- Pemkab Majalengka dan OJK Dorong Relaksasi KUR, Perbankan Diharap Turut Berkontribusi
- Pemkab Barito Utara Dorong Konsolidasi Ormas TBBR Lewat Rapimda I
- Fuomo Dorong Kreator Indonesia Jadi Pelaku Bisnis, Siapkan Fitur AI Analytics Engine
- DPRD Sambut Positif Langkah Pemkot Tangerang Akhiri Kerja Sama PSEL Dengan PT Oligo
- Darurat Sampah Nasional : DPRD Minta Pemkot Kota Tangerang Mentransformasi Tata Kelola Sampah
- DPRD Apresiasi Respons Cepat Pemkot Tangerang Tangani Banjir
- Ketua DPRD Terima Tokoh Agama dan Masyarakat, Tabayun Soal Isu Revisi Perda 7 & 8
- AC Manual vs AC Digital di Mobil Modern: Prinsip Sama, Cara Rawatnya Tak Boleh Salah
- Raymond Indra dan Joaquin Ukir Runner-up di Istora, Disebut Penerus Kevin/Marcus
- Anggota DPRD Barito Utara Nilai ORARI Tetap Strategis di Tengah Perkembangan Teknologi
Diduga Dilaporkan Gelapkan Uang Arisan Paket Sembako, Yanto akan Lapor Balik ke Polisi

Keterangan Gambar : Yanto( Rompi dan kaos putih)
MEGAPOLITANPOS.COM, Jakarta- Maraknya pemberitaan di masyarakat terkait dugaan penggelapan uang arisan paket sembako dan tabungan hari raya juga pelaporan warga terhadap dirinya ke Polsek Tambora, Yanto warga RT 10/05 Kelurahan Jembatan Lima, Kecamatan Tambora, Jakarta Barat berencana akan melaporkan balik pihak yang melaporkannya ke Polres Metro Jakarta Barat.
"Banyaknya informasi terkait diri saya yang dilaporkan di Polsek Tambora, atas tuduhan penggelapan uang arisan sembako dan tabungan hari raya, saya akan melaporkan balik si pelapor ke Polres Metro Jakarta Barat," kata Yanto dalam keterangannya , Minggu, (09/03/2025).
Baca Lainnya :
- Laporan tidak Teregister, Empat Anggota Polsek Danau Paris Dilaporkan Ke Propam Polri
- Kasus Dugaan Penipuan Solar Industri Jalan di Tempat, Reformasi Polri Diuji di Meja Penyidik Polres Jaksel
- Polda Metro Jaya–FWP Gandeng PWI Jaya Gelar UKW, Wujudkan Wartawan Profesional di Lingkungan Kepolisian
- Kapolda Metro Jaya Ungkap Tujuan Pembentukan Polisi Siswa Keamanan Sekolah
- Pelayanan BPKB Ditlantas Polda Metro Dapat Pujian dari Warga, Dinilai Cepat dan Ramah
Menurut Yanto, laporan yang dilakukan pelapor tersebut sangat merugikan dirinya.
"Nama baik saya benar-benar dirugikan. Untuk itu saya melaporkan kembali si pelapor atas pencemaran nama baik saya," tambah Yanto.
Menurutnya, pelaporan tersebut ada unsur politis, karena dirinya saat ini mencalonkan ketua RW.
"Saya menduga ada unsur politis, untuk menjatuhkan saya di pencalonan diri saya sebagai ketua RW," ujarnya.
Yanto menceritakan terkait kronologi koordinator arisan paket sembako dan tabungan hari raya yang di kelolanya yang berhenti setelah lebaran di tahun 2024.
"Persoalan arisan paket sembako dan tabungan hari raya sudah saya berhentikan setelah hari raya 2024. Karena koordinator yang selama ini saya percaya sudah berani menyelewengkan uang. Salah satunya adalah Nsh," ungkapnya.
Lebih jauh ia menjelaskan, Nsh selaku koordinatornya, sudah disuruh tanggung jawab terkait persoalan pengambilan uang warga tersebut, karena koperasi yang dikelolanya sudah ditutup.
"Itu Nsh sudah saya ingatkan, jangan pernah bawa - bawa nama saya di arisan yang kamu kutip. Dan kamu harus bertanggung jawab kepada nasabahmu," saran Yanto.
Terkait buku tabungan koperasi berkah sejahtera juga tabungan hari raya, Yanto kembali menegaskan, bahwa semua itu tidak sesuai berdasarkan tahun pembuatan.
"Kami membuat buku tabungan setiap tahun ada perubahan warna, dan barang bukti yang dibuat laporan itu tidak sesuai, karena Nengsih memakai buku palsu. Dan setiap orang yang menyetor harus ada tanda tangan dan stempel koperasi. Sedangkan milik Nengsih tidak ada tanda tangan dan stempel koperasi," jelasnya.(Reporter: Achmad Sholeh Alek).











.jpg)




