- Jaga Situasi Tetap Kondusif Babinsa Bersama Komduk Gelar Patroli Malam.
- PT Kedap Sayaaq Persoalkan Proses Kepailitan, Kuasa Hukum Soroti Penjualan Aset
- 14 Ribu Keluarga Penerima Manfaat Disiapkan Masuk Ekosistem Kewirausahaan Kementerian UMKM
- Pemkab Tangerang Raih Penghargaan TP2DD Terbaik Se-Jawa Bali .
- Dukungan Konvergensi Stunting, Desa Sodong Masuk 30 Besar Desa Berkinerja Terbaik Tingkat Nasional.
- Lapas Kelas IIA Cibinong Diduga Kelola Fasilitas Mewah Villa untuk Napi
- Wahana Edukasi Wisata Eco Park Joko Pangon 3,8 M Agkat Ekonomi Pelaku UMKM Kota Blitar.
- Kemenkop dan KSP Bahas Penguatan KDKMP Sebagai Simpul Distribusi Barang Bersubsidi
- Kementerian UMKM Perkuat Inkubator untuk Cetak Wirausaha Berkualitas
- Sachrudin: Perkuat Pelayanan agar Pelaku Usaha Makin Betah.
Ketum SMSI Sebut Pelaku Usaha Media Perlu Fokus Pada Pengembangan Usaha

Keterangan Gambar : Ketum SMSI Firdaus
MEGAPOLITANPOS.COM, Blitar-Serikat Media Siber Indonesia (SMSI) menegaskan posisinya sebagai organisasi yang menaungi perusahaan media, bukan organisasi profesi wartawan. Penegasan tersebut menjadi salah satu pesan utama dalam Rapat Kerja Daerah (Rakerda) SMSI Jawa Timur 2026 yang digelar di Sidoarjo.
Ketua Umum SMSI, Firdaus, menekankan bahwa seluruh anggota dan pengurus perlu membangun pola pikir sebagai pelaku industri media yang berfokus pada pengembangan usaha, kemitraan, dan keberlanjutan bisnis perusahaan media.
Menurutnya, SMSI hadir sebagai wadah perusahaan media siber untuk memperkuat jaringan usaha dan membuka peluang kerja sama dengan berbagai pihak. Karena itu, orientasi organisasi harus diarahkan pada penguatan industri media di tengah perubahan ekosistem digital yang berlangsung sangat cepat.
Baca Lainnya :
- Bupati Eman Gebrak Ronda Majalengka, Desa Aktif Bakal Diganjar Hadiah
- Sri Rahayu Resmi Pimpin PDAM, Eman Soroti Pelayanan Air dan Kekompakan
- JPO Alun-alun Majalengka Mulai Dibangun, Bakal Jadi Ikon Baru Kota
- Iing Misbahuddin di Sadawangi, Kalimat Singkatnya Jadi Perhatian
- Anto Febrianto Gaspol! Pemuda Majalengka Diajak Jauhi Narkoba
“SMSI adalah organisasi perusahaan media. Karena itu orientasinya adalah pengembangan usaha dan kerja sama antarperusahaan maupun dengan berbagai mitra strategis,” ujarnya saat membuka Rakerda SMSI Jawa Timur di Sidoarjo, Senin (22/6/2026).
Firdaus menjelaskan, aktivitas jurnalistik tetap menjadi tugas dan tanggung jawab wartawan di masing-masing perusahaan media. Sementara organisasi berperan mendorong pertumbuhan perusahaan media agar mampu bertahan dan berkembang dalam persaingan industri yang semakin ketat.
Ia berharap seluruh anggota SMSI memiliki pemahaman yang sama mengenai arah organisasi sehingga dapat lebih fokus membangun kekuatan bisnis media secara kolektif.
Sementara itu, Ketua SMSI Jawa Timur, Sokip, menilai Rakerda menjadi momentum penting untuk memperkuat struktur organisasi hingga tingkat kabupaten dan kota.
Menurutnya, keberhasilan organisasi tidak bisa dilepaskan dari kualitas dan kapasitas perusahaan media yang tergabung di dalamnya. Karena itu, peningkatan kemampuan pengelolaan media menjadi agenda yang harus terus didorong.
“Media anggota harus terus berkembang dan meningkatkan kapasitasnya. Jika media kuat, maka organisasi juga akan semakin dikenal dan memiliki peran yang lebih besar,” katanya.
Rakerda diikuti ketua dan sekretaris SMSI kabupaten/kota se-Jawa Timur. Selain menjadi ajang konsolidasi organisasi, forum tersebut juga membahas sejumlah program kerja yang akan dijalankan pada periode mendatang.
Rangkaian kegiatan kemudian dilanjutkan dengan Seminar Nasional yang digelar di Kampus Universitas Muhammadiyah Sidoarjo pada Selasa 23 Juni 2026. Dalam agenda tersebut juga dilakukan pelantikan Forum Pemimpin Redaksi (Pimred) SMSI Jawa Timur.
Pada kesempatan yang sama, SMSI Jawa Timur turut memperkenalkan Sistem Agregasi Regional melalui Agregator SMSI. Platform tersebut dirancang untuk mengintegrasikan dan menampilkan konten berita dari media-media anggota yang tersebar di berbagai daerah.
Kehadiran sistem ini diharapkan mampu memperkuat kolaborasi antar media, memperluas distribusi informasi, serta meningkatkan daya saing media anggota di era digital. Dengan berbagai langkah tersebut, SMSI Jawa Timur optimistis dapat membangun ekosistem media siber yang lebih solid, modern, dan berkelanjutan. ( za/mp )

.jpg)





.jpg)







