkan Bapanas perlu mendapat dukungan bersama.
“Indonesia itu termasuk yang paling tinggi dalam hal konsumsi beras, yaitu rata-rata perkapitanya di atas 100 kilo. Kalau diversifikasi pangan bisa dikampanyekan maka subtitusi pangan bisa bergerak cepat seperti konsumsi singkong, sagu dan lain-lain,” katanya.
Kepala Bapanas Arief Prasetyo Adi mengatakan, penganekaragaman pangan merupakan salah satu tugas fungsi lembaga yang dipimpinnya. Melalui Kedeputian Penganekaragaman Konsumsi Pangan dan Keamanan Pangan, pihaknya terus mendorong sumber daya pangan lokal dioptimalkan.
Untuk memperkenalkan dan mendorong masyarakat mengonsumsi pangan lokal, Bapanas telah mendorong kebijakan dan strategi antara lain melakukan penguatan regulasi penganekaragaman pangan berbasis sumber daya lokal.
"Saat ini sudah terbit Perpres Nomor 81 tahun 2024 tentang Percepatan Penganekaragaman Pangan Berbasis Sumber Daya Lokal di mana di dalamnya sudah dipetakan siapa melakukan apa. Jadi sinergi kementerian/lembaga terkait mendorong penganekaragaman pangan ini sudah dituangkan dalam rencana aksi yang ada di dalam Perpres tersebut," ujar Arief.
Selain itu, Bapanas juga menggencarkan promosi, edukasi, dan sosialisasi pentingnya pangan lokal dalam mendorong penganekaragaman pangan melalui kampanye pangan Beragam, Bergizi Seimbang, dan Aman (B2SA) yang menyasar anak sekolah dan ibu rumah tangga yang berkolaborasi dengan berbagai stakeholder seperti PKK, komunitas pangan lokal, dan organisasi non pemerintah.
Dan juga yang tidak kalah penting melakukan pendampingan terhadap UMKM pangan lokal sehingga dapat meningkatkan kualitas dan daya saing produk pangan lokal yang dihasilkan.(Reporter: Achmad Sholeh Alek).
















