Dampak Harga Plastik Naik: Keuntungan UMKM Menyusut

By Achmad Sholeh(Alek) 06 Apr 2026, 21:41:58 WIB UMKM
Dampak Harga Plastik Naik: Keuntungan UMKM Menyusut

Keterangan Gambar : Toko plastik disalah satu pasar di kota Cirebon.


MEGAPOLITANPOS.COM, Kota Cirebon – Harga kantong plastik dan kemasan minuman plastik di Kota Cirebon, Jawa Barat, mengalami lonjakan tajam hingga mencapai 100 persen. Kondisi ini berdampak langsung terhadap pedagang plastik maupun pelaku usaha mikro kecil dan menengah (UMKM) yang bergantung pada kemasan plastik untuk menjalankan usahanya.


Di Pasar Pagi Kota Cirebon, harga kantong plastik yang sebelumnya berada di kisaran Rp22 ribu per kilogram kini melonjak menjadi Rp40 ribu per kilogram. Akibatnya, penjualan plastik dilaporkan turun hingga sekitar 20 persen.

Baca Lainnya :


Para pedagang menyebutkan bahwa kenaikan harga dipicu oleh berkurangnya pasokan serta meningkatnya harga bahan baku dari pabrik.


Ujang, salah satu pedagang plastik di Pasar Pagi, mengungkapkan bahwa lonjakan harga sudah terasa sejak bulan Ramadan lalu dan terjadi hampir pada semua jenis produk plastik.


“Naik itu sejak puasa kemarin sudah terasa. Hampir semua produk plastik naik. Kalau sekarang bahkan sudah lebih dari 100 persen dari harga awal. Untuk plastik PE atau kemasan sekarang di kisaran Rp45 ribu, sebelumnya sekitar Rp28 ribu,” ujarnya, Senin (6/4/2026).


Kenaikan ini turut dirasakan oleh pelaku UMKM, khususnya pedagang minuman kemasan. Mereka terpaksa menghadapi peningkatan biaya operasional akibat mahalnya harga kantong plastik dan gelas plastik (plastic cup).


Aeni, seorang pedagang minuman es, mengaku sempat menaikkan harga jual produknya sebesar Rp1.000 per cup, dari Rp5.000 menjadi Rp6.000. Namun, kenaikan tersebut memicu keluhan dari pembeli.

“Pembeli pada protes karena harga minuman es naik seribu rupiah per cup,” kata Aeni.


Karena jumlah pembeli menurun, Aeni akhirnya menurunkan kembali harga jualnya ke harga semula. Meski demikian, ia mengaku keuntungannya kini semakin menipis karena biaya modal meningkat.

“Pembeli kan tahunya harga es Rp5.000 per cup. Kalau harganya naik mereka keberatan, jadi terpaksa saya turunkan lagi,” tambahnya.


Keluhan juga datang dari konsumen. Husen, salah seorang pembeli, mengaku terkejut dengan kenaikan harga yang sempat terjadi.

“Kaget, biasanya satu cup Rp5.000 sekarang jadi Rp6.000. Ya cukup memberatkan, maunya sih harga bisa normal lagi,” ujarnya.


Para pedagang berharap harga plastik dapat segera kembali stabil agar tidak semakin membebani pelaku usaha kecil maupun masyarakat sebagai konsumen.(Reporter: Achmad Sholeh Alek).




  • Kementerian UMKM: Holding Perkebunan Perkuat Rantai Nilai Lada Putih Muntok

    🕔21:57:53, 16 Agu 2026
  • Kementerian UMKM Perkuat Standar Layanan Publik bagi Pengusaha UMKM

    🕔04:47:03, 15 Agu 2026
  • Prabowo Targetkan 30 Ribu Koperasi Merah Putih dan Swasembada Bawang Putih

    🕔15:36:07, 14 Agu 2026
  • Kementerian UMKM Koordinasi Lintas Sektor Perkuat Integrasi Layanan Terpadu SAPA UMKM

    🕔01:45:05, 13 Agu 2026
  • EDRR Indonesia 2026 Dorong Kolaborasi Global untuk Perkuat Ketahanan Bencana Nasional

    🕔19:27:22, 13 Agu 2026