- Pidato Kenegaraan Presiden Jadi Momentum Perkuat Sinergi Pemkab Barito Utara dengan Pemerintah Pusat
- Hadiri Paripurna Pidato Kenegaraan, H Nurul Anwar Sampaikan Harapan untuk Indonesia
- Dengarkan Pidato Kenegaraan, Anggota DPRD, Gun Sri Witanto Tekankan Pentingnya Mengisi Kemerdekaan Dengan Amanah UUD 45
- DPRD Barito Utara Gelar Paripurna Dengarkan Pidato Kenegaraan Presiden Jelang HUT ke-81 RI
- Menjelang HUT RI ke-81 2026 Legislatif dan Eksekutif Kabupaten Blitar Dengarkan Pidato Presiden Prabowo
- Prabowo Targetkan 30 Ribu Koperasi Merah Putih dan Swasembada Bawang Putih
- Komisi II DPRD Barito Utara Dorong Setiap Desa Miliki Minimal 10 Hektare Kebun Desa
- Komisi III DPRD Fasilitasi Audensi Antara PLN Dengan Keluarga Korban Meninggal Tersengat Listrik
- Naruk Saritani Hadiri Rapat Paripurna Masa Sidang III DPRD Barito Utara
- Anggota DPRD Hadir Dalam Rapat Paripurna Masa Sidang III, Pembahasan Kebijakan Anggaran Barito Utara Berjalan Lancar
Tradisi Bersih Desa Sumberagung Wujudkan Integral Kebhinekaan Nusantara

Keterangan Gambar : Tradisi Bersih Desa Sumberagung Integral Kebhinekaan Nusantara, blitar
MEGAPOLITANPOS.COM, Blitar - Peringatan tahun baru Islam bukan sekedar angka dalam pengkaderan, namun lebih dimaknai sebagai bentuk meningkatkan memperkuat silaturahmi dan memperdalam ukhuwah Islamiah serta instrospeksi diri meningkatkan ketaqwaan kepada Sang Khaliq, dan menanamkan nilai kepedulian sosial kepada generasi penerus bangsa .
Dengan semangat Muharam, mari kita mempererat ukhuwah Islamiah adalah tema yang diambil oleh Pemerintahan desa Sumberagung Kecamatan Gandusari dalam melaksanakan tradisi melestarikan adat budaya, serta memohon keberkahan kepada Allah SWT.
Pemerintahan Desa Sumberagung Kecamatan Gandusari Kabupaten Blitar menggelar ritual bersih desa dan pengajian akbar dengan mengundang Mubaliq atau penceramah KH Harun Ismail dari Kecamatan Selopuro.
Baca Lainnya :
- Menjelang HUT RI ke-81 2026 Legislatif dan Eksekutif Kabupaten Blitar Dengarkan Pidato Presiden Prabowo
- Komisi III DPRD Fasilitasi Audensi Antara PLN Dengan Keluarga Korban Meninggal Tersengat Listrik
- Gelapkan Mobil Rental, Residivis Kambuhan Dijebloskan ke Sel Tahanan Polres Blitar
- M.Rifa\'i : Musancab Targetkan 14 Kursi Parlemen Pemilu 2029 PKB Kabupaten Blitar Kembali Berjaya
- Hari Jadi Kabupaten Blitar ke-702 Pisowanan Agung Sejarah Budaya Para Raja
Acara sederhana namun penuh khitmad ini berlangsung pada Sabtu Malam Minggu ( 11/06/26), kegiatan bersih desa adalah merupakan bagian menjaga dan rasa handarbeni menjalankan amanah leluhur nguri - nguri adat budaya Nusantara seperti bersih adanya desa ini.
Dikemukakan oleh Kepala Desa Sumberagung Drs. Sugiono, ada beberapa rangkaian bersih desa Sumberagung meliputi majelis semaan Al - Qur'an.
" Kami laksanakan serentak di seluruh masjid, mushola, dan 19 Muharam 1448 H di rumah-rumah warga masyarakat wilayah mulai pukul 06.30 WIB Desa Sumberagung," Ungkapnya.
Bersih desa merupakan simbol adat tradisi dan budaya, sehingga kegiatan ini memiliki nilai kesakralan yang luar biasa, dimana rangkain bersih desa Sumberagung ini dimulai dari tanggal 25 Juni dengan kegiatan semaan Al Qur'an, kenduri bersih desa, pada Jum'at 10 Juli dilaksanakan ambengan partisipasi masyarakat, dan puncak acara pada tanggal 11 Juli dengan pengajian akbar majelis dzikir Al - Khidmah Bil Maulidir Rassullah SAW menghadirkan seluruh jamaah dan masyarakat yang beragama Islam.
"Bersih Desa bukan sekadar tradisi, tetapi ikhtiar bersama untuk memohon keberkahan, mempererat silaturahmi, dan menjaga kerukunan masyarakat,"tutur sugiono Kades Sumberagung.
Kepala desa Sumberagung juga menekankan, bahwa bersih desa pemerintahan desa Sumberagung Kecamatan Gandusari, juga merupakan bagian integral menjaga kebhinekaan bangsa Indonesia demi terwujudnya Desa Sumberagung yang Baldatun Thayyibatun wa Rabbun Ghafur.
Sugiono juga mengungkapkan tradisi bersih desa di desa Sumberagung Kecamatan Gandusari Kabupaten Blitar yang dimeriahkan dengan serangkaian acara sakral dan sangat sederhana, seperti Sema'an Al-Qur'an, kenduri bersama masyarakat lintas agama semakin memperkokoh budaya jawa di Nusantara dan semakin memperkokoh persatuan dan kesatuan.
Pada perayaan bersih desa Pemerintahan setempat juga memberikan tali asih bingkisan sembako kepada 96 para penghafal al qur'an desa Sumberagung setiap mushola dan masjid. ( za/mp )
















