- Robot Wudhu Otomatis hingga Robot Sumo, Wapres Gibran Tinjau Karya Santri Didampingi PRSI
- Bupati Pekalongan Fadia Arafiq Resmi Jadi Tersangka KPK
- PLN UID Jakarta Raya Perkuat Ketahanan Air Tanah Lewat Bantuan 12 Mesin Bor
- Persatuan Perempuan Sidoarjo Berbagi Takjil dan Suarakan Perdamaian Untuk Pimpinan Sidoarjo
- AKG Jadi Sorotan Utama, Bupati dan Kadisdik Awasi Menu MBG hingga Detail
- Satgas Saber Polda Metro Tegur dan Minta Pedagang Pasar di Jakarta Barat Menjual Bapokting Sesuai Harga Acuan
- 117 Kilometer Jalan Dikebut, Warga Majalengka Sambut Mudik Tanpa Waswas
- PWHI Surati DPKAD Kab.Tangerang Terkait Dugaan Penyalahgunaan Lahan Fasos Fasum RW 09 Kel. Kutabumi
- Bencana Alam Datang Tanpa Permisi, Sertipikat Elektronik Jadi Pilihan karena Beri Rasa Aman
- Kembangkan Aplikasi Dashboard SDM, Sekjen ATR/BPN: Proses Mutasi dan Promosi Jadi Lebih Efektif dan Efisien
Dorong Literasi Keuangan Generasi Muda, Bank Jakarta Dukung Abang None

Keterangan Gambar : acara Puncak Abang None Jakarta 2025.
MEGAPOLITANPOS.COM, JAKARTA - Sebagai perwujudan komitmen dalam mendukung pengembangan bakat dan kreativitas generasi muda di Jakarta, Bank Jakarta kembali mendukung acara Puncak Abang None Jakarta 2025. Dukungan tersebut diberikan dalam bentuk tabungan kepada para pemenang dan finalis Abang None Jakarta.
Acara Abang None dilaksanakan di Taman Ismail Marzuki Jakarta (26/09) dan turut dihadiri oleh Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, Wakil Gubernur DKI Jakarta, Rano Karno beserta jajaran pejabat Pemprov DKI Jakarta, serta Direktur Utama Bank Jakarta, Agus H. Widodo, Direktur Keuangan & Strategi Bank Jakarta, Basaria Martha Juliana dan Komisaris Independen Bank Jakarta, Kiryanto.
Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, menyebutkan Abang dan None Jakarta merupakan salah satu warisan budaya Betawi turun temurun yang perlu dijaga kelestariannya, kehadirannya diharapkan mampu membawa kebanggaan kota Jakarta menuju kancah global. "Pemilihan Abang None Jakarta merupakan simbol optimisme generasi muda yang menjaga tradisi betawi, menggambarkan pesona Jakarta sekaligus meneguhkan sebagai Kota Global yang berbudaya." ujar Pramono.
Baca Lainnya :
- Bank Jakarta Gandeng Jakmania Wujudkan Inklusi Keuangan
- Bank Jakarta Raih Golden Champion di Infobank SLE 2026, Unggul di Kepuasan dan Loyalitas Nasabah
- Pembongkaran Monorel Jakarta Jadi Sorotan, Madas Nusantara Kirim Surat ke Gubernur
- Ketua DPRD DKI: Bank Jakarta Naik Kelas, Kartu Debit Visa Bisa Digunakan di 200 Negara
- Bank Jakarta Transformasi Layanan, Luncurkan Kartu Debit Visa untuk Transaksi Internasional
Direktur Utama Bank Jakarta, Agus H. Widodo, menyampaikan bahwa dukungan Bank Jakarta terhadap acara Puncak Abang None Jakarta 2025 merupakan upaya Bank Jakarta untuk senantiasa relevan dengan generasi muda di Jakarta.
