- Bupati Shalahuddin Apresiasi Pandangan Fraksi PKB terhadap Raperda Perubahan APBD 2026
- Erick Soedjasa Pulang ke Indonesia atas Kemauan Sendiri, Kuasa Hukum: Bukan untuk Hindari Proses Hukum
- Pemkab Barito Utara Sampaikan Jawaban atas Pandangan Fraksi Terkait APBD-P 2026
- Ciptakan Kondusifitas Wilayah, Babinsa Koramil CBD Dan Ciputat Patroli Kamtibmas Malam.
- Bupati Barito Utara Minta Penyelesaian Batas Desa Mea dan Tongka Dipercepat
- Kodim 0506/Tangerang Gelar Sosialisasi PSDN, Dorong Kesadaran Bela Negara dan Penguatan Komcad.
- Babinsa Cireundeu Hadiri Penilaian Lomba Sekolah Sehat Tingkat Provinsi Banten 2026.
- Catat Tanggalnya, Pemkot Tangerang Buka Layanan KB Gratis 15–18 September 2026.
- Akses Pedestrian Jadi Prioritas, Trotoar Jalan Bouraq-Lio Baru Kota Tangerang Diperbaiki.
- Tangerang 10K Dongkrak Okupansi Hotel, 1.362 Kamar Terisi Dua Hari.
Pemprov DKI Perkuat Pencegahan Kebakaran, APAR Disiapkan di Tiap RW

Keterangan Gambar : Foto, istimewa
MEGAPOLITANPOS.COM, Jakarta – Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, mengimbau seluruh masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran selama musim kemarau panjang. Imbauan tersebut disampaikan menyusul prakiraan Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengenai meningkatnya risiko kebakaran akibat cuaca kering, terutama di kawasan padat penduduk seperti Tambora.
Saat meninjau kawasan Jalan Bangka III RT 014/RW 002, Kecamatan Mampang Prapatan, Jakarta Selatan, Selasa (21/7), Pramono mengingatkan warga agar tidak melakukan tindakan yang dapat memicu kebakaran, seperti membuang puntung rokok sembarangan maupun mengabaikan potensi korsleting listrik.
"Jangan kemudian misalnya, orang habis merokok membuang puntung sembarangan yang bisa mengakibatkan kebakaran atau korsleting," ujar Pramono.
Baca Lainnya :
Menurutnya, musim kemarau panjang membuat risiko kebakaran meningkat sehingga diperlukan kesadaran seluruh masyarakat untuk menjaga lingkungan masing-masing.
Sebagai langkah antisipasi, Pemerintah Provinsi DKI Jakarta melalui Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) DKI Jakarta telah mengintensifkan sosialisasi pencegahan kebakaran. Salah satu upaya preventif yang dilakukan adalah penyediaan Alat Pemadam Api Ringan (APAR) di setiap RW.
"Kalau Jakarta, gerakan ini sudah diadakan. Itu untuk preventifnya," kata Pramono.
Ia menambahkan, Pemprov DKI Jakarta akan terus melakukan edukasi secara masif kepada masyarakat agar budaya pencegahan kebakaran menjadi bagian dari kehidupan sehari-hari.
"Jadi ini mari kita jaga bersama-sama. Pemerintah DKI Jakarta akan secara berulang-ulang menyampaikan kepada masyarakat untuk tindakan ini," tegasnya.
Pramono berharap kolaborasi antara pemerintah dan masyarakat mampu menekan angka kebakaran selama musim kemarau sehingga keselamatan warga dan lingkungan tetap terjaga.(AS/MP).







.jpg)








