- Bupati Eman Pacu Atlet Majalengka, Target Tembus Juara Porprov 2026
- Wabup Dena Resmikan Al Khalifah, Harapan Baru Pendidikan Majalengka
- RDP PETI Barito Utara Hasilkan Dua Keputusan Penting, WPR Segera Diusulkan
- HUT ke-499 Jakarta, Pramono Tegaskan Kota Global Harus Tetap Berpihak pada Rakyat
- Lebih dari Seabad Berdiri, Sekolah Panggung di Malabar Simpan Sejarah Pendidikan Bangsa
- Ghost Buzzer Bidik 300 Ribu Penonton, Hadir di XXI dan Netflix
- Sambut HUT ke-499 Jakarta, Pemprov DKI Sebut Jakarta Fair Jadi Simbol Kolaborasi dan Kemajuan Kota
- Kapolres Majalengka Taklukkan Ciremai, Kibarkan Merah Putih Raksasa
- UMKM 5K Run Jadi Ajang Promosi Produk Olahraga Lokal dan Gaya Hidup Sehat
- Jakarta Fair Kemayoran 2026 Jadi Pusat Perayaan HUT Jakarta dengan Ragam Hiburan Istimewa
Diduga OTK Lakukan Penembakan di Kantor MUI Jakarta Pusat, Sejumlah Orang Terluka

Keterangan Gambar : Foto istimewa : Peristiwa penembakan di kantor Majelis Ulama Indonesia (MUI) Menteng Jakarta Pusat.
MEGAPOLITANPOS.COM Jakarta, - Terjadi peristiwa penembakan di kantor Majelis Ulama Indonesia (MUI) Menteng Jakarta Pusat. Penembakan dilakukan oleh Orang Tidak Dikenal (OTK). Mengabarkan sejumlah orang terluka.
Informasi tersebut disampaikan oleh akun Twitter @facialwashh. Dalam akun tersebut disampakan bahwa penembakan dilakukan oleh orang yang tidak dikenal.
"Terjadi penembakan di kantor Majelis Ulama Indonesia Jakarta oleh orang tak dikenal. Beberapa orang terluka dan dibawa ke rumah sakit," tulisnya. Selasa (02/05/2023).
Baca Lainnya :
- Bupati Eman Pacu Atlet Majalengka, Target Tembus Juara Porprov 2026
- Wabup Dena Resmikan Al Khalifah, Harapan Baru Pendidikan Majalengka
- Kapolres Majalengka Taklukkan Ciremai, Kibarkan Merah Putih Raksasa
- Ciracas Targetkan 49 Biopori Jumbo untuk Kurangi Sampah
- AWI Soroti Dugaan Intimidasi Wartawan di DPRD Majalengka, Minta Klarifikasi
Menanggapi hal tersebut Kasat Reskrim Polres Metro Jakarta Pusat AKBP Hady Saputra Siagian mengatakan saat ini melakukan penyelidikan atas peristiwa penembakan massal tersebut.
"Lagi cek tempat kejadian perkara (TKP)," kata, Hady dilansir dari NTMCPOLRI.INFO. ** (Jhn)




.jpg)



.jpg)








