- Sekretariat DPRD Barito Utara Ikut Kerja Bakti Jelang Pembukaan Batara Expo 2026
- PTPN I Genjot Kinerja Regional 1, Tembakau Deli Dijaga sebagai Warisan Bernilai Global
- Ciracas Targetkan 49 Biopori Jumbo untuk Kurangi Sampah
- Hari Lingkungan Hidup 2026: Ketua DPRD Kota Bogor Dorong Aksi Nyata Penanaman Pohon
- Dengar Kisah Marbot Jadi Panglima di 1 Muharram 1448 H, Ini Pesan Menyentuh Ketua DPRD Kota Bogor
- Belajar Sampaikan Aspirasi, Siswa SMPIT Nurul Fikri Datangi DPRD Kota Bogor
- Hadiri Job Fair 2026, Komisi IV DPRD Bogor Dorong Penurunan Pengangguran
- Tak Berizin, DPRD Kota Bogor Minta Pembangunan Hotel Prima Katulampa Dihentikan
- Warga Baru PSHT Cabang Kota Blitar, Gerbang Masuk Persaudaraan
- Ghost Buzzer Siap Warnai Liburan Sekolah, Horor Anak Penuh Pesan Persahabatan dan Keberanian
Kakanwil Kamenag Provinsi Banten Resmikan MTsN 8 Tangerang
Simbol Kerukunan dan Pelestarian Adat Budaya

Keterangan Gambar : Kirab
MEGAPOLITANPOS. COM, Blitar - Dalam rangka melestarikan adat budaya jawa warisan nenek moyang serta menunjang kepariwisataan, wahana wisata edukasi kampung cokelat desa Plosorejo kecamatan Kademangan kembali menggelar agenda spektakuler kirab tumpeng yang disusun dengan ornamen ketupat pada Sabtu ( 28/03/26 ). Ini merupakan moment rutin di gelar pada lebaran ketupat, kalender tahunan wahana edukasi wisata kampung cokelat.
Tradisi yang kental dengan nuansa relegius ini memiliki pesona yang luar biasa,hingga menyita ribuan wisatawan luar dan dalam negeri, tak kurang dari 7.000 ketupat disiapkan dalam kegiatan tersebut, jumlah tersebut menyesuaikan jumlah jamaah pengajian yang turut memeriahkan rangkaian acara.
Reditya Ansori, Divisi Ouality Assurance atau Penjaminan Mutu Kampung Coklat, menyampaikan bahwa Kirab Ketupat Coklat merupakan manifestasi nilai spiritual yang dipadukan dengan pelestarian budaya le' Ketupat - ketupat ini menjadi simbol kebersamaan sekaligus wujud rasa syukur setelah menjalani ibadah di bulan suci Ramadan.
Baca Lainnya :
- Sekretariat DPRD Barito Utara Ikut Kerja Bakti Jelang Pembukaan Batara Expo 2026
- PTPN I Genjot Kinerja Regional 1, Tembakau Deli Dijaga sebagai Warisan Bernilai Global
- Ciracas Targetkan 49 Biopori Jumbo untuk Kurangi Sampah
- Hari Lingkungan Hidup 2026: Ketua DPRD Kota Bogor Dorong Aksi Nyata Penanaman Pohon
- Dengar Kisah Marbot Jadi Panglima di 1 Muharram 1448 H, Ini Pesan Menyentuh Ketua DPRD Kota Bogor
“Kampung Coklat ini kental dengan tradi. religius sebagai bagian dari nguri-nguri budaya leluhur. Setiap tahun kami menghadirkan inovasi, salah satunya dikolaborasikan dengan pengajian rutin Sabtu pagi.
Selain mendukung Sapta Pesona wisata, masih ungkap Reditya Ansori kirap tumpeng gunungan ketupat lebih dimaknai sebagai simbol kebersihan hati, saling memaafkan, serta mempererat tali silaturahmi antar warga.
" Lebih dari itu kirab gunungan atau tumpengnlan ketupat ini untuk memperkuat identitas budaya lokal sekaligus memperkenalkan kekhasan ampung coklat kepada masyarakat luas,"tuturnya.
Pesta arak arakan tumpeng ketupat pagi itu sempat dihadirivBupati Blitar Rijanto MM, orang nomor satu Pemkab Blitar ini sangat mengapresiasi atas terselenggaranya kegiatan tersebut. Ia juga menyampaikan ucapan Selamat Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah kepada seluruh masyarakat.
“Saya atas nama pribadi, keluarga, dan Pemerintah Kabupaten Blitar mengucapkan Selamat Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah. Minal aidin wal faizin, mohon maaf lahir dan batin,” tuturnya.
Bupati menegaskan, Kirab Ketupat Coklat bukan sekadar kegiatan tahunan, melainkan memiliki nilai budaya dan kebersamaan yang mendalam. Ia berharap kegiatan ini terus dilestarikan sebagai bagian dari identitas daerah sekaligus daya tarik wisata di Kabupaten Blitar. ( za/mp )


.jpg)













