Breaking News
- Dua Pria Pelaku Pembunuhan Berencana di Pinang Ranti Jaktim Berhasil Ditangkap
- Manfaatkan PTSL untuk Urus Sertipikat, Masyarakat: Proses Dipermudah.
- Menkop Kukuhkan Prof. Yudi Azis Sebagai Rektor IKOPIN University
- Anggaran BPJS Kesehatan Disorot DPRD Kota Bogor
- Anggaran BPJS Kota Bogor Menjadi Sorotan DPRD Kota Bogor
- Soal Video AI Prof Djokosoetono, Mintarsih: Tiga Pendiri Blue Bird Hilang
- Jangkau Lokasi Sempit, Babinsa Dan Komduk Patroli Malam Gunakan Motor.
- TMMD 130 Jadi Kado Istimewa HUT Kab Tangerang Ke-394.
- Banten Investment Forum 2026 Dorong Investasi Asing dan Domestik, Pacu Ekonomi Daerah.
- BRI Life Perkuat Integrasi Layanan Kesehatan Lewat Kerja Sama KAPJ
Bupati Tangerang Hadiri Festival Budaya dan Pendidikan SMA Negeri 1

Keterangan Gambar : Bupati Tangerang A Zaki Iskandar saat Poto bersama dengan peserta Festival Budaya di SMAN 1 Balaraja
MEGAPOLITANPOS.COM, Kabupaten Tangerang-Bupati Tangerang Ahmed Zaki Iskandar menghadiri Festival Budaya dan Pendidikan SMA Negeri 1 Kabupaten Tangerang Kec. Balaraja yang menampilkan berbagai macam kegiatan seperti pagelaran seni budaya, talkshow interaktif, pameran, peragaan busana serta stand produk dari setiap kelas.
Dalam sambutannya, Bupati Zaki mengatakan festival semacam itu merupakan suatu kegiatan yang sangat positif sekali bagi siswa-siswi karena dengan festival semacam ini bisa mendorong kreatifitas serta menambah kepercayaan diri para siswa-siswi dalam menyalurkan bakat dan minatnya.
"Meskipun festival Ini baru pertama kali diadakan di sekolah ini tetapi sudah sangat luar biasa meriah sekali dan mudah-mudahan festival ini bisa berjalan terus dan konsisten setiap tahunnya," kata Bupati Zaki, Jumat (4/11/22).
Bupati Zaki berpesan kepada seluruh siswa siswi SMA Negeri 1 Tangerang agar selalu patuh dan taat terhadap aturan dan tidak ikuit-ikutan tawuran, gangster dan perilaku menyimpang yang merugikan banyak pihak. Dia juga menandaskan bahwa siswa-siswi yang ikut dan terlibat dalam tawuran dan perilaku menyimpang lainnya itu sangat membahayakan, selain membahayakan diri sendiri, orang tua, guru dan sekolah juga bisa merusak masa depan para siswa dan siswi.
"Saya minta anak-anakku siswa-siswi SMA Negeri 1 Tangerang jangan ada yang ikut-ikutan dan jangan ada yang berani untuk sok-sok jagoan apalagi terlibat tawuran karena kita kemarin baru saja melakukan deklarasi anti tawuran seluruh pelajar SMA SMK se-Kabupaten Tangerang," pintanya.(**)


.jpg)




.jpg)


.jpg)




