- Kementerian UMKM Dampingi Usaha Menengah Menuju IPO melalui RISE TO IPO 2026
- PPI Apresiasi Polda Metro Jaya Ungkap Dugaan Impor Ilegal 49,85 Ton Kacang Tanah
- Revitalisasi 130 Sekolah di Majalengka Dikebut, Pemkab Jemput Bola ke Pusat
- Bupati Shalahuddin Kembali Sisir Titik Karhutla di Teweh Selatan
- Karhutla Melanda Barito Utara, Shalahuddin, Felix Turun Langsung Lapangan
- KAI dan INKA Pastikan Perawatan 7 Trainset KRL iE305 Tepat Target, Safety Jadi Prioritas
- Terima Barang Rampasan Negara dari KPK, Sekjen ATR/BPN: Untuk Mendukung Layanan kepada Masyarakat.
- Patroli Malam Bersama Komduk Perkuat Kamtibmas di Wilayah Kodim 0506/Tgr.
- Mintarsih Ungkap Hutang Blue Bird Taxi Lebih Dari Hartanya dan Aset Minus
- Dokumen Boedel Pailit Dipersoalkan, Kuasa Hukum Abu Hasan Minta Pengadilan Lakukan Audit
Besok Tarawih, Pemerintah Tetapkan 1 Ramadan Jatuh Pada Selasa 12 Maret 2024

Keterangan Gambar : Kemenag resmi menetapkan bahwa 1 Ramadan 1445 Hijriah jatuh pada Selasa, 12 Maret 2024.
MEGAPOLITANPOS.COM, Jakarta – Pemerintah melalui Kementerian Agama (Kemenag) resmi menetapkan bahwa 1 Ramadan 1445 Hijriah jatuh pada Selasa, 12 Maret 2024.
Menteri Agama, Yaqut Cholil Qoumas menyampaikan, penetapan ini dilakukan berdasarkan hasil dari sidang isbat.
Baca Lainnya :
- Bupati Majalengka: Kemenag Punya Peran Strategis Jaga Harmoni Umat
- Pesan Paskah 2026, Menag Tekankan Harmoni dan Persaudaraan Bangsa
- Silaturahmi Idul Fitri, Kakanwil Kemenag Prov Banten dan Kajati Bangun Sinergi
- Idul Fitri 2026: Perempuan Jadi Pilar Ekonomi Keluarga di Masa Sulit
- Hilal Tak Terlihat, Pemerintah Tetapkan Lebaran 2026 pada 21 Maret
Sidang isbat secara mufakat menetapkan 1 Ramadhan jatuh pada hari Selasa, 12 Maret 2024,” kata Yaqut dalam konferensi pers penetapan 1 Ramadan 1445 Hijriah di Kementerian Agama, Minggu (10/3/2024).
Dengan penetapan tersebut, maka seluruh umat islam di Indonesia dapat melaksanakan Salat Tarawih mulai Senin (11/3/2024) malam.
Adapun sidang isbat ini diikuti oleh sejumlah perwakilan dari organisasi keagamaan, ahli astronomi, Komisi VIII DPR RI, hingga perwakilan dari negara-negara sahabat.
Sebagai informasi, sidang isbat ini dibagi menjadi tiga tahap, yang pertama yaitu tahap pemaparan posisi hilal awal Ramadan 1445 Hijriah berdasarkan hasil hisab atau perhitungan astronomi oleh Tim Hisab dan Rukyat Kemenag mulai pukul 17.00 WIB.
Kemudian, tahap kedua yaitu digelarnya sidang isbat penetapan awal Ramadan 1445 Hijriah yang digelar secara tertutup setelah salat Magrib.
Lalu, yang ketiga yaitu tahap konferensi pers penetapan awal Ramadan 1445 Hijriah yang juga disiarkan secara langsung melalui kanal YouTube Kementerian Agama.
Diketahui, selain berdasarkan data hisab atau informasi, hasil sidang isbat ini juga merujuk dari hasil rukyatulhilal atau konfirmasi yang dilakukan oleh Tim Kemenag yang berada pada 134 lokasi di seluruh tanah air.(Reporter: Achmad Sholeh Alek).


.jpg)
.jpg)












