- Kabar Duka dari Dunia Hukum, Kamaruddin Simanjuntak Meninggal pada Senin Dini Hari
- Cegah Kemacetan dan Kecelakaan, Kapolres Metro Depok Pimpin Pengaturan Lalu Lintas
- PDAM Majalengka Kerahkan 20 Truk Air Bersih, Warga 8 Kecamatan Terbantu
- Sinergi TNI-Polri, Koramil 12/Rajeg Bersama Polsek Rajeg Gelar Patroli Antisipasi Begal.
- Sinergi Babinsa dan Komduk, Patroli Malam Perketat di Titik Rawan.
- Kongres Nasional Majelis Tahkim Syarikat Islam ke-42 di Surabaya, Resmi Dibuka
- Dari Beasiswa hingga Insentif Guru Ngaji, Ini Gebrakan BAZNAS
- Maman Imanulhaq Desak Azerbaijan Cabut Larangan Jilbab Muslimah
- 2.000 Pelari Ramaikan Metland Kertajati, Hadiah Utama Apartemen
- Satgas TMMD ke-130 Kodim 0510/Tigaraksa Bangun Sarana Air Bersih untuk Warga Desa Sumur Bandung.
Diduga LPG Meledak Sebuah Kandang dan Ribuan Ayam Hangus Terbakar di Nglegok

MEGAPOLITANPOS.COM, Blitar- Diduga gara gara LPG meledak sebuah kandang ayam milik Sugiyanto (61), di Lingkungan Sumberwungu, Kelurahan/Kecamatan Nglegok, Kabupaten Blitar, ludes terbakar. Kejadian itu terjadi Sabtu (20/4/24) dini hari.
Sebanyak 3.000 ekor ayam yang masih berusia empat hari ikut mati terpanggang. Akibat peristiwa itu, korban mengalami kerugian sekitar Rp 130 juta.
Peristiwa kebakaran kandang ayam kali pertama diketahui tetangga korban, Susiati, sekitar Pukul 00.30 WIB. Susiati melihat kobaran api di kandang ayam yang berada di belakang rumah korban. Melihat api sudah membesar, Susiati segera memberitahukan peristiwa itu kepada korban.
Baca Lainnya :
- PDAM Majalengka Kerahkan 20 Truk Air Bersih, Warga 8 Kecamatan Terbantu
- Dari Beasiswa hingga Insentif Guru Ngaji, Ini Gebrakan BAZNAS
- Maman Imanulhaq Desak Azerbaijan Cabut Larangan Jilbab Muslimah
- 2.000 Pelari Ramaikan Metland Kertajati, Hadiah Utama Apartemen
- Elim Tyu Samba: Peringatan HUT ke-75 Presiden Prabowo Diwujudkan Lewat Tiga Aksi Nyata di Blitar.
Korban segera menuju ke kandang ayam miliknya yang sudah terbakar hampir separo. Selanjutnya, korban menghubungi anaknya, Afida Isroul Bagus untuk membantu memadamkan api.
Korban dan anaknya sempat menyiapkan diesel pompa air untuk memadamkan kobaran api. Namun, kobaran api semakin membesar.
Korban kemudian menghubungi petugas pemadam kebakaran Kabupaten Blitar dan melaporkan peristiwa kebakaran ke Polsek Nglegok Polres Blitar Kota.
Satu unit mobil pemadam kebakaran dikerahkan ke lokasi untuk memadamkan api. Petugas Pemadam Kebakaran Kabupaten Blitar, Tedi Prasojo mengatakan api cepat membesar karena bangunan kandang terbuat dari bahan mudah terbakar.
Kandang dengan ukuran 8 meter x 21 meter terbuat dari kayu dan bambu yang ditutup menggunakan plastik serta beralaskan sekam. Di dalam kandang ayam juga terdapat empat kompor pemanas dan empat elpiji 3 kilogram. “Dugaannya, peristiwa kebakaran disebabkan dari kompor elpiji untuk pemanas suhu di kandang ayam,” kata Tedi.
Dikatakannya, tidak ada korban jiwa dalam peristiwa itu. Korban diperkirakan mengalami kerugian materiil sekitar Rp 130 juta. “Kerugian yang dialami korban ditaksir mencapai Rp 130 juta. Rinciannya, 3.000 ekor ayam usia empat hari nilainya sekitar Rp 30 juta, lalu bangunan kandang dan peralatannya sekitar Rp 100 juta,” ujarnya.(za/mp)




.jpg)
.jpg)





.jpg)




