- Kapolres Majalengka Ungkap Tiga Kasus Kriminal, Dugaan Kekerasan Seksual Anak Disorot
- Kompetitif di 4 Putaran Awal, Tim HRI Target Raih Gelar Juara Nasional Akhir Pekan Ini di Mandalika
- Jaga Stabilitas Keamanan, Babinsa Koramil Ciledug Dan Pondok Aren Patroli Malam Bersama Komduk.
- Mediasi Dugaan Limbah Greenfields Memanas, kenapa Pejabat Masih Baru Akan Turun ke Lokasi.
- Pemkab Barut Dorong Pemanfaatan Pangan Lokal dan Cegah Stunting Lewat Lomba Cipta Menu B2SA
- Ketua TP-PKK Barito Utara Tekankan Peran Keluarga dalam Pencegahan Stunting melalui Pangan B2SA
- PN Tak Berwenang Adili Sengketa Internal, PDIP Majalengka Tancap Gas Hadapi Pileg 2029
- Asthara Skyfront City Rampungkan Dua Show Unit Terbaru Allurea Type E.
- Tokoh Masyarakat Lahei Minta Keselamatan Warga Jadi Prioritas dalam Persoalan Jalan Hauling
- Dandim 0510/Tigaraksa Dukung Ketahanan Pangan, Panen Padi Sawah dan Pemberian Bantuan Sarana Pertanian
DPR Dukung Penuh Gerakan Bapanas Terkait Penganekaragaman Pangan

Keterangan Gambar : Dewan Perwakilan Rakyat (DPR RI) mendukung upaya Badan Pangan Nasional/National Food Agency (NFA).
MEGAPOLITANPOS .COM, Jakarta-- Dewan Perwakilan Rakyat (DPR RI) mendukung upaya Badan Pangan Nasional/National Food Agency (NFA) dalam mengkampanyekan penganekaragaman pangan berbasis sumber daya pangan lokal.
DPR menilai diversifikasi pangan tersebut perlu dilakukan karena jumlah rata-rata perkapita konsumsi beras di Indonesia sangat tinggi sehingga progran yang dilakukan NFA harus digencarkan.

Baca Lainnya :
- Menkop Perkuat Koordinasi untuk Pastikan Kesiapan Operasionalisasi KDKMP
- Mulyani Dukung Deteksi Dini Kanker Serviks, Apresiasi Gerakan Perempuan Sadar Sehat di Pasir Kuda
- Hadiri Talk show Perlindungan Anak, Ketua DPRD Kota Bogor Dorong Sinergi Menuju Indonesia Emas 2045
- Dandim 0506/Tgr Hadiri Pelantikan Ketua DPRD Kota Tangerang.
- Transformasi Bank DKI Jadi Bank Jakarta, Pemprov DKI Dorong Ekspansi Bisnis
“Ini yang saya sampaikan ke Badan Pangan Nasional agar fokus pada mengkampanyekan diversifikasi pangan supaya konsumsi beras kita bisa dikurangi,” ujar Anggota Komisi IV DPR RI yang juga politisi Partai Golkar, Firman Subagyo di Gedung Parlemen, Rabu, 4 Desember 2024.
Firman menjelaskan rata-rata konsumsi beras perkapita di Indonesia terbilang tinggi yaitu di atas 100 kilogram. Oleh karenanya gerakan yang dimasukkan Bapanas perlu mendapat dukungan bersama.
“Indonesia itu termasuk yang paling tinggi dalam hal konsumsi beras, yaitu rata-rata perkapitanya di atas 100 kilo. Kalau diversifikasi pangan bisa dikampanyekan maka subtitusi pangan bisa bergerak cepat seperti konsumsi singkong, sagu dan lain-lain,” katanya.
Kepala Bapanas Arief Prasetyo Adi mengatakan, penganekaragaman pangan merupakan salah satu tugas fungsi lembaga yang dipimpinnya. Melalui Kedeputian Penganekaragaman Konsumsi Pangan dan Keamanan Pangan, pihaknya terus mendorong sumber daya pangan lokal dioptimalkan.
Untuk memperkenalkan dan mendorong masyarakat mengonsumsi pangan lokal, Bapanas telah mendorong kebijakan dan strategi antara lain melakukan penguatan regulasi penganekaragaman pangan berbasis sumber daya lokal.
"Saat ini sudah terbit Perpres Nomor 81 tahun 2024 tentang Percepatan Penganekaragaman Pangan Berbasis Sumber Daya Lokal di mana di dalamnya sudah dipetakan siapa melakukan apa. Jadi sinergi kementerian/lembaga terkait mendorong penganekaragaman pangan ini sudah dituangkan dalam rencana aksi yang ada di dalam Perpres tersebut," ujar Arief.
Selain itu, Bapanas juga menggencarkan promosi, edukasi, dan sosialisasi pentingnya pangan lokal dalam mendorong penganekaragaman pangan melalui kampanye pangan Beragam, Bergizi Seimbang, dan Aman (B2SA) yang menyasar anak sekolah dan ibu rumah tangga yang berkolaborasi dengan berbagai stakeholder seperti PKK, komunitas pangan lokal, dan organisasi non pemerintah.
Dan juga yang tidak kalah penting melakukan pendampingan terhadap UMKM pangan lokal sehingga dapat meningkatkan kualitas dan daya saing produk pangan lokal yang dihasilkan.(Reporter: Achmad Sholeh Alek).

.jpg)









.jpg)




