- Segenap Jajaran Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Pemerintah Kabupaten Tangerang mengucapkan Dirgahayu Kemerdekaan Indonesia ke -81
- Teken Kesepakatan KUA-PPAS 2027 Legislatif dan Eksekutif Dorong Percepatan pembangunan Kabupaten Blitar
- Indonesia Perkuat Kesiapsiagaan Bencana Lewat EDRR 2026, Teknologi AI Jadi Andalan
- Kementerian UMKM Perkuat Standar Layanan Publik bagi Pengusaha UMKM
- Monas Jadi Pusat Pesta Rakyat 17 Agustus 2026, 300 Ribu Kaus dan Jutaan Porsi Kuliner Dibagikan
- Pidato Kenegaraan Presiden Jadi Momentum Perkuat Sinergi Pemkab Barito Utara dengan Pemerintah Pusat
- Hadiri Paripurna Pidato Kenegaraan, H Nurul Anwar Sampaikan Harapan untuk Indonesia
- Dengarkan Pidato Kenegaraan, Anggota DPRD, Gun Sri Witanto Tekankan Pentingnya Mengisi Kemerdekaan Dengan Amanah UUD 45
- DPRD Barito Utara Gelar Paripurna Dengarkan Pidato Kenegaraan Presiden Jelang HUT ke-81 RI
- Menjelang HUT RI ke-81 2026 Legislatif dan Eksekutif Kabupaten Blitar Dengarkan Pidato Presiden Prabowo
Pemprov DKI Perkuat Pencegahan Kebakaran, APAR Disiapkan di Tiap RW

Keterangan Gambar : Foto, istimewa
MEGAPOLITANPOS.COM, Jakarta – Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, mengimbau seluruh masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran selama musim kemarau panjang. Imbauan tersebut disampaikan menyusul prakiraan Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengenai meningkatnya risiko kebakaran akibat cuaca kering, terutama di kawasan padat penduduk seperti Tambora.
Saat meninjau kawasan Jalan Bangka III RT 014/RW 002, Kecamatan Mampang Prapatan, Jakarta Selatan, Selasa (21/7), Pramono mengingatkan warga agar tidak melakukan tindakan yang dapat memicu kebakaran, seperti membuang puntung rokok sembarangan maupun mengabaikan potensi korsleting listrik.
"Jangan kemudian misalnya, orang habis merokok membuang puntung sembarangan yang bisa mengakibatkan kebakaran atau korsleting," ujar Pramono.
Baca Lainnya :
Menurutnya, musim kemarau panjang membuat risiko kebakaran meningkat sehingga diperlukan kesadaran seluruh masyarakat untuk menjaga lingkungan masing-masing.
Sebagai langkah antisipasi, Pemerintah Provinsi DKI Jakarta melalui Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) DKI Jakarta telah mengintensifkan sosialisasi pencegahan kebakaran. Salah satu upaya preventif yang dilakukan adalah penyediaan Alat Pemadam Api Ringan (APAR) di setiap RW.
"Kalau Jakarta, gerakan ini sudah diadakan. Itu untuk preventifnya," kata Pramono.
Ia menambahkan, Pemprov DKI Jakarta akan terus melakukan edukasi secara masif kepada masyarakat agar budaya pencegahan kebakaran menjadi bagian dari kehidupan sehari-hari.
"Jadi ini mari kita jaga bersama-sama. Pemerintah DKI Jakarta akan secara berulang-ulang menyampaikan kepada masyarakat untuk tindakan ini," tegasnya.
Pramono berharap kolaborasi antara pemerintah dan masyarakat mampu menekan angka kebakaran selama musim kemarau sehingga keselamatan warga dan lingkungan tetap terjaga.(AS/MP).


.jpg)













