- Dari Jakarta, H. Ateng Sutisna Kobarkan Semangat Ciayumajakuning untuk Bangun Daerah
- Di Tengah Bayang-Bayang Konflik Global, Majalengka Pastikan Haji 2026 Tetap Berangkat : 730 Jemaah Siap Menuju Tanah Suci
- Barito Utara Perkuat Pertanian Jagung, Harapan Baru bagi Petani Lokal
- Dorong Kemandirian Pangan, Barito Utara Fokus Pengembangan Komoditas Jagung
- Korban Kedua Tenggelam di Sungai Barito Ditemukan, Operasi Pencarian Berakhir
- Dua Hari Pencarian, Polisi Tenggelam di Sungai Barito Akhirnya Ditemukan
- Rakit Drum Terbalik di Sungai Barito, Dua Korban Masih Dalam Pencarian
- Haji 2026 Tetap Berangkat di Tengah Gejolak Timur Tengah, Disampaikan Usai Muscab PKB Majalengka
- Tinjau Korban Angin Puting Beliung Mas Ibbin Salurkan Sembako di Kelurahan Sukorejo dan Turi.
- Bukan Sekadar Silaturahmi : SMS Lahir, Konsolidasi Pemuda Majalengka Menuju 2029 Dimulai
Besok Tarawih, Pemerintah Tetapkan 1 Ramadan Jatuh Pada Selasa 12 Maret 2024

Keterangan Gambar : Kemenag resmi menetapkan bahwa 1 Ramadan 1445 Hijriah jatuh pada Selasa, 12 Maret 2024.
MEGAPOLITANPOS.COM, Jakarta – Pemerintah melalui Kementerian Agama (Kemenag) resmi menetapkan bahwa 1 Ramadan 1445 Hijriah jatuh pada Selasa, 12 Maret 2024.
Menteri Agama, Yaqut Cholil Qoumas menyampaikan, penetapan ini dilakukan berdasarkan hasil dari sidang isbat.
Baca Lainnya :
- Pesan Paskah 2026, Menag Tekankan Harmoni dan Persaudaraan Bangsa
- Silaturahmi Idul Fitri, Kakanwil Kemenag Prov Banten dan Kajati Bangun Sinergi
- Idul Fitri 2026: Perempuan Jadi Pilar Ekonomi Keluarga di Masa Sulit
- Hilal Tak Terlihat, Pemerintah Tetapkan Lebaran 2026 pada 21 Maret
- Dewan Adat BAMUS Betawi Gaungkan Persatuan Bangsa Lewat Santunan Anak Yatim di Bulan Ramadhan
Sidang isbat secara mufakat menetapkan 1 Ramadhan jatuh pada hari Selasa, 12 Maret 2024,” kata Yaqut dalam konferensi pers penetapan 1 Ramadan 1445 Hijriah di Kementerian Agama, Minggu (10/3/2024).
Dengan penetapan tersebut, maka seluruh umat islam di Indonesia dapat melaksanakan Salat Tarawih mulai Senin (11/3/2024) malam.
Adapun sidang isbat ini diikuti oleh sejumlah perwakilan dari organisasi keagamaan, ahli astronomi, Komisi VIII DPR RI, hingga perwakilan dari negara-negara sahabat.
Sebagai informasi, sidang isbat ini dibagi menjadi tiga tahap, yang pertama yaitu tahap pemaparan posisi hilal awal Ramadan 1445 Hijriah berdasarkan hasil hisab atau perhitungan astronomi oleh Tim Hisab dan Rukyat Kemenag mulai pukul 17.00 WIB.
Kemudian, tahap kedua yaitu digelarnya sidang isbat penetapan awal Ramadan 1445 Hijriah yang digelar secara tertutup setelah salat Magrib.
Lalu, yang ketiga yaitu tahap konferensi pers penetapan awal Ramadan 1445 Hijriah yang juga disiarkan secara langsung melalui kanal YouTube Kementerian Agama.
Diketahui, selain berdasarkan data hisab atau informasi, hasil sidang isbat ini juga merujuk dari hasil rukyatulhilal atau konfirmasi yang dilakukan oleh Tim Kemenag yang berada pada 134 lokasi di seluruh tanah air.(Reporter: Achmad Sholeh Alek).

