“Generasi muda Jakarta merupakan agen perubahan yang mampu menggabungkan tradisi dan modernitas. Kehadiran Abang None Jakarta menjadi wadah untuk memperkuat jati diri Jakarta sebagai kota global dengan akar budaya Betawi yang kuat,” ujarnya.
Lebih lanjut ia juga melihat potensi luar biasa bagi Abang None sebagai representasi generasi muda yang siap membawa pesan penting tentang literasi dan iklusi keuangan.
"Dengan pemahaman finansial yang baik, generasi muda dengan jumlah yang banyak dan beragam, diharapkan dapat semakin mandiri, kreatif, dan berdaya saing dalam menghadapi tantangan global," ujar Agus.
Bank Jakarta siap membuka ruang bagi Abang dan None terpilih untuk dapat berkolaborasi bersama Bank Jakarta menjadi perwakilan dalam terwujudnya peningkatan literasi dan inklusi keuangan dalam berbagai kesempatan, termasuk menjadi bagian dari Bank Jakarta.
"Pengaruh positif yang dihadirkan oleh Abang dan None diyakini dapat mendukung peningkatan literasi dan inklusi keuangan yang lebih luas dalam mendukung visi peningkatan Kota Jakarta menuju Kota Global" ujar Agus.
Sekretaris Perusahaan Bank Jakarta, Arie Rinaldi menambahkan, dukungan Bank Jakarta dalam malam final pemilihan Abang dan None Jakarta, merupakan kesempatan yang baik, termasuk diantaranya dalam memperkenalkan call name dan logo baru sebagai "Bank Jakarta".
Bank Jakarta tidak hanya hadir melalui layanan perbankan, tetapi juga sebagai mitra strategis Pemerintah Provinsi dan masyarakat dalam memajukan budaya, pariwisata, serta pembangunan kota Jakarta,” jelasnya.
“Momentum ini merupakan cara Bank Jakarta memperkenalkan wajah baru sebagai bank daerah yang modern, inklusif, dan dekat dengan generasi muda. Abang None bagi kami bukan hanya ikon pariwisata, melainkan mitra strategis dalam menyampaikan citra baru Bank Jakarta,” ujar Arie.
Abang None Jakarta, pertama kali digelar pada 1968, merupakan kontes pencarian duta pariwisata DKI Jakarta yang rutin diselenggarakan untuk mempromosikan pariwisata dan kebudayaan provinsi.
Acara ini menjadi ajang apresiasi bagi para finalis Abang None Jakarta, yang tidak hanya menampilkan bakat dan kemampuan, tetapi juga peran aktif mereka sebagai duta budaya, pariwisata, dan ekonomi kreatif.
Melalui dukungan ini, Bank Jakarta berharap dapat terus berkontribusi dalam menjaga kekayaan budaya Betawi, sekaligus menginspirasi generasi muda untuk aktif berkarya dan membangun Jakarta sebagai kota yang maju, modern, dan berbudaya.
Dukungan ini tentunya akan diperkuat melalui kolaborasi komunitas duta budaya Abang None Jakarta dan pelaku pariwisata Jakarta untuk mendorong generasi muda lebih memahami pengelolaan keuangan, perencanaan masa depan, serta pemanfaatan layanan digital perbankan.
Konsisten Dukung Perkembangan Pariwisata di Jakarta
Dukungan Bank Jakarta terhadap pariwisata Ibu Kota sebelumnya juga telah diwujudkan melalui penyediaan layanan pembayaran non-tunai, di antaranya melalui produk JakCard.
Melalui JakCard, masyarakat dapat menikmati kemudahan pembayaran transportasi terintegrasi seperti Transjakarta, Mikrotrans, MRT, LRT Jakarta, hingga LRT Jabodebek.
JakCard juga dapat digunakan sebagai tiket masuk destinasi wisata, mulai dari Taman Margasatwa Ragunan, Monumen Nasional, Taman Impian Jaya Ancol, hingga berbagai museum yang dikelola Pemprov DKI Jakarta. (Reporter: Achmad Sholeh Alek).
















