- KUR Rp70 Triliun untuk Sektor Mikro, Pemerintah Gaspol Tekan Kemiskinan Ekstrem
- Ketua DPRD Hadiri Pelantikan Pejabat Barito Utara, Dukung Penguatan Kinerja Birokrasi
- Kapolsek dan Anggota Polsek Danau Paris Dilaporkan ke Bareskrim Polri
- Pemkot Jaktim Perkuat Sinergi Wajib Belajar 13 Tahun dan Penanganan Anak Tidak Sekolah
- Bupati Barito Utara Lantik Pejabat,Tekankan Integritas dan Pelayanan Publik
- RPTRA Jadi Garda Terdepan, Pramono Anung Tegaskan Pentingnya Ketahanan Keluarga
- Kesbangpol Barut Ajak ASN Tingkatkan Kinerja, Masyarakat Diminta Jaga Kondusivitas
- Sjafrie Sjamsoeddin dan Koizumi Shinjiro Sepakat Perkuat Stabilitas Kawasan Indo-Pasifik
- Kenaikan BBM Non-Subsidi Berlaku Hari Ini, Pertalite dan Solar Tetap Stabil
- KDMP Desa Gununggede Perkokoh Perekonomian Desa Mandiri dan Sejahtera
Bupati Asahan Tandatangani Pakta Integritas Netralitas ASN

Keterangan Gambar : Bupati Asahan, H. Surya, BSc menandatangani pakta integritas netralitas ASN.
MEGAPOLITANPOS.COM, Asahan – Bupati Asahan, H. Surya, BSc menandatangani pakta integritas netralitas ASN pada pemilu dan pemilihan serentak tahun 2024 di Aula Tengku Rizal Nurdin Rumah Dinas Gubernur Sumatera Utara (Gubsu), Senin (05/12/2022).
Penandatanganan pakta integritas ini dipimpin langsung Gubsu Edy Rahmayadi dan diikuti seluruh Kepala Daerah se-Sumatera Utara serta disaksikan Ketua Bawaslu Provinsi Sumatera Utara (Provsu), Ketua KPU Provsu, Pimpinan Partai yang ada di Provsu, Kapolda Sumatera Utara, perwakilan Forkopimda Sumatera Utara, Ketua Bawaslu Kabupaten Asahan, Ketua KPU Kabupaten Asahan, dan tamu undangan lainnya.
Di kesempatan ini, Ketua Bawaslu Provsu Syafrida R. Rasahan mengatakan, penandatanganan ini merupakan bentuk komitmen kepala daerah untuk sama-sama melaksanakan pemilu dan pilkada serentak dalam menjaga integritas dan netralitas. Kehadiran ASN adalah untuk memberikan pelayanan kepada masyarakat dan memberikan kenyamanan kepada semua pihak dengan melakukan ketidakberpihakan pada siapapun.
Baca Lainnya :
- KDMP Desa Gununggede Perkokoh Perekonomian Desa Mandiri dan Sejahtera
- Genjot Produksi Pangan, 69 Alsintan Turun ke Petani Majalengka
- Dari Asbes Jebol ke Jeruji : Aksi Curat Bengkel Rp 26 Juta Dibongkar Polisi
- Jejak Digital Menjerat! Motor Raib Pagi Hari, Pelaku Diciduk Malamnya di Majalengka
- Hardiknas 2026 : Fajar Muh Shidik Gugat Pendidikan Baik atau Kita Terbiasa Rusak?
“Dengan adanya pakta integritas ini, diharapkan adanya komitmen bersama untuk menjaga integritas ASN agar tidak dilibatkan dalam kegiatan politik yang nantinya akan merugikan ASN itu sendiri,” ujar Syafrida.
Sementara, Gubsu Edy Rahmayadi pada pidatonya mengingatkan kepada Aparatur Sipil Negara (ASN) untuk tidak terlibat politik praktis, tugas utama ASN adalah sebagai pelayan masyarakat.
“ASN harus netral dalam pemilu dan pemilihan serentak tahun 2024, hal tersebut sesuai dengan amanat Undang-Undang Nomor 5 Tahun 2014 tentang ASN. Jadi sebagai ASN kita harus melayani masyarakat dengan sebaik-baiknya, bukan kita yang harus dilayani masyarakat,” tegas Edy Rahmayadi.
Edy juga menyampaikan tiga tugas pokok ASN yakni melayani masyarakat, menjalankan kebijakan umum dan menjalankan Undang-Undang. Mulai dari Undang-Undang Dasar, aturan-aturan seperti peraturan daerah, peraturan gubernur maupun peraturan bupati atau wali kota.
Usai mengikuti rangkaian kegiatan tersebut, Bupati Asahan didampingi Kadis Kominfo mengatakan, Pemerintah Kabupaten Asahan akan mendukung pakta integritas ini sebagai salah satu upaya untuk memastikan pelaksanaan pemilu dan pemilihan serentak 2024 dapat berjalan sesuai dengan aturan. Dirinya akan terus mengingatkan ASN di Lingkungan Pemerintah Kabupaten Asahan untuk menjaga netralitas saat pelaksanaan pemilu dan pemilihan serentak nantinya.
Bupati juga berharap kepada masyarakat Kabupaten Asahan agar dapat berperan aktif dalam pelaksanaan pemilu nantinya dengan melaporkan kepada pihak terkait jika ditemukan ASN yang tidak bersikap netral pada saat pemilu dan pemilihan serentak.
“Mari bersama kita sukseskan pemilu dan pemilihan serentak tahun 2024 ini dengan jujur dan adil, sehingga kita dapat merayakan pesta demokrasi dengan aman dan kondusif,” ujar Bupati mengakhiri pembicaraannya. (DS)

















