- Blok Masela Dikebut, Ateng Sutisna Ingatkan Ancaman Sosial
- Menkop Ajak Lulusan Universitas Trilogi Agar Jadi Motor Penggerak KDKMP
- BRI Life Gelar Pelepasan Tukik, Dukung Konservasi Penyu di Pantai Kuta Bali
- Ketua Komisi III DPRD Barut Apresiasi Barito Utara Raih Juara Umum Festival Budaya Isen Mulang 2026
- Politisi Gerinda Anggota DPRD Barut Hadiri Upacara Hari Kebangkitan Nasional ke-118
- Ketua Komisi III DPRD Barut Hadiri Peringatan Hari Jadi ke 69 Provinsi Kalteng
- H Nurul Anwar Politisi PKB Hadiri Upacara Hari Kebangkitan Nasional ke 118
- H Nurul Anwar Hadiri Upacara Peringatan HUT ke 69 Provinsi Kalimantan Tengah
- Harkitnas ke 118, Pemkab Barut Soroti Tantangan Kedaulatan Digital
- HUT ke 69 Kalteng Jadi Momentum Perkuat Semangat Membangun Daerah
Korban Kedua Tenggelam di Sungai Barito Ditemukan, Operasi Pencarian Berakhir

MEGAPOLITANPOS.COM - Muara Teweh – Tim gabungan akhirnya menemukan korban kedua dalam peristiwa tenggelam di Sungai Barito, tepatnya di kawasan dermaga PT Multi Persada Gatra Megah (PMG), Kabupaten Barito Utara.
Korban kedua diketahui bernama Alexsandro Brian Nggasa. Ia ditemukan pada Senin pagi (6/4/2026) sekitar pukul 09.42 WIB oleh anggota Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Disdamkarmat) bersama warga yang turut melakukan pencarian.
Dengan ditemukannya korban kedua ini, maka seluruh korban dalam insiden tersebut telah berhasil ditemukan setelah sebelumnya tim gabungan lebih dulu menemukan korban pertama, Vikma Setiawan (22), seorang anggota Polri.
Proses pencarian yang melibatkan berbagai unsur seperti BPBD, Polairud, Damkar, dan relawan berlangsung intensif sejak hari pertama kejadian. Tim menyisir aliran Sungai Barito dan area sekitar dermaga tempat kedua korban dilaporkan tenggelam.
Sebelumnya, kedua korban dilaporkan hilang saat aktivitas pengawasan kapal tongkang yang hendak bersandar untuk pengisian crude palm oil (CPO) di dermaga milik PT PMG.
Setelah ditemukan, jenazah korban langsung dievakuasi untuk penanganan lebih lanjut.
Dengan berakhirnya proses pencarian ini, tim gabungan secara resmi menutup operasi pencarian. Namun demikian, peristiwa ini menjadi pengingat pentingnya peningkatan kewaspadaan dan penerapan standar keselamatan kerja di kawasan perairan.
(A)















