- Mang Jemy Maju Pilkades Burujul Wetan, Bawa Misi Desa Sejahtera
- Menhan Sjafrie Cek Yonif TP 338 di Majalengka, Prajurit Diminta Siap
- KNPI Majalengka Buka 2.789 Lowongan, 2.500 Pencari Kerja Bergerak
- Ketua Komisi I Tekankan Kesiapan Program dalam KUA-PPAS APBD 2027
- Jaga Situasi Tetap Kondusif Babinsa Bersama Komduk Gelar Patroli Malam.
- PT Kedap Sayaaq Persoalkan Proses Kepailitan, Kuasa Hukum Soroti Penjualan Aset
- 14 Ribu Keluarga Penerima Manfaat Disiapkan Masuk Ekosistem Kewirausahaan Kementerian UMKM
- Pemkab Tangerang Raih Penghargaan TP2DD Terbaik Se-Jawa Bali .
- Dukungan Konvergensi Stunting, Desa Sodong Masuk 30 Besar Desa Berkinerja Terbaik Tingkat Nasional.
- Lapas Kelas IIA Cibinong Diduga Kelola Fasilitas Mewah Villa untuk Napi
Korban Kedua Tenggelam di Sungai Barito Ditemukan, Operasi Pencarian Berakhir

MEGAPOLITANPOS.COM - Muara Teweh – Tim gabungan akhirnya menemukan korban kedua dalam peristiwa tenggelam di Sungai Barito, tepatnya di kawasan dermaga PT Multi Persada Gatra Megah (PMG), Kabupaten Barito Utara.
Korban kedua diketahui bernama Alexsandro Brian Nggasa. Ia ditemukan pada Senin pagi (6/4/2026) sekitar pukul 09.42 WIB oleh anggota Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Disdamkarmat) bersama warga yang turut melakukan pencarian.
Dengan ditemukannya korban kedua ini, maka seluruh korban dalam insiden tersebut telah berhasil ditemukan setelah sebelumnya tim gabungan lebih dulu menemukan korban pertama, Vikma Setiawan (22), seorang anggota Polri.
Proses pencarian yang melibatkan berbagai unsur seperti BPBD, Polairud, Damkar, dan relawan berlangsung intensif sejak hari pertama kejadian. Tim menyisir aliran Sungai Barito dan area sekitar dermaga tempat kedua korban dilaporkan tenggelam.
Sebelumnya, kedua korban dilaporkan hilang saat aktivitas pengawasan kapal tongkang yang hendak bersandar untuk pengisian crude palm oil (CPO) di dermaga milik PT PMG.
Setelah ditemukan, jenazah korban langsung dievakuasi untuk penanganan lebih lanjut.
Dengan berakhirnya proses pencarian ini, tim gabungan secara resmi menutup operasi pencarian. Namun demikian, peristiwa ini menjadi pengingat pentingnya peningkatan kewaspadaan dan penerapan standar keselamatan kerja di kawasan perairan.
(A)



.jpg)




.jpg)







