- Modus Bantuan Masjid Tipu Warga di Majalengka, 4 Pelaku Ditangkap Kilat!
- Jakarta Fair Kemayoran 2026 Banjir Produk Gratis, dari Makanan hingga Perawatan Tubuh
- Bhayangkara ke-80, Kasus Kekerasan Anak Terungkap di Majalengka
- Polres Majalengka Sikat Jambret, Tangkap Pelaku Hitungan Jam
- PNM Perkuat Pemulihan Pascabencana di Aceh, Fokus Dukung Masyarakat Prasejahtera dan UMKM
- Menkop Ferry Juliantono: Saatnya Anak Muda Jadikan Koperasi sebagai Jalan Sukses Bisnis
- Waspada Penipuan! LPDB Koperasi Pastikan Tak Ada Biaya Pengajuan Pembiayaan
- Direktur Utama Bank Jakarta: Keamanan Siber Kunci Masa Depan Perbankan Digital
- KUA Sukahaji Rp 1,22 Miliar Dipersoalkan, Pelaksana Angkat Bicara
- Merasa Dirugikan Ratusan Juta Rupiah, Pemilik Percetakan Laporkan Tiga Mantan Karyawan
Diduga LPG Meledak Sebuah Kandang dan Ribuan Ayam Hangus Terbakar di Nglegok

MEGAPOLITANPOS.COM, Blitar- Diduga gara gara LPG meledak sebuah kandang ayam milik Sugiyanto (61), di Lingkungan Sumberwungu, Kelurahan/Kecamatan Nglegok, Kabupaten Blitar, ludes terbakar. Kejadian itu terjadi Sabtu (20/4/24) dini hari.
Sebanyak 3.000 ekor ayam yang masih berusia empat hari ikut mati terpanggang. Akibat peristiwa itu, korban mengalami kerugian sekitar Rp 130 juta.
Peristiwa kebakaran kandang ayam kali pertama diketahui tetangga korban, Susiati, sekitar Pukul 00.30 WIB. Susiati melihat kobaran api di kandang ayam yang berada di belakang rumah korban. Melihat api sudah membesar, Susiati segera memberitahukan peristiwa itu kepada korban.
Baca Lainnya :
- Modus Bantuan Masjid Tipu Warga di Majalengka, 4 Pelaku Ditangkap Kilat!
- Bhayangkara ke-80, Kasus Kekerasan Anak Terungkap di Majalengka
- Polres Majalengka Sikat Jambret, Tangkap Pelaku Hitungan Jam
- Jawaban Bupati Majalengka Soal APBD 2025 : PAD, Pajak, hingga Infrastruktur
- Iing Misbahuddin Soroti 87 Tambang Ilegal, Pajak Majalengka Bocor
Korban segera menuju ke kandang ayam miliknya yang sudah terbakar hampir separo. Selanjutnya, korban menghubungi anaknya, Afida Isroul Bagus untuk membantu memadamkan api.
Korban dan anaknya sempat menyiapkan diesel pompa air untuk memadamkan kobaran api. Namun, kobaran api semakin membesar.
Korban kemudian menghubungi petugas pemadam kebakaran Kabupaten Blitar dan melaporkan peristiwa kebakaran ke Polsek Nglegok Polres Blitar Kota.
Satu unit mobil pemadam kebakaran dikerahkan ke lokasi untuk memadamkan api. Petugas Pemadam Kebakaran Kabupaten Blitar, Tedi Prasojo mengatakan api cepat membesar karena bangunan kandang terbuat dari bahan mudah terbakar.
Kandang dengan ukuran 8 meter x 21 meter terbuat dari kayu dan bambu yang ditutup menggunakan plastik serta beralaskan sekam. Di dalam kandang ayam juga terdapat empat kompor pemanas dan empat elpiji 3 kilogram. “Dugaannya, peristiwa kebakaran disebabkan dari kompor elpiji untuk pemanas suhu di kandang ayam,” kata Tedi.
Dikatakannya, tidak ada korban jiwa dalam peristiwa itu. Korban diperkirakan mengalami kerugian materiil sekitar Rp 130 juta. “Kerugian yang dialami korban ditaksir mencapai Rp 130 juta. Rinciannya, 3.000 ekor ayam usia empat hari nilainya sekitar Rp 30 juta, lalu bangunan kandang dan peralatannya sekitar Rp 100 juta,” ujarnya.(za/mp)
















